Dewan Pendidikan Garut Dinilai Hanya Jadi Beban, Publik Desak Dibubarkan di Era Digital

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 September 2025 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 11/09/2025 – Keberadaan Dewan Pendidikan Kabupaten Garut kembali menjadi sorotan tajam. Alih-alih berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam memajukan pendidikan, lembaga ini justru dinilai hanya menjadi beban birokrasi dan proyek anggaran yang tidak relevan dengan kebutuhan era digital.

 

Di tengah perkembangan teknologi, fungsi-fungsi Dewan Pendidikan seperti menampung aspirasi, melakukan pengawasan, hingga memberi rekomendasi kebijakan dianggap sudah bisa digantikan oleh platform digital yang lebih transparan, cepat, dan akuntabel.

 

“Sekarang masyarakat bisa langsung menyampaikan aspirasi lewat kanal digital resmi, media sosial, maupun aplikasi pengaduan publik. Transparansi anggaran dan kebijakan pun bisa dipantau secara real time. Jadi apa fungsi Dewan Pendidikan selain hanya menghabiskan anggaran?” sindir seorang aktivis pendidikan di Garut.

Baca Juga :  Lomba Cerdas Cermat SD dan SMP Garut: Wadah Mengasah Literasi, Numerasi, dan Prestasi Pelajar

 

Ironisnya, Dewan Pendidikan kerap dituding hanya menjadi alat legitimasi bagi kebijakan Dinas Pendidikan. Alih-alih bersikap kritis, mereka justru dianggap sekadar menjadi stempel tanpa berani menyoroti persoalan mendasar, mulai dari pungutan liar di sekolah, keberadaan PKBM fiktif, hingga lemahnya pengawasan mutu pendidikan.

 

“Kalau hanya duduk di kursi empuk, menerima fasilitas, lalu diam ketika banyak masalah pendidikan muncul, itu bukan mitra strategis, tapi beban rakyat,” tegasnya.

 

Dorongan agar pemerintah daerah berani mengevaluasi bahkan membubarkan Dewan Pendidikan semakin menguat. Banyak kalangan menilai anggaran yang selama ini digelontorkan untuk lembaga tersebut lebih bermanfaat jika dialihkan langsung ke peningkatan kualitas guru, perbaikan fasilitas sekolah, atau beasiswa bagi siswa kurang mampu.

Baca Juga :  Garut Raih Penghargaan JDIH, Ketua DPRD Aris Munandar, Optimistis Wujudkan “Garut Hebat”

 

Publik menilai, mempertahankan Dewan Pendidikan sama saja dengan melanggengkan budaya birokrasi lama yang tidak produktif. Reformasi pendidikan di era digital justru menuntut keberanian untuk memangkas lembaga yang hanya menjadi formalitas.

 

“Sudah saatnya pemerintah sadar, pendidikan hari ini tidak butuh Dewan Pendidikan. Yang dibutuhkan adalah transparansi, keberanian, dan inovasi. Kalau tidak relevan, bubarkan saja,” pungkasnya. (Red)

 

 

Berita Terkait

Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Estafet Kepemimpinan Polri Berganti
Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok
Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif
Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Estafet Kepemimpinan Polri Berganti

Senin, 21 September 2026 - 22:39 WIB

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Senin, 21 September 2026 - 22:34 WIB

DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita

Senin, 21 September 2026 - 22:04 WIB

ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS

Berita Terbaru