Komitmen Program KB Berbuah Manis, DPPKBPPPA Garut Ukir Prestasi, Raih Penghargaan di Rakorda Bangga Kencana 2026

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Nnusaharianmedia.com – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Provinsi Jawa Barat Tahun 2026.

 

Kegiatan yang digelar di Kantor Perwakilan BKKBN Jawa Barat, Jalan Surapati, Bandung, Kamis (26/2/2026), dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan. Dalam kesempatan tersebut, Kabupaten Garut berhasil meraih sejumlah penghargaan tingkat provinsi atas capaian kinerja program kependudukan dan keluarga berencana.

 

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat kepada Kepala DPPKBPPPA Kabupaten Garut, Drs. Yayan Waryana, M.Si, yang hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Garut.

 

Yayan Waryana menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan yang diraih merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran dinas serta dukungan berbagai pihak dalam menyukseskan program Keluarga Berencana (KB) di Kabupaten Garut.

 

“Alhamdulillah, hari ini Kabupaten Garut menerima beberapa penghargaan penting. Di antaranya Terbaik I tingkat provinsi untuk kategori momentum pelayanan serentak KBPP. Selain itu, kita juga meraih Terbaik III untuk Pelayanan KB MOP (Medis Operasi Pria) dalam Momentum Hibah Provinsi Jawa Barat Tahun 2025,” ujarnya.

Baca Juga :  Polemik Lokasi Picu Gejolak, Sejumlah PAC PPP Garut Soroti Netralitas Muscab

 

Ia menjelaskan, pelayanan KB MOP atau vasektomi menjadi salah satu fokus dalam mendorong peningkatan partisipasi pria dalam program KB. Selama ini, metode kontrasepsi bagi pria masih kerap dianggap terbatas.

 

“Pelayanan MOP ini adalah metode kontrasepsi permanen yang aman bagi laki-laki. Kita terus mendorongnya secara simultan agar kesertaan pria dalam program KB semakin meningkat,” tambahnya.

 

Menurut Yayan, capaian tersebut bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan bagian dari strategi besar dalam menjawab berbagai persoalan sosial di daerah.

 

“Penguatan program Bangga Kencana ini adalah upaya konkret kita dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem, menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), serta menurunkan prevalensi stunting di Kabupaten Garut,” tegasnya.

 

Selain bidang Keluarga Berencana, Kabupaten Garut juga mencatatkan prestasi lain, di antaranya Terbaik I Duta GenRe Putra Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025 atas nama Azka Haydar Aqila, capaian edukasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) tertinggi di sekolah kategori target besar, serta pelaporan GATI lokus dekat terbanyak tingkat provinsi.

Baca Juga :  Tak Jauh dari Polres Garut, Dugaan Peredaran Obat Terlarang di balik Bengkel Tambal ban

 

Penghargaan tersebut turut diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat, Dr. Dadi Ahmad Roswandi.

 

Berikut daftar penghargaan yang diraih Kabupaten Garut:

  • Terbaik I Kategori Target Total Pelayanan KBPP di atas 3.000 Akseptor, dengan capaian 5.869 akseptor pada Semarak KBPP Tahun 2025.
  • Terbaik I Duta GenRe Putra Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025, atas nama Azka Haydar Aqila.
  • Terbaik III Pelayanan KB MOP dalam Momentum Hibah Provinsi Jawa Barat Tahun 2025.
  • Capaian Edukasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) Tertinggi di sekolah kategori target besar.
  • Pelaporan GATI Lokus Dekat Terbanyak Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025.

Dengan raihan ini, Kabupaten Garut diharapkan terus memperkuat perannya sebagai salah satu daerah yang konsisten dalam mendukung program kependudukan dan pembangunan keluarga di Jawa Barat, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan serta inovasi di bidang pengendalian penduduk dan pembangunan keluarga. **

Berita Terkait

Dugaan Penipuan Dana Hibah Rp1,69 Miliar Dilaporkan ke Polres Garut, ASN Bapenda Jadi Terlapor
Empat Anak Menanti Tempat Tinggal Aman, Rumah Ibu An-An di Cibodas Butuh Perhatian Serius
Yudha Puja Turnawan Tinjau Kondisi Ibu An-An, Warga dengan Penghasilan 25 Ribu sehari Tinggal di Rumah Tak Layak Huni.
Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Terima Kasih Nurdin Yana atas Dedikasi untuk Garut
RDTR Garut: Ketika Kepastian Hukum Tata Ruang Terus Tertunda
Dugaan Kerugian hingga Rp3 Miliar, Kuasa Hukum Pelapor Lakukan Langkah di Polres Garut
Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas, GAPENSI dan Pemkab Garut Bersinergi untuk Pembangunan Infrastruktur Daerah
Terpilih Jadi Anggota DPRD Garut, Fahad Fauzi Tak Kembali Mencalonkan Diri di Gapensi
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 23:22 WIB

Dugaan Penipuan Dana Hibah Rp1,69 Miliar Dilaporkan ke Polres Garut, ASN Bapenda Jadi Terlapor

Kamis, 5 November 2026 - 18:05 WIB

Empat Anak Menanti Tempat Tinggal Aman, Rumah Ibu An-An di Cibodas Butuh Perhatian Serius

Kamis, 5 November 2026 - 15:18 WIB

Yudha Puja Turnawan Tinjau Kondisi Ibu An-An, Warga dengan Penghasilan 25 Ribu sehari Tinggal di Rumah Tak Layak Huni.

Minggu, 1 November 2026 - 21:35 WIB

Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian, Terima Kasih Nurdin Yana atas Dedikasi untuk Garut

Minggu, 1 November 2026 - 18:48 WIB

RDTR Garut: Ketika Kepastian Hukum Tata Ruang Terus Tertunda

Berita Terbaru