Nusaharianmedia.com 16 April 2026 – Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Barat tahun 2026 menjadi ajang penyampaian kritik keras terhadap ketimpangan pembangunan yang masih terjadi, khususnya di wilayah Kabupaten Garut.
Anggota DPRD Jawa Barat, H. Aceng Malki, secara tegas menyoroti kondisi daerah terpencil di Garut yang hingga kini dinilai belum mendapatkan perhatian maksimal dari pemerintah.
Ia menyebut, masih banyak wilayah pelosok yang tertinggal jauh dalam hal infrastruktur dasar, mulai dari akses jalan yang rusak hingga keterbatasan sarana transportasi yang menghambat mobilitas warga.
Selain itu, akses terhadap layanan kesehatan juga menjadi persoalan serius. Banyak masyarakat di daerah terpencil yang harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan pelayanan medis yang layak.
Di sektor pendidikan, kondisi serupa juga terjadi. Minimnya fasilitas dan tenaga pengajar di wilayah terpencil dinilai memperlebar kesenjangan kualitas pendidikan antara desa dan kota.
“Ketimpangan ini nyata dan tidak bisa lagi ditutup-tutupi. Pemerintah harus hadir dengan solusi konkret, bukan hanya sekadar perencanaan di atas kertas,” tegas H. Aceng Malki.
Ia juga mengkritik pola pembangunan yang selama ini dinilai terlalu berfokus pada wilayah perkotaan, sehingga daerah pelosok kerap tertinggal dalam berbagai aspek pembangunan.
Menurutnya, jika kondisi ini terus dibiarkan, maka kesenjangan sosial dan ekonomi di masyarakat akan semakin melebar dan sulit untuk dikendalikan.
Dalam forum tersebut, H. Aceng Malki mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar melakukan perubahan arah kebijakan dengan memprioritaskan wilayah tertinggal.
Ia menekankan bahwa alokasi anggaran harus lebih berpihak kepada daerah-daerah yang benar-benar membutuhkan, dengan pendekatan berbasis kebutuhan riil di lapangan.
Tak hanya itu, ia juga mendorong penguatan program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan potensi lokal, seperti sektor pertanian dan UMKM.
Musrenbang Provinsi ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperbaiki ketimpangan pembangunan di Jawa Barat, khususnya di wilayah terpencil Kabupaten Garut, agar keadilan pembangunan benar-benar bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat.
Penulis : Hilman
Editor : Tim nusaharianmedia









