Nusaharianmedia.com 17 februari 2026 – Aktivis muda Kabupaten Garut, Surya, menyoroti dugaan praktik monopoli proyek yang dikenal dengan sebutan “G.1” di wilayah Kabupaten Garut. Sorotan tersebut ia sampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran pembangunan daerah.
Menurut Surya, setiap proyek yang bersumber dari anggaran pemerintah, baik melalui APBD maupun sumber pembiayaan lainnya, semestinya dilaksanakan secara terbuka, profesional, serta mengacu pada regulasi yang berlaku. Ia menegaskan, apabila benar terdapat praktik monopoli atau penguasaan proyek oleh kelompok tertentu, kondisi itu berpotensi mencederai prinsip keadilan dan persaingan usaha yang sehat.
“Pembangunan daerah harus memberikan kesempatan yang adil kepada para pelaku usaha lokal. Jangan sampai muncul kesan bahwa proyek hanya berputar pada kelompok tertentu saja,” ujar Surya saat dimintai keterangan di Garut.
Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk mengetahui proses dan mekanisme pengelolaan anggaran daerah, termasuk tahapan tender hingga pelaksanaan proyek.
Karena itu, Surya mendorong pihak-pihak terkait untuk memberikan klarifikasi secara terbuka guna mencegah berkembangnya spekulasi maupun opini liar di tengah masyarakat. Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Garut bersama DPRD setempat memperkuat fungsi pengawasan terhadap proses tender dan pelaksanaan proyek agar tetap berjalan sesuai aturan.
Selain itu, ia berharap aparat penegak hukum turut melakukan pemantauan apabila ditemukan indikasi pelanggaran dalam proses pengadaan maupun pelaksanaan proyek.
Sebagai bagian dari generasi muda, Surya menegaskan bahwa sikap kritis yang ia sampaikan bukan untuk menyudutkan pihak tertentu, melainkan sebagai bentuk kontrol sosial demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel di Kabupaten Garut.
“Kita ingin Garut benar-benar hebat, bukan hanya slogan. Transparansi dan keadilan adalah kunci kepercayaan masyarakat,” tegasnya.









