Nusaharianmedia.com 06 Januari 2026 — Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Garut menggelar Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra-Musrenbang) Pemuda sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan pelaksanaan Musrenbang Pemuda Kabupaten Garut Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Pemuda, Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, dan dijadwalkan menjadi rangkaian awal menuju Musrenbang Pemuda yang akan digelar pada 14 Februari 2026.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Garut, Agil Syahrizal, menyampaikan bahwa Pra-Musrenbang Pemuda merupakan momentum penting bagi konsolidasi gagasan dan arah kebijakan kepemudaan daerah. Hal ini sekaligus menjadi upaya menghidupkan kembali forum strategis pemuda setelah satu tahun Musrenbang Pemuda tidak terlaksana.

“Pra-Musrenbang Pemuda ini menjadi ruang awal untuk mematangkan konsep, menyerap aspirasi, serta menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan. Musrenbang Pemuda adalah hajat besar pemuda se-Kabupaten Garut dan menjadi dasar penentuan arah kebijakan kepemudaan daerah ke depan,” ujar Agil.
Ia menegaskan bahwa Musrenbang Pemuda memiliki peran strategis dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah, khususnya dalam sektor kepemudaan, yang sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Garut. Oleh karena itu, keterlibatan berbagai unsur, mulai dari akademisi hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menjadi bagian penting dalam proses perumusan kebijakan.
Dalam kegiatan tersebut, DPD KNPI Garut menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi serta perwakilan OPD, di antaranya Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Garut, Enda, serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Para narasumber memberikan pemaparan mengenai mekanisme perencanaan, penganggaran, serta substansi kebijakan yang dapat diintegrasikan dalam Musrenbang Pemuda.
Agil menjelaskan bahwa salah satu fokus utama dalam Musrenbang Pemuda 2026 adalah peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP). IPP disepakati sebagai indikator utama dalam menilai keberhasilan pembangunan kepemudaan, sekaligus menjadi acuan dalam penyusunan program prioritas daerah.
“Indeks Pembangunan Pemuda menjadi prioritas bersama. Selain itu, Musrenbang Pemuda akan membahas lima domain utama kepemudaan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, mulai dari pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, partisipasi dan kepemimpinan, hingga kepeloporan pemuda,” jelasnya.
Lebih lanjut, Agil menegaskan komitmen KNPI untuk terus mendorong terwujudnya visi Garut Hebat melalui peran aktif pemuda. Hal ini sejalan dengan moto KNPI, “Pemuda Bersatu Bergerak Menuju Garut Hebat”, yang menempatkan pemuda sebagai motor penggerak pembangunan daerah.
“Sesuai dengan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Garut, pemuda diharapkan tidak hanya aktif di tingkat kabupaten, tetapi juga mampu hadir hingga ke desa-desa, terutama desa tertinggal. Pemuda harus menjadi pelopor perubahan dan penggerak produktivitas masyarakat,” tegasnya.
Agil juga menambahkan bahwa tahun 2026 bertepatan dengan agenda Musyawarah Kecamatan (Muscam), mengingat masa kepengurusan KNPI tingkat kecamatan di 42 kecamatan se-Kabupaten Garut telah berakhir. Oleh karena itu, KNPI Garut akan menggelar pemilihan Ketua Pengurus Kecamatan (PK) secara serentak sebagai bagian dari konsolidasi dan penguatan organisasi.
“Seluruh pengurus KNPI, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan, memiliki tanggung jawab untuk bergerak aktif dan menjalankan program-program pengembangan kepemudaan di tengah masyarakat. Konsolidasi organisasi ini menjadi fondasi penting agar peran pemuda semakin nyata dan berdampak,” pungkasnya. (Hilman)









