Memaknai Muhammad Sebelum Kenabian: Maulid di Pendopo Garut Digelar Bersama Lelang Lukisan dan Gerakan Donasi Lintas Negara

- Jurnalis

Rabu, 2 September 2026 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 2 September 2026 — ​Mengusung peneladanan kepemimpinan dan nilai kemanusiaan Nabi Muhammad SAW pada fase pra-kenabian, perayaan Maulid Nabi tahun ini akan diselenggarakan di Gedung Pendopo Kabupaten Garut pada Jumat, 4 September 2026, mulai pukul 19.00 WIB.

 

​Acara ini tidak sekadar diisi dengan ritual keagamaan konvensional, melainkan mengintegrasikan refleksi teologis, apresiasi seni budaya, dan aksi nyata kepedulian sosial melalui lelang karya seni lukis serta penggalangan donasi kemanusiaan.

 

​Meneladani Integritas Pra-Kenabian (Al-Amin), ​Ketua Umum Dewan Tanfidzi Kabupaten (DTK) Persada 212 Garut, Aam Moh. Jalaludin, M.Pd. (akrab disapa Ceng Aam), menyampaikan bahwa fokus utama pesan Maulid tahun ini ditujukan pada sosok Muhammad muda sebelum diangkat menjadi nabi, sosok manusia biasa (basyarun) yang telah menunjukkan integritas moral luar biasa melalui julukan Al-Amin (terpercaya) dan prakarsa pertahanan sosial Hilf al-Fudul (aliansi membela kaum tertindas).

 

​”Sebelum menerima wahyu, Muhammad adalah seorang pengusaha dan warga masyarakat yang jujur, adil, serta sangat peka terhadap ketimpangan sosial. Praksis inilah yang sangat mendesak untuk diteladani oleh para pejabat publik, pengusaha, serta tokoh masyarakat Garut hari ini. Kepemimpinan harus berlandaskan integritas, transparansi, dan keberpihakan nyata pada masyarakat rentan,” ujar Ceng Aam.

 

 

​Kontekstualisasi Sejarah: Dari Makkah Pra-Islam ke Era Modern

 

​Dalam pemaparannya, Ceng Aam menekankan relevansi komparatif antara konteks sosio-politik-ekonomi Makkah pra-Islam dengan dinamika hari ini. Makkah abad ke-6 ditandai oleh kesewenang-wenangan suku-suku kuat terhadap kelompok rentan dan pendatang tanpa pelindung. Hari ini, ketidakadilan serupa terjadi secara global, di mana krisis kemanusiaan di Palestina menjadi cermin dari pengabaian hukum internasional dan hilangnya kepedulian antarmanusia. Gerakan donasi untuk Palestina adalah wujud pengamalan aliansi kemanusiaan (Hilf al-Fudul) dalam skala dunia.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Cikelet Monitoring Ketahanan Pangan Jagung

 

​Ditambah lagi dengan hadirnya fenomena monarki ekonomi dan oligarki Makkah kuno, di mana segelintir elite menguasai jalur perdagangan dan memanipulasi pasar, sangat relevan dengan tantangan ketimpangan ekonomi dan ancaman korupsi di Indonesia saat ini.

​

Di tingkat lokal, Garut menghadapi tantangan kemiskinan, pengangguran, dan perlunya transparansi dalam birokrasi serta pembangunan ekonomi daerah. Praksis perdagangan Muhammad muda yang adil dan beretika harus menjadi model bagi para pejabat Pemkab Garut dan pengusaha lokal, menjadikan jabatan sebagai sarana pelayanan publik dan bisnis sebagai mesin pemberdayaan warga, bukan pemupuk kekayaan pribadi.

 

 

​Lelang Lukisan Pelukis Rekor MURI, Iwan Muri

 

​Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah lelang karya seni lukis karya pelukis ternama asal Garut, Iwan Muri, yang dikenal atas pencapaian rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

 

​Iwan Muri mendonasikan sejumlah karya lukisan terbaiknya untuk dilelang kepada para pejabat, pengusaha, kolektor seni, dan masyarakat umum yang hadir. Keterlibatan seniman dalam perhelatan ini menegaskan bahwa keahlian dan keindahan karya seni dapat didedikasikan sepenuhnya sebagai instrumen filantropi sosial.

Baca Juga :  Kapolres Garut Gelar Olahraga Sepak Bola Bersama Masyarakat

 

 

​Gerakan Donasi Tiga Cakupan: Garut, Indonesia, dan Palestina

 

​Seluruh hasil lelang lukisan bersama dengan penggalangan dana publik selama acara akan dialokasikan secara transparan untuk tiga fokus bantuan kemanusiaan yang mencakup kesejahteraan masyarakat lokal Garut yang membutuhkan, dukungan program sosial dan penanganan masalah kemanusiaan di tingkat nasional dan bantuan solidaritas kemanusiaan internasional untuk Palestina yang disalurkan melalui lembaga mitra resmi terverifikasi.

 

 

​Ujian Kepedulian Tokoh Garut: panggung Pidato atau Bukti Nyata?

 

​Sebagai penutup, Ceng Aam secara terbuka melemparkan tantangan kepada para elite Garut yang sering kali gemar ‘membeli panggung’ lewat untaian kata-kata manis. Perhelatan di Pendopo nanti akan menjadi cermin telanjang, apakah para pejabat publik dan pengusaha elite Garut benar-benar menghayati keteladanan Muhammad muda dalam membelanjakan hartanya untuk kemanusiaan, ataukah perayaan Maulid sekadar dijadikan ajang safari foto, tebar pesona pencitraan, dan nostalgia ritual tahunan tanpa kepedulian sosial yang nyata.

 

​”Kehadiran dan keberanian merogoh kocek untuk lelang donasi di Pendopo Garut besok akan membuktikan siapa yang benar-benar berjiwa Al-Amin, dan siapa yang sekadar ahli bersilat lidah di depan media,” tegas Ceng Aam.

Editor : Redaksi Nusaharianmedia

Berita Terkait

Keluhan Asap Berujung Penutupan Akses TPA Pasirbajing, Pemkab Garut Diminta Turun Tangan
inDrive Ajak Mahasiswa Bangun Budaya Berkendara Aman
Alumni SDN 2 Pasirwangi Kembali Berprestasi, Sri Zazam Nurajijah Hafal 30 Juz
Uus Saripudin Siap Membawa Perubahan Baru untuk Desa Mekarjaya pada Pilkades 2027
Komisi II DPRD Bandung Barat Pelajari Digitalisasi Pajak Daerah di Garut
Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Estafet Kepemimpinan Polri Berganti
Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Keluhan Asap Berujung Penutupan Akses TPA Pasirbajing, Pemkab Garut Diminta Turun Tangan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:51 WIB

inDrive Ajak Mahasiswa Bangun Budaya Berkendara Aman

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Alumni SDN 2 Pasirwangi Kembali Berprestasi, Sri Zazam Nurajijah Hafal 30 Juz

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Uus Saripudin Siap Membawa Perubahan Baru untuk Desa Mekarjaya pada Pilkades 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Estafet Kepemimpinan Polri Berganti

Berita Terbaru

Umum

inDrive Ajak Mahasiswa Bangun Budaya Berkendara Aman

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:51 WIB