Tinjau Garut Plaza, Wakil Bupati Pastikan Kesiapan Bazar Ramadan dan Dorong Penataan PKL

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Nusaharianmedia.com | 27 Februari 2026 — Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina, meninjau langsung kesiapan Bazar Ramadan di Garut Plaza, Kamis (27/2/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia juga membahas rencana pengalihan Pedagang Kaki Lima (PKL) agar lebih tertata dan tidak lagi berjualan di badan jalan.

Kegiatan ini turut didampingi Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan serta jajaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut.

 

Dalam peninjauan itu, Wakil Bupati berkeliling ke sejumlah tenant, berdialog dengan pedagang dan pengelola plaza, serta menyoroti pentingnya kebersihan, penataan ruang, dan peningkatan kualitas pelayanan. Hal tersebut dinilai penting untuk menciptakan suasana belanja yang nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

Menurutnya, Garut Plaza memiliki posisi strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi di jantung kota. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, pengelola, dan pelaku usaha guna meningkatkan daya saing di tengah dinamika ekonomi dan perkembangan sektor ritel.

 

“Aspek kenyamanan, keamanan, dan inovasi promosi harus terus diperkuat. Garut Plaza bukan hanya pusat belanja, tetapi juga bisa menjadi etalase produk lokal serta ruang interaksi masyarakat,” ujarnya.

 

Fokus Pengalihan PKL dan Optimalisasi Lantai Dua

 

Wakil Bupati menjelaskan, kunjungan tersebut sekaligus memastikan kesiapan lokasi dalam menyambut Ramadan dan Idulfitri. Salah satu fokus utama adalah pengalihan PKL dari sepanjang Jalan Ahmad Yani ke area yang lebih tertata di dalam plaza.

 

“Melihat persiapan bazar Ramadan, terutama untuk pengalihan PKL supaya tidak berjualan di Jalan Ahmad Yani. Saat ini memang belum terlalu ramai, jadi kita akan membicarakan langkah-langkah untuk meramaikan,” katanya.

 

Ia juga menekankan pentingnya strategi agar aktivitas perdagangan tidak hanya terpusat di lantai satu, tetapi turut menghidupkan lantai dua Garut Plaza. Salah satu opsi yang tengah dibahas adalah penyelenggaraan berbagai event untuk menarik minat pengunjung.

Baca Juga :  Perkuat Layanan Air Bersih, Bupati Garut Bahas Penetapan Modal Dasar PDAM Tirta Intan; Dirut Targetkan 70 Ribu Sambungan Rumah dan Tekan Kehilangan Air

 

“Kalau lantai satu sudah mulai ramai, tinggal bagaimana caranya supaya lantai dua juga ikut hidup. Kita bisa menggelar event-event yang menarik,” tambahnya.

 

Terkait kapasitas, ia menyebut ruang yang tersedia di Garut Plaza sejatinya belum terisi penuh. Karena itu, pemerintah daerah ingin memaksimalkan fasilitas yang ada sebelum mencari alternatif lokasi lain.

 

“Sebenarnya yang ini saja belum penuh, jadi belum bisa dikatakan tidak tertampung. Banyak atau tidaknya PKL juga tergantung ketegasan pemerintah. Apalagi tidak semuanya pedagang berasal dari Garut, jadi kita ingin dimaksimalkan dulu di sini,” jelasnya.

 

Ia menegaskan, penataan PKL bukan semata bentuk penertiban, melainkan upaya mengembalikan fungsi jalan sebagaimana mestinya serta menjaga keselamatan bersama.

 

“Kita bukan tegas semata kepada pedagang, tetapi jalan itu digunakan banyak orang. Kita juga memikirkan keselamatan mereka. Harapannya pedagang bisa kembali berjualan di pasar, bukan di jalan,” tegasnya.

 

Untuk kawasan Pengkolan dan Ahmad Yani, pemerintah berharap para pedagang yang telah diarahkan ke Garut Plaza dapat mematuhi kebijakan tersebut demi terciptanya ketertiban dan kenyamanan kota selama Ramadan.

 

Menjelang Lebaran, Wakil Bupati juga mengingatkan pedagang agar bijak memanfaatkan momentum peningkatan daya beli masyarakat.

 

“Selamat menyambut rezeki karena biasanya menjelang Lebaran ada peningkatan minat belanja. Namun jangan salah membaca pasar. Barang yang dijual harus sesuai dengan minat pembeli,” pungkasnya.

 

Baca Juga :  HAKTP 2025: GMNI Garut Desak Pemda Perkuat Perlindungan Perempuan dari Kekerasan Digital

APPSI Apresiasi Dukungan Pemerintah

 

Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Garut Plaza, Aris Nuramdan, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Garut di tengah kondisi ekonomi yang dinilai sedang lesu.

 

“Alhamdulillah, ini bentuk dukungan pemerintah yang tidak tinggal diam melihat situasi ekonomi yang sedang ‘ngap-ngapan’. Ibu Wakil juga berbelanja langsung di Garut Plaza. Itu menjadi penyemangat bagi kami,” ujarnya.

 

Menurut Aris, kehadiran Wakil Bupati bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan suntikan moral bagi pedagang yang terdampak sepinya pembeli. Ia menyebut, pihaknya bersama pemerintah telah menyepakati sejumlah kerja sama strategis, mulai dari dukungan promosi, penataan kawasan, hingga akses permodalan.

 

“Alhamdulillah, sekarang tinggal tahap eksekusi. Mudah-mudahan berjalan sesuai harapan tanpa kendala,” katanya optimistis.

Rangkaian Event Ramadan

Dalam rangka menyemarakkan Ramadan dan mendorong perputaran ekonomi, Garut Plaza menyiapkan berbagai agenda. Kegiatan diawali dengan Bazaar Ramadan yang telah resmi dibuka Wakil Bupati.

 

Selanjutnya akan digelar Rampes Ramadan Festival dengan agenda fashion show tingkat SD, SMP, SMA hingga SKPD. Pada 9–12 Maret mendatang, akan dilaksanakan Festival Bedug yang diikuti perwakilan kecamatan se-Kabupaten Garut.

 

Selain itu, program “Wira Hebat” juga akan digelar, menghadirkan coaching clinic, kurasi produk, serta pemaparan materi guna meningkatkan kapasitas pelaku usaha.

Aris berharap dukungan pemerintah daerah terus berlanjut agar Garut Plaza semakin berkembang sebagai pusat ekonomi rakyat.

 

“Kami ingin Garut Plaza bukan hanya pusat perbelanjaan, tetapi juga pusat aktivitas masyarakat. Ke depan, direncanakan hadir layanan publik seperti Disdukcapil, Samsat keliling, SIM keliling, hingga cek kesehatan gratis di area plaza,” pungkasnya. (Hil)

Berita Terkait

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok
Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif
Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Inovasi Garut Mulai Dilirik Daerah Lain, Split Payment Bapenda Jadi Perhatian Komisi III DPRD Kota Tangerang
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:39 WIB

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Senin, 21 September 2026 - 22:34 WIB

DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita

Senin, 21 September 2026 - 22:04 WIB

ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok

Senin, 21 September 2026 - 18:33 WIB

Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS

Berita Terbaru