Dari Abu Kehilangan,Menyala Kepedulian: Yuda Puja Turnawan Hadir untuk Korban Musibah Kebakaran di Cilawu

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 Juni 2025 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Nusaharianmedia.com – Musibah tak ada yang tahu seperti kisah di siang terik matahari,namun tiba-tiba berubah menjadi duka mendalam bagi keluarga Tahyudin di Kampung Nyalindung, Desa Ngamplangsari, Kecamatan Cilawu, Garut. Rabu, 11 Juni 2025 sekitar pukul 11.30 WIB, rumah semi permanen yang mereka tempati hangus dilalap api. Delapan penghuni rumah, termasuk dua balita, hanya mampu menyelamatkan diri tanpa membawa satu pun barang.

Seluruh harta benda, dokumen penting, pakaian, dan kebutuhan bayi habis dilumat si jago merah. Yang tersisa hanya puing-puing hangus dan trauma mendalam yang tak mudah dipulihkan.

Tangisan yang Didengar: Yuda Datang Membawa Empati

Keesokan harinya, Kamis 12 Juni 2025, harapan menyapa dalam bentuk kehadiran Yuda Puja Turnawan, Anggota DPRD Garut dari Fraksi PDI Perjuangan. Tanpa iring-iringan mewah atau kamera publikasi, ia hadir langsung dengan bantuan nyata: sembako, pakaian anak dan bayi, serta uang tunai.

“Saya datang bukan karena jabatan, tapi karena panggilan nurani,” ucap Yuda tulus saat berbincang dengan keluarga korban.

Lebih dari sekadar bantuan materi, Yuda membawa pesan: korban bencana tak boleh merasa sendiri. Ia mendengar keluh kesah mereka, mencatat kebutuhan mendesak, dan menegaskan perlunya keterlibatan pemerintah dalam proses pemulihan pasca-bencana.

Seruan untuk Pemerintah dan Dunia Usaha

Yuda juga mengajak Pemerintah Kabupaten Garut bertindak cepat. Ia mendesak Disperkim agar segera menyalurkan bantuan bahan bangunan. Selain itu, ia mengimbau BAZNAS, KORPRI, dan para pelaku usaha agar berperan aktif melalui program CSR.

“Kita perlu gotong royong lintas sektor. Ini soal kemanusiaan, bukan sekadar formalitas bantuan,” tegasnya.

Menurutnya, kejadian ini menunjukkan betapa rentannya masyarakat kampung terhadap bencana dan perlunya sistem mitigasi bencana yang inklusif, hingga ke pelosok desa.

Warga Bergerak, Solidaritas Menguat

Tak menunggu lama, warga Kampung Nyalindung bahu-membahu membersihkan puing-puing dan mendirikan dapur darurat. Mereka menyumbangkan pakaian, makanan, bahkan tempat tinggal sementara.

Pemerintah desa bersama RT/RW juga segera melakukan pendataan dan pelaporan. Semua bergerak, menunjukkan bahwa nilai gotong royong dan solidaritas belum padam.

“Jangan biarkan mereka merasa sendiri. Musibah ini bisa menimpa siapa saja,” ujar seorang warga yang membantu.

Mengawal Harapan dari Abu

Yuda menutup kunjungannya dengan janji untuk terus memantau kondisi keluarga korban. Ia tak ingin solidaritas ini berakhir hanya sebagai momentum sesaat.

“Kita semua harus menjadi bagian dari pemulihan ini. Sampai mereka benar-benar pulih,” ucapnya.

Kebakaran mungkin telah menghanguskan rumah dan harta benda, namun tidak sanggup memadamkan cahaya kepedulian yang terus menyala. Selama solidaritas itu tetap hidup, harapan akan selalu menemukan tempat bertumbuh. (DIX)
Baca Juga :  Operasi Lodaya 2025 Bongkar Realita Lalu Lintas di Garut: Helm Masih Diabaikan, Knalpot Brong Menggila

Berita Terkait

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok
Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif
Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Inovasi Garut Mulai Dilirik Daerah Lain, Split Payment Bapenda Jadi Perhatian Komisi III DPRD Kota Tangerang
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:39 WIB

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Senin, 21 September 2026 - 22:34 WIB

DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita

Senin, 21 September 2026 - 22:04 WIB

ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok

Senin, 21 September 2026 - 18:33 WIB

Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS

Berita Terbaru