Reses Masa Sidang II 2026, Yusuf Musyaffa Serap Aspirasi Ekonomi dan Pertanian Warga Mekarsari

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com – Anggota DPRD Kabupaten Garut Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H. Yusuf Musyaffa, Lc., M.H., melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun 2026 yang digelar di Madrasah Mustofa, Kampung Gahot, Desa Mekarsari, Kecamatan Karangpawitan. Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu kader Posyandu serta warga Kampung Gahot.

 

Dalam pertemuan tersebut, isu perekonomian menjadi salah satu pembahasan utama, khususnya terkait penguatan koperasi yang sebelumnya telah dibentuk atas inisiasi anggota DPRD Fraksi PKS. Koperasi tersebut bertujuan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, sejalan dengan visi PKS dalam mewujudkan masyarakat yang berkeadilan dan sejahtera.

 

Suasana reses berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab. Perwakilan kader menyampaikan aspirasi agar koperasi yang telah terbentuk dapat terus dikembangkan dan mendapat pendampingan berkelanjutan, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga.

Baca Juga :  Aliansi Calon Jemaah Haji Garut Siap Gelar Aksi Besar Hingga ke DPR-RI Terkait Penurunan Drastis Kuota Haji 2025–2026

Menanggapi hal tersebut, H. Yusuf Musyaffa menegaskan pentingnya koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat.

 

“Koperasi adalah instrumen ekonomi yang sangat strategis untuk memperkuat kemandirian masyarakat. Ini sejalan dengan visi kami di PKS, yakni menghadirkan keadilan dan kesejahteraan melalui penguatan ekonomi umat,” ujar Yusuf Musyaffa.

 

Selain persoalan ekonomi, warga dari sektor pertanian juga menyampaikan keluhan terkait sulitnya memperoleh pupuk, yang dinilai sangat memengaruhi produktivitas dan pendapatan petani.

 

Baca Juga :  Pemkab Garut Tetapkan dan Serahkan SK Kepala UPT Puskesmas se-Kabupaten Garut

Menanggapi aspirasi tersebut, Yusuf Musyaffa menyatakan komitmennya untuk mengawal persoalan distribusi pupuk agar lebih tepat sasaran.

 

“Keluhan soal pupuk ini menjadi perhatian serius. Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait dan mendorong perbaikan tata kelola distribusi agar petani tidak lagi kesulitan mendapatkan pupuk,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, seluruh aspirasi yang disampaikan dalam kegiatan reses akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme resmi di DPRD Kabupaten Garut.

 

“Reses ini adalah kewajiban kami sebagai wakil rakyat untuk mendengar langsung suara masyarakat. Apa yang disampaikan hari ini akan kami bawa dan perjuangkan dalam pembahasan kebijakan di DPRD,” pungkasnya. (Hil)

Berita Terkait

Idul Fitri 1447 H, Ketua DPC PPKHI Garut Tekankan Persaudaraan dan Kepedulian Sosial
Aceng Malki Ajak Perkuat Silaturahmi di Momentum Idul Fitri 1447 H
Kelangkaan Gas 3 Kg di Garut Bukan Sekadar Masalah, Ini Kegagalan Pengawasan Jelang Idul Fitri
Pondok Pesantren Nurul Huda Malati Buka Penerimaan Santri Baru Tahun Ajaran 2026/2027
Hasil Sidang Isbat: Kemenag Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026
Ramadhan Penuh Makna, Garuters Gelar Gerakan Solidaritas untuk Palestina
Polisi Bongkar Penyalahgunaan Ambulans untuk Mudik di Jalur Malangbong
4 Prajurit TNI Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 03:52 WIB

Idul Fitri 1447 H, Ketua DPC PPKHI Garut Tekankan Persaudaraan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:27 WIB

Aceng Malki Ajak Perkuat Silaturahmi di Momentum Idul Fitri 1447 H

Jumat, 20 Maret 2026 - 16:23 WIB

Kelangkaan Gas 3 Kg di Garut Bukan Sekadar Masalah, Ini Kegagalan Pengawasan Jelang Idul Fitri

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:40 WIB

Pondok Pesantren Nurul Huda Malati Buka Penerimaan Santri Baru Tahun Ajaran 2026/2027

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:03 WIB

Ramadhan Penuh Makna, Garuters Gelar Gerakan Solidaritas untuk Palestina

Berita Terbaru