Nusaharianmedia.com 31 Desember 2025 — Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali menggelar kegiatan Madrasah Kader Partai (MKP) sebagai upaya penguatan ideologi dan konsolidasi organisasi. Kegiatan ini dilaksanakan di Graha Bela Negara dan diikuti oleh kader PPP dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1 dan Dapil 4 Kabupaten Garut.
Pelaksanaan MKP dihadiri langsung oleh perwakilan DPW PPP Jawa Barat, Hj. Rini Sri Rahayu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PPP Hj. Aten Munajat, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut Fraksi PPP Ayi Suryana, SE, serta Anggota DPRD Kabupaten Garut Fraksi PPP Asep Mulyana. Kehadiran para tokoh partai tersebut menjadi bukti komitmen PPP dalam membina serta memperkuat kader di tingkat daerah.
MKP kali ini menyatukan dua daerah pemilihan, yakni Dapil 1 yang dikoordinatori oleh Asep Mulyana dan Dapil 4 di bawah koordinasi Irpan Agustiana. Penyatuan agenda tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun kebersamaan, memperkuat soliditas, serta mempererat sinergi antarkader dan struktur partai.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Hj. Rini Sri Rahayu. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya penguatan ideologi partai, militansi kader, serta kesiapan menghadapi dinamika dan tantangan politik ke depan. Ia menegaskan bahwa kader PPP harus memiliki integritas, komitmen perjuangan, dan kedekatan dengan masyarakat.
Madrasah Kader Partai merupakan ruang pembinaan yang dirancang untuk mencetak kader PPP yang memiliki pemahaman ideologis yang kuat, kapasitas kepemimpinan, serta kemampuan berorganisasi. Melalui MKP, kader diharapkan mampu memahami arah perjuangan partai dan berperan aktif dalam menjawab kebutuhan serta aspirasi rakyat.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut Fraksi PPP, Ayi Suryana, SE, dalam sambutannya menyampaikan bahwa MKP merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas dan soliditas kader PPP di daerah. Menurutnya, MKP tidak hanya menjadi wadah penguatan ideologi, tetapi juga sarana konsolidasi lintas daerah pemilihan.
“Melalui Madrasah Kader Partai ini, kita ingin mencetak kader PPP yang militan, berintegritas, dan siap memperjuangkan aspirasi masyarakat. Kader PPP harus hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan rakyat, khususnya di Kabupaten Garut,” ujar Ayi.
Ia juga menekankan pentingnya kekompakan dan kebersamaan seluruh kader dalam menghadapi agenda-agenda politik ke depan, seraya berharap MKP dapat melahirkan kader-kader unggul yang mampu memperkuat posisi PPP di tingkat daerah maupun nasional.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Garut Asep Mulyana menyampaikan bahwa kaderisasi merupakan fondasi utama keberlangsungan partai. Menurutnya, penguatan kader harus dilakukan secara berkelanjutan agar PPP memiliki sumber daya politik yang siap bekerja di tengah masyarakat serta mampu menjaga marwah dan nilai-nilai partai.
Koordinator Dapil 4, Irpan Agustiana, menegaskan bahwa penggabungan MKP dari dua dapil menjadi simbol kekompakan dan semangat kolaborasi antarkawasan. Ia menilai sinergi lintas dapil sangat penting untuk memperluas jaringan kerja politik dan memperkuat daya gerak partai hingga ke tingkat akar rumput.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan berbagai materi pembekalan, mulai dari nilai dasar perjuangan PPP, wawasan kebangsaan, penguatan organisasi, hingga peran strategis kader dalam membangun komunikasi politik yang sehat dan konstruktif di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan Madrasah Kader Partai ini, PPP berharap dapat melahirkan kader-kader yang solid, militan, berintegritas, serta memiliki kepekaan sosial yang tinggi, sehingga mampu membawa PPP semakin dekat dengan rakyat dan berkontribusi nyata dalam pembangunan serta penguatan demokrasi di daerah. (Hil)








