Iwan Setiawan, Aktivis Muda Soroti Dugaan PKBM Fiktif: Dewan Pendidikan dan Dinas Jangan Hanya Diam

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 6 September 2025 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 06/09/2025— Aktivis muda Garut, Iwan Setiawan, mengungkap adanya dugaan keberadaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) fiktif yang merugikan masyarakat serta mencederai tujuan mulia pendidikan nonformal.

 

Menurut Iwan, program PKBM seharusnya menjadi ruang alternatif bagi warga yang ingin melanjutkan pendidikan melalui jalur nonformal. Namun, praktik di lapangan justru memunculkan indikasi penyalahgunaan, di mana dana operasional tetap diterima, tetapi kegiatan belajar mengajar tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Baca Juga :  Peringati Hari Kartini, DPC PDI Perjuangan Garut Resmikan Kantor Baru dan Perkuat Agenda Pemberdayaan Perempuan

 

“Ini jelas melanggar amanah pendidikan. Uang negara yang seharusnya digunakan untuk kepentingan rakyat malah diduga dijadikan bancakan oleh oknum tertentu,” tegasnya.

 

Iwan mendesak agar Dewan Pendidikan, Dinas Pendidikan, serta Bupati Garut tidak tinggal diam. Ia meminta adanya langkah konkret berupa verifikasi menyeluruh terhadap seluruh PKBM, penutupan lembaga yang terbukti fiktif, serta penindakan tegas kepada pihak yang terbukti bermain di balik praktik curang tersebut.

Baca Juga :  Dualisme Memanas, Atep Taofiq Mukhtar Ditegaskan Ketua Resmi FKDT Garut Hasil Forum Terbuka

 

“Dewan Pendidikan dan Dinas Pendidikan jangan hanya jadi penonton. Harus ada tindakan nyata agar masyarakat tidak terus dirugikan, dan dunia pendidikan kita tetap berjalan sesuai amanat konstitusi,” pungkas Iwan.

 

Berita Terkait

Momentum Hari Kartini, Ketua ARABI Garut Dorong Perempuan Berperan Aktif di Era Modern
Kejurda Voli U-18 Garut Sukses Digelar, Etalase Talenta Muda Jawa Barat Menuju Level Nasional
Regulasi Pusat Jadi Penghambat, Perubahan Status PPPK di Garut Belum Terwujud; FAGAR Desak Kesejahteraan Guru
Peringati Hari Kartini, DPC PDI Perjuangan Garut Resmikan Kantor Baru dan Perkuat Agenda Pemberdayaan Perempuan
Proyek Klinik Diduga Langgar Aturan dan Tata Ruang, Aktivis Desak Pemkab Garut Bertindak Tegas
Pemdes Bojong Gelar Gotong Royong, Bukti Nyata Kebersamaan dan Kepedulian Lingkungan
Akselerasi Program Nasional, Hilman, S.E. Pimpin APPMBGI Garut Siapkan Ekosistem Dapur Makan Bergizi Gratis
DPRD Garut Terima Audiensi FAGAR, Siap Carikan Solusi bagi Status dan Kesejahteraan Guru Honorer
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 13:27 WIB

Momentum Hari Kartini, Ketua ARABI Garut Dorong Perempuan Berperan Aktif di Era Modern

Selasa, 21 April 2026 - 07:09 WIB

Kejurda Voli U-18 Garut Sukses Digelar, Etalase Talenta Muda Jawa Barat Menuju Level Nasional

Senin, 20 April 2026 - 17:38 WIB

Regulasi Pusat Jadi Penghambat, Perubahan Status PPPK di Garut Belum Terwujud; FAGAR Desak Kesejahteraan Guru

Senin, 20 April 2026 - 16:06 WIB

Peringati Hari Kartini, DPC PDI Perjuangan Garut Resmikan Kantor Baru dan Perkuat Agenda Pemberdayaan Perempuan

Minggu, 19 April 2026 - 16:26 WIB

Proyek Klinik Diduga Langgar Aturan dan Tata Ruang, Aktivis Desak Pemkab Garut Bertindak Tegas

Berita Terbaru