Menyesap Hangatnya Kopi Pegunungan Garut, Revi Zaelani : “Setiap Tegukan Punya Cerita”

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 12 Februari 2025 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Udara sejuk pegunungan di pagi hari terasa semakin lengkap dengan segelas kopi alami khas Garut yang baru diseduh. Dalam acara bertajuk Ngopi Pagi Cerita, para pecinta kopi berkumpul untuk menikmati aroma khas kopi Garut sambil berbagi pengalaman dan wawasan seputar kopi.

Salah satu penikmat kopi, Revi Zaelani, mengungkapkan kekagumannya terhadap kopi khas Garut yang memiliki karakter kuat dan cita rasa unik.

“Kopi Garut ini berbeda, ada keunikan tersendiri. Proses alami dan kondisi geografis pegunungan menjadikan rasanya lebih khas dan sulit ditemukan di daerah lain,” ujar Revi. Rabu,(12/02/2025).

Menurutnya, budaya ngopi bukan hanya soal rasa, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan berbagi cerita. Ia berharap kopi Garut semakin dikenal luas dan menjadi kebanggaan daerah.

Acara Ngopi Pagi Cerita juga menjadi wadah edukasi, membahas mulai dari proses budidaya, pengolahan, hingga teknik penyeduhan yang tepat untuk mendapatkan cita rasa terbaik. Para peserta pun berkesempatan mencicipi berbagai varian kopi dari dataran tinggi Garut.

Dengan potensi yang melimpah, diharapkan para petani dan pelaku usaha kopi di Garut semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional. (AZ)

Baca Juga :  Ngopi Rakyat Bersama Yuda Puja Turnawan: Legislatif dan Aktivis Garut Bertemu dalam Bincang Hangat di Lesehan Jalan Jenderal Ibrahim Adjie

Berita Terkait

Penandatanganan MOU LKP Bogakabisa dan Ruangrakyatgarut.id, Kolaborasi Perkuat Program PKW Barista 2026
Krisis Kualitas MBG di Garut Satu Pekan dua Insiden : SPPG Pasirkiamis dan Banjarwangi Picu Alarm Keras, Pengawasan Dipertanyakan
SPPG Pasirkiamis Diduga Lalai terhadap Standar Keselamatan, Masyarakat Pertanyakan Pengawasan Produksi
Aktivis Muda Aka Sudrajat Soroti Kualitas, Makanan” Kinerja Satgas BGN Banjarwangi Dipertanyakan
Dies Natalis ke-72 GMNI di Garut Jadi Momentum Refleksi, Konsolidasi, dan Penguatan Perjuangan Rakyat
Pembina DKKG, H. Rudi Gunawan, S.H., M.H., M.P., Tekankan Penguatan Peran Budayawan dan Regulasi Kebudayaan
Yudha Puja Turnawan Kunjungi Korban Kebakaran di Cisurupan, Dorong Pemkab Garut Tanggap Segera Bangun Kembali Hunian
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Ahab Sihabudin Gelar “Sapa Warga Berbasis Budaya”, Ajak Seniman Perkuat Identitas Lokal
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 16:53 WIB

Penandatanganan MOU LKP Bogakabisa dan Ruangrakyatgarut.id, Kolaborasi Perkuat Program PKW Barista 2026

Senin, 6 April 2026 - 22:09 WIB

Krisis Kualitas MBG di Garut Satu Pekan dua Insiden : SPPG Pasirkiamis dan Banjarwangi Picu Alarm Keras, Pengawasan Dipertanyakan

Senin, 6 April 2026 - 21:11 WIB

SPPG Pasirkiamis Diduga Lalai terhadap Standar Keselamatan, Masyarakat Pertanyakan Pengawasan Produksi

Sabtu, 4 April 2026 - 17:58 WIB

Dies Natalis ke-72 GMNI di Garut Jadi Momentum Refleksi, Konsolidasi, dan Penguatan Perjuangan Rakyat

Kamis, 2 April 2026 - 19:29 WIB

Pembina DKKG, H. Rudi Gunawan, S.H., M.H., M.P., Tekankan Penguatan Peran Budayawan dan Regulasi Kebudayaan

Berita Terbaru