HIPMI: Dapur Fiktif Hambat Serapan Anggaran MBG, Pemerintah Diminta Benahi Sistem

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 September 2025 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nusaharianmedia.com Jakarta, 18 September 2025 – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menyoroti dugaan ribuan dapur fiktif dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta rendahnya serapan anggaran yang membuat program strategis Presiden Prabowo Subianto ini tersendat. HIPMI menilai kondisi tersebut mencerminkan lemahnya sistem verifikasi dan tata kelola, sehingga perlu segera dilakukan perbaikan menyeluruh.

 

Sekjen BPP HIPMI, Anggawira, menegaskan program MBG bukan sekadar distribusi makanan, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas gizi anak bangsa. Karena itu, indikasi dapur fiktif dan bottleneck anggaran harus segera diatasi dengan langkah konkret.

 

“Indikasi dapur fiktif ini bukan hanya merugikan negara, tetapi juga menghambat tujuan besar MBG. Serapan anggaran yang rendah memperlihatkan adanya hambatan serius dalam sistem. HIPMI mendorong pemerintah melakukan digitalisasi verifikasi serta membuka data secara transparan,” ujar Anggawira.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD Garut Soroti Persoalan Serius Program Makan Bergizi Gratis, BASJAB Minta Evaluasi Menyeluruh

 

 

HIPMI memetakan sejumlah hal krusial yang perlu diperbaiki:

1. Keterbukaan informasi jumlah dapur sesuai kebutuhan riil di kabupaten/kota.

 

2. Pengendalian lokasi dapur agar tidak muncul titik fiktif atau tumpang tindih.

 

3. Aturan zonasi sekolah penerima manfaat guna menghindari gesekan antar dapur.

 

4. Penguatan rantai pasok bahan baku dengan melibatkan petani, UMKM, dan logistik lokal.

 

5. Kantor permanen BGN di daerah sebagai pusat koordinasi, pengawasan, dan penyelesaian aduan.

 

 

HIPMI menekankan, jika masalah mendasar ini dibiarkan, maka target besar MBG berisiko tidak tercapai maksimal. Padahal, keterlibatan pelaku usaha lokal dinilai bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus mempercepat peningkatan gizi masyarakat.

Baca Juga :  DPC PDI Perjuangan Garut Peringati Hari Pers Nasional 2026 dengan Makan Siang Bersama Jurnalis

 

“Kami ingin MBG dilihat sebagai investasi gizi sekaligus penggerak ekonomi rakyat. Dengan melibatkan pengusaha muda di daerah, rantai pasok akan lebih cepat, biaya lebih efisien, dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tambah Anggawira.

 

 

Sebagai organisasi pengusaha muda terbesar di Indonesia, HIPMI menegaskan siap menjadi mitra strategis pemerintah untuk memastikan MBG berjalan transparan, akuntabel, dan berdampak luas. HIPMI juga membuka diri terhadap inovasi sistem berbasis teknologi demi menekan potensi penyimpangan sejak awal.

 

HIPMI optimistis, dengan perbaikan tata kelola, program MBG bisa menjadi salah satu legacy besar dalam pembangunan SDM menuju Indonesia Emas 2045.

Berita Terkait

GMBI Distrik Garut Peringati Harlah ke-24 dengan Sholawat Kebangsaan dan Aksi Sosial
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Ahab Sihabudin Gelar “Sapa Warga Berbasis Budaya”, Ajak Seniman Perkuat Identitas Lokal
Sekolah Sungai Cimanuk Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini di Hari Air Sedunia 2026
Libur Idul Fitri 1447 H, Kebun Binatang Cikembulan Jadi Destinasi Favorit Wisata Keluarga di Garut
Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Garut Soroti Kesiapan LKPJ 2025, Kinerja Pemkab dan DPRD Dipertanyakan Jelang 31 Maret
DPRD Garut Hadiri Halal Bihalal Tingkat Kabupaten, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Pembangunan
Lonjakan Harga LPG 3 Kg di Garut, Bupati Soroti Masalah Distribusi dan Oknum di Lapangan
Praktisi Hukum Cacan Cahyadi, SH., Warning Dugaan Intervensi Muscab Partai Persatuan Pembangunan Garut, ASN Diminta Tetap Netral
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 20:47 WIB

GMBI Distrik Garut Peringati Harlah ke-24 dengan Sholawat Kebangsaan dan Aksi Sosial

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:53 WIB

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Ahab Sihabudin Gelar “Sapa Warga Berbasis Budaya”, Ajak Seniman Perkuat Identitas Lokal

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:36 WIB

Sekolah Sungai Cimanuk Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini di Hari Air Sedunia 2026

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:28 WIB

Libur Idul Fitri 1447 H, Kebun Binatang Cikembulan Jadi Destinasi Favorit Wisata Keluarga di Garut

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:16 WIB

Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Garut Soroti Kesiapan LKPJ 2025, Kinerja Pemkab dan DPRD Dipertanyakan Jelang 31 Maret

Berita Terbaru