Panggung Bebas Garut: Rakyat Bergerak,Evaluasi 100 Hari Pemimpin Daerah Dimulai

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Juni 2025 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Kabupaten Garut bersiap menyambut sebuah momentum penting dalam dinamika demokrasinya. Pada Selasa, 10 Juni 2025, halaman Gedung DPRD Garut akan menjadi saksi lahirnya suara-suara rakyat dalam agenda bertajuk Panggung Bebas Rakyat, sebuah aksi evaluatif atas kinerja seratus hari Bupati dan Wakil Bupati Garut.

Digagas oleh lintas elemen masyarakat dari pemuda, buruh, petani, mahasiswa, hingga tokoh-tokoh lokal agenda ini bukan sekadar ajang unjuk rasa, melainkan wadah terbuka bagi warga untuk menyuarakan kritik, keluhan, dan harapan mereka terhadap pemerintah daerah secara langsung dan tanpa perantara.

Kritik Mengemuka: Janji Kampanye Dipertanyakan

Kegeraman atas janji “Garut Hebat” yang dianggap belum terlihat nyata mulai menyeruak. Berbagai perwakilan masyarakat menyuarakan kekecewaan terhadap minimnya perubahan di bidang infrastruktur, keterlibatan masyarakat dalam pembangunan, hingga buruknya pelayanan publik.

“Seratus hari sudah berlalu, tapi jalan-jalan masih rusak, suara warga masih diabaikan, dan layanan publik masih menyedihkan. Di mana realisasi dari janji-janji hebat itu?” ujar salah satu orator muda yang akan tampil dalam panggung bebas nanti. Minggu,(08/06/2025).

Kritik tajam juga diarahkan pada lemahnya transparansi kebijakan pemerintah serta eksklusivitas dalam pengambilan keputusan yang tidak melibatkan masyarakat akar rumput.

Panggung Rakyat: Wadah Demokrasi yang Nyata

Berbeda dengan aksi massa konvensional, Panggung Bebas Rakyat akan dibuka seluas-luasnya untuk publik. Siapa pun yang hadir dapat menyampaikan aspirasinya melalui mimbar yang disediakan.

Sementara,inisiator acara menegaskan bahwa kegiatan ini murni gerakan moral dan kontrol sosial, bukan agenda politik partisan.

“Kami tidak datang untuk menjatuhkan siapa-siapa. Kami datang untuk menyampaikan suara rakyat yang kerap terabaikan,” ujar seorang aktivis buruh.

Sejumlah kelompok sudah menyiapkan pernyataan resmi yang akan diserahkan kepada DPRD Garut sebagai bentuk desakan kolektif agar pemerintah mendengar dan segera merespons.

Evaluasi dan Harapan: Pemimpin Harus Mau Mendengar

Panggung ini diharapkan menjadi cermin bagi para pemimpin Garut agar terbuka terhadap kritik dan menjadikannya bahan introspeksi dalam mengambil kebijakan yang lebih berpihak pada rakyat.

“Jangan alergi pada kritik. Justru dari sinilah para pemimpin bisa tahu di mana letak kekurangannya,” tutur seorang tokoh tani dari wilayah selatan Garut.

Melalui semangat demokrasi dan partisipasi aktif warga, Panggung Bebas Rakyat menjadi simbol bahwa rakyat Garut tidak hanya menagih janji, tetapi juga hadir sebagai mitra pengingat dan penggerak arah perubahan.

Aksi ini adalah pengingat bahwa pembangunan tidak akan berhasil jika rakyat hanya dijadikan objek. Mereka ingin didengar, diajak bicara, dan dilibatkan agar Garut Hebat bukan hanya slogan, tapi kenyataan. (Red)
Baca Juga :  Program MBG Perlu Penyesuaian untuk Cegah Kenaikan Harga Pangan di Garut

Berita Terkait

“H. Aten Munajat Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas”
Hadiri Penyerahan LHP BPK, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Tegaskan Opini WTP Harus Berdampak pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Daerah
Diduga Toko Obat Ilegal Edarkan Tramadol dan Benzodiazepine, Warga Desak Aparat Bertindak
West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi
Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah
Forum Lintas OPD Bahas Optimalisasi Aset, Bapenda Garut Tekankan Aset Daerah Harus Bernilai Ekonomi dan Berdampak bagi Masyarakat
Sosialisasi Super Apps SAGARUT, Optimalkan Akses dan Satukan Layanan Publik dalam Satu Genggaman
Etika dan Kedisiplinan ASN Disorot Saat Apel Rutin, Sejumlah Pegawai Terpantau Asyik Mengobrol dan Bermain Ponsel
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:01 WIB

“H. Aten Munajat Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas”

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:40 WIB

Hadiri Penyerahan LHP BPK, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Tegaskan Opini WTP Harus Berdampak pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Daerah

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:25 WIB

Diduga Toko Obat Ilegal Edarkan Tramadol dan Benzodiazepine, Warga Desak Aparat Bertindak

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:27 WIB

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:43 WIB

Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah

Berita Terbaru

Uncategorized

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Rabu, 10 Jun 2026 - 21:27 WIB