Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 07 Agustus 2026 – Kampanye edukasi keselamatan berkendara bertajuk “Drive Your Future” yang digelar inDrive resmi menuntaskan fase pertamanya di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

 

Fase pertama kampanye tersebut ditutup melalui kegiatan edukasi yang berlangsung di SMAN 2 Garut dan SMKN 2 Garut. Sebelumnya, program serupa telah dilaksanakan di Purwakarta dan Bandung.

 

Kegiatan ini menyasar ratusan pelajar, khususnya siswa kelas XII, dengan memberikan pemahaman mengenai pentingnya keselamatan berkendara, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, serta tanggung jawab sebagai pengguna jalan.

 

Program tersebut menjadi bagian dari upaya inDrive mendorong tumbuhnya kesadaran keselamatan berlalu lintas di kalangan generasi muda yang semakin aktif menggunakan kendaraan maupun melakukan mobilitas sehari-hari.

 

Di Garut, para siswa tidak hanya mendapatkan materi mengenai keselamatan berkendara, tetapi juga diperkenalkan dengan layanan inDrive sebagai salah satu pilihan transportasi yang mengedepankan keamanan, kenyamanan, dan keterjangkauan.

 

Pelaksanaan kegiatan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Dukungan antara lain disampaikan Iip, S.Pd., M.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana SMAN 2 Garut, serta Nur Ai Purkon, M.Si., Kepala SMKN 2 Garut.

 

Antusiasme para pelajar juga terlihat sepanjang kegiatan. Mereka tidak hanya menyimak materi, tetapi turut aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab mengenai berbagai persoalan keselamatan serta mobilitas di jalan raya.

 

Edukasi Keselamatan Berkendara

 

Dalam kegiatan tersebut, Communication Manager inDrive Indonesia Wahyu Ramadhan memberikan sesi pengenalan mengenai inDrive sekaligus menjelaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan konsep mobilitas yang lebih adil.

 

Materi kemudian dilanjutkan dengan sesi safety riding yang disampaikan Panji Nur Ansor dari Honda.

 

Para siswa mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menerapkan perilaku aman saat berkendara, memahami aturan lalu lintas, serta meningkatkan kewaspadaan ketika berada di jalan.

Baca Juga :  Polsek Samarang Monitoring Pemberian Makan Bergizi Gratis

 

Kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa diberikan ruang untuk menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi mengenai persoalan yang mereka hadapi dalam mobilitas sehari-hari.

 

Pembahasan mencakup berbagai hal, mulai dari aturan lalu lintas, keselamatan berkendara hingga penggunaan layanan transportasi.

 

Respons Positif Jadi Dorongan Perluasan Program

 

Country Manager inDrive Indonesia Rio Aristo mengatakan, penyelesaian rangkaian “Drive Your Future” di tiga kota di Jawa Barat menunjukkan bahwa edukasi keselamatan berkendara mendapat perhatian besar dari lingkungan pendidikan.

 

Menurutnya, respons positif dari pihak sekolah maupun pelajar menjadi dorongan bagi inDrive untuk terus mengembangkan program edukasi serupa.

 

«“Respons positif yang kami terima di setiap kota menunjukkan bahwa edukasi keselamatan berkendara merupakan kebutuhan yang relevan bagi generasi muda,” ujar Rio.»

 

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan di Purwakarta, Bandung, dan Garut menjadi pijakan bagi inDrive untuk melanjutkan berbagai inisiatif yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Perusahaan juga menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah memberikan ruang bagi pelaksanaan kegiatan serta kepada para siswa yang mengikuti program dengan antusias.

 

Antusiasme Pelajar Jadi Modal Pengembangan Program

 

Wahyu Ramadhan turut mengapresiasi antusiasme para pelajar selama kampanye “Drive Your Future” berlangsung.

 

Menurutnya, respons positif siswa tidak hanya terlihat ketika mengikuti sesi pengenalan merek, tetapi juga saat mendapatkan materi keselamatan berkendara.

 

Para pelajar dinilai aktif mengajukan pertanyaan, berdiskusi, serta menunjukkan ketertarikan untuk memahami lebih jauh mengenai keselamatan berkendara dan konsep mobilitas yang diusung inDrive.

 

«“Antusiasme para siswa terhadap sesi brand awareness maupun edukasi keselamatan berkendara benar-benar luar biasa,” kata Wahyu.»

Baca Juga :  Koordinator Hukum BPC PHRI Soroti Mandeknya Aturan Teknis CSR, Singgung Ketimpangan dengan Kontribusi PAD

 

Ia menilai respons tersebut menjadi motivasi sekaligus pijakan bagi inDrive untuk membawa kampanye “Drive Your Future” ke tahap berikutnya dengan cakupan yang lebih luas.

 

Fase Kedua Sasar Mahasiswa di Jawa Barat

 

Setelah menyelesaikan fase pertama yang menyasar pelajar SMA dan SMK, inDrive berencana melanjutkan kampanye “Drive Your Future” ke fase kedua.

 

Pada tahap berikutnya, program tersebut akan menyasar mahasiswa baru di berbagai perguruan tinggi di Jawa Barat.

 

Materi edukasi keselamatan berkendara nantinya akan disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan mahasiswa. Selain kegiatan edukasi, inDrive juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk bergabung dalam program inDrive Campus Ambassador.

 

Perluasan sasaran tersebut diharapkan mampu menjangkau lebih banyak generasi muda sekaligus memperkuat budaya mobilitas yang aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan di lingkungan pendidikan.

 

Membangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini

 

Rangkaian “Drive Your Future” menjadi bagian dari upaya inDrive memperkenalkan pentingnya keselamatan berkendara sejak usia sekolah.

 

Dengan menjadikan institusi pendidikan sebagai ruang edukasi, kampanye ini tidak hanya berorientasi pada pengenalan layanan perusahaan, tetapi juga mendorong peningkatan kesadaran generasi muda terhadap aturan lalu lintas dan tanggung jawab sebagai pengguna jalan.

 

Fase pertama yang berlangsung mulai dari Purwakarta, Bandung hingga Garut telah menjangkau ratusan pelajar SMA dan SMK di Jawa Barat.

 

Ke depan, perluasan program ke lingkungan perguruan tinggi menjadi langkah lanjutan inDrive untuk membangun kesadaran keselamatan berkendara di kalangan generasi muda yang lebih luas.

 

Pada akhirnya, edukasi keselamatan berkendara diharapkan tidak berhenti pada pemahaman mengenai cara menggunakan kendaraan dengan aman, tetapi berkembang menjadi budaya mobilitas yang aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.

Penulis : Hilman

Editor : Redaksi nusharianmedia

Berita Terkait

Dugaan Penipuan Dana Hibah Rp1,69 Miliar Dilaporkan ke Polres Garut, ASN Bapenda Jadi Terlapor
Empat Anak Menanti Tempat Tinggal Aman, Rumah Ibu An-An di Cibodas Butuh Perhatian Serius
Yudha Puja Turnawan Tinjau Kondisi Ibu An-An, Warga dengan Penghasilan 25 Ribu sehari Tinggal di Rumah Tak Layak Huni.
Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Terima Kasih Nurdin Yana atas Dedikasi untuk Garut
RDTR Garut: Ketika Kepastian Hukum Tata Ruang Terus Tertunda
Dugaan Kerugian hingga Rp3 Miliar, Kuasa Hukum Pelapor Lakukan Langkah di Polres Garut
Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas, GAPENSI dan Pemkab Garut Bersinergi untuk Pembangunan Infrastruktur Daerah
Terpilih Jadi Anggota DPRD Garut, Fahad Fauzi Tak Kembali Mencalonkan Diri di Gapensi
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 23:22 WIB

Dugaan Penipuan Dana Hibah Rp1,69 Miliar Dilaporkan ke Polres Garut, ASN Bapenda Jadi Terlapor

Kamis, 5 November 2026 - 18:05 WIB

Empat Anak Menanti Tempat Tinggal Aman, Rumah Ibu An-An di Cibodas Butuh Perhatian Serius

Kamis, 5 November 2026 - 15:18 WIB

Yudha Puja Turnawan Tinjau Kondisi Ibu An-An, Warga dengan Penghasilan 25 Ribu sehari Tinggal di Rumah Tak Layak Huni.

Minggu, 1 November 2026 - 21:35 WIB

Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Terima Kasih Nurdin Yana atas Dedikasi untuk Garut

Minggu, 1 November 2026 - 18:48 WIB

RDTR Garut: Ketika Kepastian Hukum Tata Ruang Terus Tertunda

Berita Terbaru