Momentum Hari Kartini, Ketua ARABI Garut Dorong Perempuan Berperan Aktif di Era Modern

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 21 April 2026 – Peringatan Hari Kartini kembali menjadi momentum reflektif bagi perempuan Indonesia untuk meneguhkan peran, meningkatkan kapasitas diri, serta memperluas kontribusi di berbagai bidang kehidupan. Semangat emansipasi yang diwariskan Raden Ajeng Kartini dinilai tetap relevan di tengah dinamika zaman yang semakin kompleks.

 

Ketua ARABI Kabupaten Garut, Hj. Ridha, menegaskan bahwa perempuan masa kini tidak cukup hanya berperan di ranah domestik, tetapi juga harus mampu tampil di ruang publik dengan percaya diri dan kompetensi yang mumpuni. Menurutnya, kepercayaan diri merupakan fondasi utama bagi perempuan untuk berkembang dan mengambil peran strategis di tengah masyarakat.

 

“Semangat Kartini bukan sekadar sejarah, tetapi harus menjadi energi yang terus hidup dalam diri setiap perempuan Indonesia. Kutipan beliau, Habis Gelap Terbitlah Terang, adalah simbol harapan sekaligus pengingat bahwa perempuan memiliki kekuatan untuk bangkit dan maju,” ujar Hj. Ridha, Selasa (21/04/2026).

Baca Juga :  DPD KNPI Garut Gelar Jumat Berbagi, Perkuat Sinergi dengan Dispora dan Insan Pers di Bulan Ramadan

 

Ia menjelaskan, saat ini semakin banyak perempuan yang berhasil menempati posisi penting di berbagai sektor, mulai dari politik, ekonomi, pendidikan, hingga sosial kemasyarakatan. Namun demikian, tantangan yang dihadapi juga semakin besar, terutama dalam menghadapi persaingan global, transformasi digital, serta perubahan sosial yang berlangsung cepat.

 

Hj. Ridha menekankan pentingnya peningkatan kapasitas diri melalui pendidikan, pelatihan, dan penguatan karakter. Ia menilai perempuan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya dan moral yang menjadi jati diri bangsa.

 

“Perempuan hari ini harus cerdas, tangguh, dan adaptif. Tidak cukup hanya mandiri, tetapi juga harus memiliki daya saing dan keberanian untuk mengambil keputusan. Dari situlah lahir perempuan-perempuan hebat yang menjadi motor penggerak perubahan,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, ia memandang sosok Kartini sebagai figur yang tidak hanya memperjuangkan kesetaraan gender, tetapi juga mencerminkan pemikiran progresif dan kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Melalui surat-suratnya, Kartini telah membuka cakrawala baru tentang pentingnya pendidikan dan kebebasan berpikir bagi perempuan.

Baca Juga :  Dari Cikengkeng untuk Garut: Rumah Reyot Pak Uju Viral,Pemerintah dan Warga Bergerak Wujudkan Keadilan Sosoal

 

Dalam konteks pembangunan daerah, Hj. Ridha mengajak perempuan di Kabupaten Garut untuk aktif berkontribusi sesuai dengan potensi dan perannya masing-masing. Ia menilai keterlibatan perempuan dalam pembangunan akan memperkuat kualitas kebijakan serta mendorong terciptanya masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan.

 

“Momentum Hari Kartini harus menjadi titik tolak bagi perempuan untuk terus melangkah maju. Jadilah inspirasi di lingkungan keluarga, masyarakat, hingga tingkat yang lebih luas. Perempuan adalah cahaya yang mampu membawa perubahan,” ungkapnya.

 

Di akhir pernyataannya, Hj. Ridha menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh perempuan Indonesia, seraya mengajak untuk terus berkarya, berdaya, dan menjaga semangat juang Kartini dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Selamat Hari Kartini. Mari kita wujudkan perempuan Indonesia yang kuat, mandiri, dan penuh inspirasi demi masa depan bangsa yang lebih baik,” pungkasnya.

Penulis : Hilman

Editor : Tim nusaharianmedia

Berita Terkait

Kejurda Voli U-18 Garut Sukses Digelar, Etalase Talenta Muda Jawa Barat Menuju Level Nasional
Regulasi Pusat Jadi Penghambat, Perubahan Status PPPK di Garut Belum Terwujud; FAGAR Desak Kesejahteraan Guru
Peringati Hari Kartini, DPC PDI Perjuangan Garut Resmikan Kantor Baru dan Perkuat Agenda Pemberdayaan Perempuan
Proyek Klinik Diduga Langgar Aturan dan Tata Ruang, Aktivis Desak Pemkab Garut Bertindak Tegas
Pemdes Bojong Gelar Gotong Royong, Bukti Nyata Kebersamaan dan Kepedulian Lingkungan
Akselerasi Program Nasional, Hilman, S.E. Pimpin APPMBGI Garut Siapkan Ekosistem Dapur Makan Bergizi Gratis
DPRD Garut Terima Audiensi FAGAR, Siap Carikan Solusi bagi Status dan Kesejahteraan Guru Honorer
DPD KNPI Garut Fokus Penguatan Organisasi dan Pembentukan Tim Rescue, Dorong Pemuda Tanggap Bencana
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 13:27 WIB

Momentum Hari Kartini, Ketua ARABI Garut Dorong Perempuan Berperan Aktif di Era Modern

Selasa, 21 April 2026 - 07:09 WIB

Kejurda Voli U-18 Garut Sukses Digelar, Etalase Talenta Muda Jawa Barat Menuju Level Nasional

Senin, 20 April 2026 - 17:38 WIB

Regulasi Pusat Jadi Penghambat, Perubahan Status PPPK di Garut Belum Terwujud; FAGAR Desak Kesejahteraan Guru

Senin, 20 April 2026 - 16:06 WIB

Peringati Hari Kartini, DPC PDI Perjuangan Garut Resmikan Kantor Baru dan Perkuat Agenda Pemberdayaan Perempuan

Minggu, 19 April 2026 - 16:26 WIB

Proyek Klinik Diduga Langgar Aturan dan Tata Ruang, Aktivis Desak Pemkab Garut Bertindak Tegas

Berita Terbaru