Tak Jauh dari Polres Garut, Dugaan Peredaran Obat Terlarang di balik Bengkel Tambal ban

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 03 Maret 2026 – Dugaan peredaran dan jual beli obat terlarang di wilayah Kabupaten Garut kembali menjadi sorotan publik. Ironisnya, aktivitas yang disebut-sebut telah berlangsung cukup lama itu berada tidak jauh dari Mapolres Garut.

 

Berdasarkan hasil pantauan media di lapangan, yang berlokasi di jalan Sudirman yang diduga menjadi tempat transaksi awalnya berkedok kios jajanan. Namun memasuki bulan Ramadan, aktivitas tersebut berpindah ke samping, tepatnya di area bengkel tambal ban. Para penjual diduga beroperasi di belakang kios tambal ban, dengan pola transaksi yang dinilai terselubung namun terorganisir.

 

Sejumlah warga sekitar mengaku resah. Mereka menilai praktik tersebut seolah-olah tidak tersentuh hukum, meskipun lokasinya berdekatan dengan kantor Kepolisian Resor Garut.

Baca Juga :  Perkuat Layanan Air Bersih, Bupati Garut Bahas Penetapan Modal Dasar PDAM Tirta Intan; Dirut Targetkan 70 Ribu Sambungan Rumah dan Tekan Kehilangan Air

 

“Ini sudah lama, bukan baru kemarin. Aneh saja kalau tidak terdeteksi. Lokasinya juga dekat dengan kantor polisi,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

 

Warga mempertanyakan keseriusan aparat dalam memberantas peredaran obat-obatan terlarang yang diduga bebas diperjualbelikan. Mereka menilai kondisi ini mencederai rasa keadilan masyarakat dan berpotensi merusak generasi muda.

 

“Kalau benar tidak tahu, bagaimana sistem pengawasannya? Kalau tahu tapi dibiarkan, itu lebih berbahaya,” kata warga lainnya dengan nada kecewa.

 

Situasi ini memunculkan persepsi di tengah masyarakat bahwa lokasi tersebut seolah “kebal hukum”. Padahal, peredaran obat terlarang bukan hanya persoalan pelanggaran hukum semata, tetapi juga ancaman serius terhadap kesehatan dan masa depan anak-anak muda di Garut.

Baca Juga :  Polres Garut Gencarkan Penindakan Premanisme: Enam Pelaku Diamankan dalam OPS Pekat 2 Lodaya 2025

 

Masyarakat mendesak aparat penegak hukum untuk tidak bersikap pasif. Mereka meminta dilakukan penyelidikan terbuka dan transparan guna memastikan ada atau tidaknya praktik ilegal tersebut.

 

“Jangan sampai masyarakat berasumsi aparat pura-pura tidak tahu. Kalau memang ingin membersihkan Garut dari narkoba dan obat terlarang, buktikan dengan tindakan nyata,” tegas seorang tokoh warga.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia terkait dugaan aktivitas tersebut.

 

Warga berharap aparat segera turun tangan, melakukan razia, dan mengusut tuntas dugaan peredaran obat terlarang itu tanpa pandang bulu. Sebab, hukum seharusnya berdiri tegak—bukan tumpul ke atas dan tajam ke bawah.

Berita Terkait

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok
Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif
Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Inovasi Garut Mulai Dilirik Daerah Lain, Split Payment Bapenda Jadi Perhatian Komisi III DPRD Kota Tangerang
Berita ini 173 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:39 WIB

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Senin, 21 September 2026 - 22:34 WIB

DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita

Senin, 21 September 2026 - 22:04 WIB

ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok

Senin, 21 September 2026 - 18:33 WIB

Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS

Berita Terbaru