Pj Bupati Majalengka Tegaskan Kolaborasi, Bukan Pemerintahan Transisi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 4 Februari 2025 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majalengka, Nusaharianmedia.com – Penjabat (Pj) Bupati Majalengka, Dedi Supandi, menegaskan bahwa tidak ada istilah “pemerintahan transisi” dalam peralihan kepemimpinan menjelang pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pilkada Serentak 2024.

Sebagai gantinya, ia menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan guna memastikan kesinambungan program pembangunan daerah, termasuk menyiapkan 100 hari kerja bagi pasangan Eman Suherman – Dena M Ramdhan.

“Kami harap tim ini dinamai Tim Kolaborasi Berkelanjutan, bukan tim transisi, karena tidak ada pemerintahan transisi,” ujar Dedi saat menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) OPD Pemkab Majalengka di Gedung Yudha Karya Bakti, Selasa (04/02/2025).

Tim tersebut akan menjembatani program yang telah disusun oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan visi-misi pasangan terpilih, serta memastikan keselarasan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Selain itu, komunikasi langsung dengan jajaran OPD juga mulai dijalin untuk merancang program prioritas yang akan dijalankan pasca pelantikan. “Ini penting agar masyarakat segera merasakan manfaatnya sejak hari pertama kepemimpinan mereka,” tambah Dedi.

Pasangan Eman – Dena juga turut menghadiri Rapim OPD tersebut, sebagai bagian dari persiapan transisi kepemimpinan yang lebih terarah dan efektif. (Rohadi,SE)

Baca Juga :  Ada Apa dengan Kode Etik dan Tata Beracara DPRD Garut? Hampir Satu Tahun Tak Kunjung Rampung

Berita Terkait

Kebersamaan dan Gotong Royong Jadi Semangat Uus Saripudin untuk Membangun Mekarjaya
Dugaan Penipuan Dana Hibah Rp1,69 Miliar Dilaporkan ke Polres Garut, ASN Bapenda Jadi Terlapor
Empat Anak Menanti Tempat Tinggal Aman, Rumah Ibu An-An di Cibodas Butuh Perhatian Serius
Yudha Puja Turnawan Tinjau Kondisi Ibu An-An, Warga dengan Penghasilan 25 Ribu sehari Tinggal di Rumah Tak Layak Huni.
Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Terima Kasih Nurdin Yana atas Dedikasi untuk Garut
RDTR Garut: Ketika Kepastian Hukum Tata Ruang Terus Tertunda
Dugaan Kerugian hingga Rp3 Miliar, Kuasa Hukum Pelapor Lakukan Langkah di Polres Garut
Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas, GAPENSI dan Pemkab Garut Bersinergi untuk Pembangunan Infrastruktur Daerah
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 12:40 WIB

Kebersamaan dan Gotong Royong Jadi Semangat Uus Saripudin untuk Membangun Mekarjaya

Kamis, 5 November 2026 - 23:22 WIB

Dugaan Penipuan Dana Hibah Rp1,69 Miliar Dilaporkan ke Polres Garut, ASN Bapenda Jadi Terlapor

Kamis, 5 November 2026 - 18:05 WIB

Empat Anak Menanti Tempat Tinggal Aman, Rumah Ibu An-An di Cibodas Butuh Perhatian Serius

Kamis, 5 November 2026 - 15:18 WIB

Yudha Puja Turnawan Tinjau Kondisi Ibu An-An, Warga dengan Penghasilan 25 Ribu sehari Tinggal di Rumah Tak Layak Huni.

Minggu, 1 November 2026 - 21:35 WIB

Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Terima Kasih Nurdin Yana atas Dedikasi untuk Garut

Berita Terbaru