Sinergi Ulama dan Pemerintah, Wakil Ketua DPRD Garut Ayi Suryana Dorong Perbup Perda Pondok Pesantren pada Pelantikan FPP

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 03 Januari 2026 — Kegiatan Bedah Buku Al-Amin karya Dr. KH. Yayan Bunyamin yang dirangkaikan dengan Pelantikan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Forum Pondok Pesantren (FPP) se-Kabupaten Garut berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Acara tersebut dihadiri para ulama, pimpinan pondok pesantren, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi keagamaan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Garut.

 

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pembinaan umat. Melalui bedah buku Al-Amin, peserta diajak menggali nilai-nilai keteladanan, moderasi beragama, serta pesan moral yang relevan dengan tantangan kehidupan masyarakat dan pengembangan pesantren di era modern.

Turut hadir Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut, Ayi Suryana, S.E., dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Kehadirannya mencerminkan dukungan legislatif terhadap penguatan literasi keislaman sekaligus pengakuan atas peran strategis pesantren dalam membangun sumber daya manusia yang berakhlak, berwawasan kebangsaan, dan berdaya saing.

Baca Juga :  Eldy Supriadi Pertanyakan Konsistensi Larangan THR : LSM, Ormas dan Wartawan Dilarang, Lalu Bagaimana dengan KCD Pendidikan?

 

Dalam sambutannya, Ayi Suryana menekankan pentingnya sinergi antara ulama, pesantren, dan pemerintah daerah dalam menjaga harmoni sosial serta meneguhkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Ia juga mendorong percepatan penerbitan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai aturan turunan dari Peraturan Daerah (Perda) tentang Pondok Pesantren.

 

“Perda Pondok Pesantren harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pesantren. Karena itu, diperlukan Perbup agar implementasinya jelas, terukur, dan tepat sasaran,” ujar Ayi Suryana.

 

Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis tidak hanya dalam mencetak generasi yang berilmu dan berakhlak, tetapi juga dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, dukungan regulasi dan kebijakan dari pemerintah daerah menjadi hal yang sangat penting.

Baca Juga :  Reses H. Iden Sambas di Sukakarya, Hadirkan Dinsos Beri Solusi Desil dan BPJS Nonaktif, Infrastruktur serta Pemberdayaan Ekonomi Jadi Prioritas Aspirasi

 

Ayi Suryana juga mengapresiasi keberadaan Forum Pondok Pesantren (FPP) sebagai wadah silaturahmi dan konsolidasi antarpondok pesantren. Ia berharap FPP dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyalurkan aspirasi pesantren serta berkontribusi aktif dalam pembangunan Kabupaten Garut.

 

Sementara itu, pelantikan DPAC FPP se-Kabupaten Garut diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi pesantren hingga tingkat kecamatan, sekaligus meningkatkan peran aktif pesantren dalam pembinaan umat, pendidikan keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.

 

Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang mempererat ukhuwah, memperkuat jejaring antar pesantren, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mewujudkan Kabupaten Garut yang religius, harmonis, dan berkeadaban. (Hil)

Berita Terkait

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
Jalan Pembangunan hingga Ahmad Yani Diusulkan Jadi Jalan Provinsi, PUPR Garut Masih Kaji Status dan Konektivitas
Dugaan Pengondisian Lelang Garut Market City, Oknum Dinas Indag Disorot, Pengusaha Lokal Desak Transparansi
DPD KNPI Garut Kawal Hasil Musrenbang Pemuda 2027, Dorong BAPPEDA Wujudkan Kebijakan Pro Muda
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak

Berita Terbaru