Musrenbang Provinsi Jawa Barat 2026, H. Aceng Malki Tegaskan Ketimpangan Pembangunan di Garut Tak Bisa Dibiarkan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 16 April 2026  – Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Barat tahun 2026 menjadi ajang penyampaian kritik keras terhadap ketimpangan pembangunan yang masih terjadi, khususnya di wilayah Kabupaten Garut.

Anggota DPRD Jawa Barat, H. Aceng Malki, secara tegas menyoroti kondisi daerah terpencil di Garut yang hingga kini dinilai belum mendapatkan perhatian maksimal dari pemerintah.

 

Ia menyebut, masih banyak wilayah pelosok yang tertinggal jauh dalam hal infrastruktur dasar, mulai dari akses jalan yang rusak hingga keterbatasan sarana transportasi yang menghambat mobilitas warga.

 

Selain itu, akses terhadap layanan kesehatan juga menjadi persoalan serius. Banyak masyarakat di daerah terpencil yang harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan pelayanan medis yang layak.

Baca Juga :  Polemik SPT Korwil Pendidikan Memanas, Komisi IV DPRD Garut Panggil Disdik, Desak Bupati Bersikap Tegas dan Tidak Bungkam

 

Di sektor pendidikan, kondisi serupa juga terjadi. Minimnya fasilitas dan tenaga pengajar di wilayah terpencil dinilai memperlebar kesenjangan kualitas pendidikan antara desa dan kota.

 

“Ketimpangan ini nyata dan tidak bisa lagi ditutup-tutupi. Pemerintah harus hadir dengan solusi konkret, bukan hanya sekadar perencanaan di atas kertas,” tegas H. Aceng Malki.

 

Ia juga mengkritik pola pembangunan yang selama ini dinilai terlalu berfokus pada wilayah perkotaan, sehingga daerah pelosok kerap tertinggal dalam berbagai aspek pembangunan.

 

Menurutnya, jika kondisi ini terus dibiarkan, maka kesenjangan sosial dan ekonomi di masyarakat akan semakin melebar dan sulit untuk dikendalikan.
Dalam forum tersebut, H. Aceng Malki mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar melakukan perubahan arah kebijakan dengan memprioritaskan wilayah tertinggal.

Baca Juga :  Indra Kristian Tekankan Komitmen, PKS Akan Perjuangkan Ekonomi Kerakyatan dalam Reses 

 

Ia menekankan bahwa alokasi anggaran harus lebih berpihak kepada daerah-daerah yang benar-benar membutuhkan, dengan pendekatan berbasis kebutuhan riil di lapangan.
Tak hanya itu, ia juga mendorong penguatan program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan potensi lokal, seperti sektor pertanian dan UMKM.

 

Musrenbang Provinsi ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperbaiki ketimpangan pembangunan di Jawa Barat, khususnya di wilayah terpencil Kabupaten Garut, agar keadilan pembangunan benar-benar bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat.

Penulis : Hilman

Editor : Tim nusaharianmedia

Berita Terkait

Imam Al Fiqri Terpilih sebagai Ketua DPK GMNI STIE Yasa Anggana Garut, Siap Lanjutkan Estafet Perjuangan
ABAG Geruduk Pemkab Garut, Pertanyakan Keseriusan Lindungi Generasi Muda di Tengah Maraknya Peredaran Obat Keras Ilegal dan Miras, Desak APH Bongkar hingga ke Pemasok
Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
Jalan Pembangunan hingga Ahmad Yani Diusulkan Jadi Jalan Provinsi, PUPR Garut Masih Kaji Status dan Konektivitas
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Imam Al Fiqri Terpilih sebagai Ketua DPK GMNI STIE Yasa Anggana Garut, Siap Lanjutkan Estafet Perjuangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:11 WIB

ABAG Geruduk Pemkab Garut, Pertanyakan Keseriusan Lindungi Generasi Muda di Tengah Maraknya Peredaran Obat Keras Ilegal dan Miras, Desak APH Bongkar hingga ke Pemasok

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Berita Terbaru