Empat Tahun Tinggal di Gubuk Rapuh, AAN Warga Pasawahan Garut Minta Perhatian Gubernur Jabar

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.Com –  Garut  Sabtu 07 Maret 2026  Di tengah berbagai program bantuan sosial yang terus digaungkan pemerintah, potret kemiskinan masih nyata terlihat di Kabupaten Garut. AAN, warga Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, sudah empat tahun lamanya hidup di sebuah gubuk rapuh yang jauh dari kata layak huni.

Gubuk yang ditempatinya hanya berdinding kayu seadanya yang sudah lapuk dimakan usia. Atapnya pun terlihat tidak kokoh dan sewaktu-waktu berpotensi roboh, terutama saat hujan deras dan angin kencang melanda kawasan tersebut.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar di tengah gencarnya program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang setiap tahun digulirkan pemerintah. Pasalnya, kondisi rumah AAN jelas masuk kategori rumah tidak layak huni yang seharusnya menjadi prioritas bantuan.

Baca Juga :  Dena Nur Aenunnisa, Siswi SDN 1 Pakuwon Garut Ukir Prestasi Model hingga Tingkat Nasional

Saat diwawancarai tim Ruang Rakyat Garut, AAN mengaku hanya bisa berharap ada perhatian dari pemerintah. Ia bahkan menyampaikan harapannya kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, agar dapat membantu melalui program Rutilahu.

“Abdi nganuhunkeun ka pamarentah, mugia aya bantosan kanggo ngalereskeun bumi anu ayeuna ditinggali,” ujar AAN dengan nada penuh harap.
Warga sekitar mengaku heran mengapa kondisi tersebut bisa berlangsung hingga bertahun-tahun tanpa penanganan. Mereka menilai keadaan rumah AAN sudah sangat memprihatinkan dan seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah setempat.

“Sudah lama seperti itu. Kalau hujan deras kami juga khawatir rumahnya roboh,” ujar salah seorang warga. Fakta bahwa AAN masih tinggal di gubuk rapuh selama empat tahun menjadi bukti bahwa masih ada warga yang luput dari pendataan maupun perhatian program bantuan pemerintah.

Baca Juga :  GEMAS PS Gandeng Desa Sarimukti: Kolaborasi Strategis Wujudkan Keadilan Akses Tanah Harapan untuk Rakyat

Padahal setiap tahun program pengentasan kemiskinan dan perbaikan rumah tidak layak huni terus diklaim berjalan. Namun realitas di lapangan menunjukkan masih ada masyarakat yang hidup dalam kondisi memprihatinkan tanpa tersentuh bantuan.

Kondisi ini menjadi tamparan keras bagi pemerintah daerah agar lebih serius memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran, bukan sekadar laporan program yang terlihat baik di atas kertas.

Jika tidak segera ditangani, bukan hanya persoalan kemiskinan yang dipertaruhkan, tetapi juga keselamatan AAN yang setiap hari harus bertahan hidup di gubuk rapuh yang sewaktu-waktu bisa roboh. ( W )

Berita Terkait

“Kritik Tajam Anton Suratto di Balik Penjemputan Septi: Edukasi Massif Adalah Benteng Terakhir Rakyat Kecil”
Komunitas Ojol Rolings Real Garut Berbagi Takjil, Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan
DPD KNPI Garut Gelar Jumat Berbagi, Perkuat Sinergi dengan Dispora dan Insan Pers di Bulan Ramadan
Syahquitta Arabella Kamil, Santri Al Mashduqi Kindergarten Raih Juara 1 Fashion Show Ramadan Fashion Fest 2026 di Garut
Dinkes dan Dishub Garut Disorot, Parkir Semrawut di Puskesmas Pasundan Picu Kemacetan dan Soroti Penataan Fasilitas
Koalisi Mahasiswa Garut Gelar Aksi, Tegaskan Evaluasi Kinerja dan Transparansi Hukum
Keselamatan Warga Jadi Prioritas, Camat Karangpawitan dan BPBD Gerak Cepat Respon Aduan Tinjau Situ Cidahu
“Ada Apa dengan Dinsos Garut?” Sengketa Lahan Sekolah Rakyat di Samarang Tak Kunjung Tuntas
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 17:58 WIB

Empat Tahun Tinggal di Gubuk Rapuh, AAN Warga Pasawahan Garut Minta Perhatian Gubernur Jabar

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:42 WIB

“Kritik Tajam Anton Suratto di Balik Penjemputan Septi: Edukasi Massif Adalah Benteng Terakhir Rakyat Kecil”

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:42 WIB

Komunitas Ojol Rolings Real Garut Berbagi Takjil, Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:50 WIB

DPD KNPI Garut Gelar Jumat Berbagi, Perkuat Sinergi dengan Dispora dan Insan Pers di Bulan Ramadan

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:59 WIB

Syahquitta Arabella Kamil, Santri Al Mashduqi Kindergarten Raih Juara 1 Fashion Show Ramadan Fashion Fest 2026 di Garut

Berita Terbaru