HMI Cabang Garut Desak Transparansi Tatib,Kode Etik dan Tata Beracara BK DPRD

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 19 Februari 2025 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Garut melayangkan Surat Permohonan Data kepada DPRD Kabupaten Garut pada Rabu, 19 Februari 2025. Surat tersebut berisi permintaan informasi terkait Tata Tertib (Tatib), Kode Etik, dan Tata Beracara Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Garut.

Usai memasukkan surat ke Sekretariat DPRD, pengurus HMI Cabang Garut langsung menggelar pernyataan publik yang dipimpin oleh Ketua Umum, Yusup Saepul Hayat. Dalam konferensi persnya, Yusup menegaskan bahwa berdasarkan kajian internal, terdapat indikasi pelanggaran atau kelalaian kewajiban yang dilakukan oleh sebagian anggota DPRD Garut.

“Kewajiban yang kami soroti merujuk pada Pasal 373 UU MD3, yang salah satunya menegaskan bahwa anggota DPRD wajib menaati Tata Tertib dan Kode Etik,” ujar Yusup. Rabu,(19/02/2025).

Ia juga menyoroti Pasal 398 dan 399 UU MD3 yang menyebutkan bahwa penyusunan dan penetapan Tatib serta Kode Etik DPRD merupakan kewenangan DPRD itu sendiri. Oleh karena itu, HMI Cabang Garut merasa perlu memperoleh kepastian hukum atas keberadaan aturan tersebut.

Selain itu, Yusup menekankan bahwa pihaknya juga mempertanyakan Tata Beracara BK DPRD Kabupaten Garut. Menurutnya, Pasal 403 dan 404 UU MD3 secara eksplisit mengatur mekanisme pengaduan yang seharusnya tertuang dalam peraturan Tata Beracara BK.

“Kami meminta data terkait tiga hal utama, yakni:

1. Tata Tertib DPRD Kabupaten Garut


2. Kode Etik DPRD Kabupaten Garut


3. Peraturan Tata Beracara Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Garut,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Yusup mengungkapkan dua kemungkinan terkait persoalan ini. Pertama, jika Tatib, Kode Etik, dan Tata Beracara BK DPRD memang ada, maka DPRD dinilai enggan menegakkan aturan dan memilih tutup mata terhadap kelalaian anggotanya. Kedua, jika aturan tersebut belum atau bahkan tidak ada, maka ini mencerminkan kelalaian DPRD dalam menjalankan amanah UU MD3.

Sementara itu, Sekretaris Umum HMI Cabang Garut, Purwa Burhanuddin, menegaskan bahwa jika dalam waktu 3×24 jam surat tersebut tidak mendapatkan respons, pihaknya siap menggelar audiensi langsung dengan pimpinan DPRD dan BK DPRD Kabupaten Garut.

Sebagai informasi, berdasarkan Keputusan DPRD Kabupaten Garut Nomor 100.3.3/KEP.15-DPRD/2024, telah terbentuk susunan keanggotaan BK DPRD Garut periode 2024-2029 dengan struktur sebagai berikut:

Ketua: Endang Saepudin

Wakil Ketua: Rd. Muhammad Nizar

Anggota: Suprih Rozikin, Dindin Mauludin, Asep Rahmat


HMI Cabang Garut menegaskan bahwa transparansi dan kepastian hukum dalam regulasi DPRD merupakan hal krusial guna memastikan kinerja legislatif tetap berjalan sesuai dengan amanah undang-undang. (Eldy)

Baca Juga :  Musda KNPI Garut 2025, Momentum Pemuda Perkuat Konsolidasi dan Sinergi dengan Pemerintah Daerah

Berita Terkait

Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi
Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah
Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut
Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut
Menuju Pertanian Berkelanjutan Nasional, PT Mandraguna Pusaka Indonesia Terima Kunjungan Gus Bendot Dorong Pertanian Organik Ramah Lingkungan
Pemkab Garut Abai! Bangunan Sekolah Lapuk Dibiarkan, Siswa MI Darul Hikmah Bertaruh Nyawa Belajar di Tenda Darurat
Isak Tangis di Depan Sekolah Terkunci: Pemkab Garut Dinilai Abai, Pendidikan YBHM Jadi Korban Sengketa Wakaf
Gol Cepat Beckham Antar Persib Tekuk Persija 1-0, Maung Bandung Puncaki Klasemen
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:58 WIB

Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:08 WIB

Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:43 WIB

Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:26 WIB

Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:42 WIB

Menuju Pertanian Berkelanjutan Nasional, PT Mandraguna Pusaka Indonesia Terima Kunjungan Gus Bendot Dorong Pertanian Organik Ramah Lingkungan

Berita Terbaru