SPPG Berdiri Tanpa Koordinasi, Kepala Desa Banjarsari Angkat Bicara 

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Nusaharianmedia.Com 17 Januari 2026 — Pendirian bangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Desa Banjarsari, Kecamatan Bayongbong, menyisakan persoalan serius dalam tata kelola pemerintahan. Dapur SPPG tersebut diketahui berdiri tanpa adanya pelibatan maupun pemberitahuan kepada pemerintah desa setempat, meskipun berada di wilayah administratif Desa Banjarsari.

 

Kepala Desa Banjarsari, Edi Sopandi, mengungkapkan bahwa sejak awal proses pendirian bangunan, tidak pernah ada koordinasi resmi dengan pemerintah desa. Padahal, setiap aktivitas pembangunan di wilayah desa seharusnya berada dalam sepengetahuan dan pengawasan kepala desa sesuai regulasi yang berlaku.

 

“Sebagai kepala desa, saya memiliki kewajiban mengetahui dan mengontrol seluruh kegiatan di wilayah desa. Namun dalam kasus ini, bangunan sudah berdiri tanpa pernah ada komunikasi atau izin desa,” tegas Edi Sopandi.

Baca Juga :  Marak Pelanggaran Lembaga Keuangan, Pemuda Akhir Zaman Gelar Audiensi dengan Komisi III DPRD Garut

 

Ironisnya, meskipun tidak dilibatkan dalam proses perencanaan maupun pelaksanaan, pemerintah desa justru menjadi pihak yang paling sering menerima keluhan dari warga penerima manfaat SPPG. Keluhan tersebut mencakup persoalan teknis pelayanan hingga pelaksanaan program di lapangan.

 

Kondisi ini menempatkan pemerintah desa pada posisi yang serba tidak adil. Di satu sisi tidak memiliki kewenangan dalam pengelolaan maupun pengambilan keputusan program, namun di sisi lain harus menanggung dampak sosial akibat munculnya ketidakpuasan masyarakat.

 

Situasi tersebut dinilai mencerminkan lemahnya koordinasi antarpenyelenggara program pelayanan publik. Pemerintah desa seolah hanya dijadikan lokasi pelaksanaan program, tanpa dilibatkan sebagai bagian penting dalam proses perencanaan, pengawasan, dan evaluasi kebijakan.

Baca Juga :  H. Oleh Soleh: Musancab PKB Garut Adalah Langkah Strategis Menyongsong Pemilu Mendatang

 

Atas kondisi tersebut, Pemerintah Desa Banjarsari secara tegas mendorong Pemerintah Kabupaten Garut untuk melakukan evaluasi menyeluruh disertai audit administratif terhadap proses pendirian dan pelaksanaan SPPG.

 

Audit administratif ini dinilai penting untuk memastikan kepatuhan terhadap prosedur perizinan, mekanisme koordinasi lintas pemerintahan, serta kesesuaian pelaksanaan program dengan regulasi yang berlaku.

 

Kepala desa berharap hasil evaluasi dan audit tersebut dapat menjadi dasar perbaikan tata kelola program ke depan. Pemkab Garut diminta menegaskan kembali kewajiban koordinasi dengan pemerintah desa dalam setiap program pelayanan publik, agar kehadiran program benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan tidak menimbulkan kegaduhan maupun penurunan kepercayaan publik di tingkat desa.

Berita Terkait

Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah
Forum Lintas OPD Bahas Optimalisasi Aset, Bapenda Garut Tekankan Aset Daerah Harus Bernilai Ekonomi dan Berdampak bagi Masyarakat
Etika dan Kedisiplinan ASN Disorot Saat Apel Rutin, Sejumlah Pegawai Terpantau Asyik Mengobrol dan Bermain Ponsel
Satu Bumi, Satu Tindakan: Garut Gelar Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Beragam Aksi Nyata, DLH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Warga Atasi Krisis Sampah
Dugaan Kewajiban Lingkungan PT UNI Cibatu Jadi Sorotan, Forum Pemerhati Lingkungan Desak Transparansi RTH dan Dokumen Lingkungan
Ketua LIBAS Tedi Sutardi Geram, Desak Penindakan Tegas atas Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Garut: Jangan Hanya Formalitas dan Mengejar Popularitas
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Garut Dadan Wandiansyah Dukung Instruksi Partai, Fokus Perjuangkan Program Kerakyatan
Garut Bersiap Sambut Festival Qasidah se-Jawa Barat 2026, Ketua DPD LASQI Tegaskan Wadah Silaturahmi Seniman Islami dan Ajang Pelestarian Seni Budaya Islam
Berita ini 159 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:43 WIB

Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:27 WIB

Etika dan Kedisiplinan ASN Disorot Saat Apel Rutin, Sejumlah Pegawai Terpantau Asyik Mengobrol dan Bermain Ponsel

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:31 WIB

Satu Bumi, Satu Tindakan: Garut Gelar Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Beragam Aksi Nyata, DLH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Warga Atasi Krisis Sampah

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:55 WIB

Dugaan Kewajiban Lingkungan PT UNI Cibatu Jadi Sorotan, Forum Pemerhati Lingkungan Desak Transparansi RTH dan Dokumen Lingkungan

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:40 WIB

Ketua LIBAS Tedi Sutardi Geram, Desak Penindakan Tegas atas Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Garut: Jangan Hanya Formalitas dan Mengejar Popularitas

Berita Terbaru

Uncategorized

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Rabu, 10 Jun 2026 - 21:27 WIB