4 Prajurit TNI Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

- Jurnalis

Kamis, 19 Maret 2026 - 02:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com – JAKARTA Dugaan keterlibatan empat prajurit Tentara Nasional Indonesia dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, menjadi sorotan nasional dan memicu perhatian luas publik.

Komandan Pusat Polisi Militer TNI, Yusri Nuryanto, menyampaikan bahwa keempat prajurit yang diduga terlibat telah diamankan dan saat ini menjalani penahanan di Pomdam Jaya. Namun, hingga kini pihaknya masih mendalami peran serta motif dari masing-masing terduga.

“Empat orang yang diduga tersangka telah diamankan terkait penganiayaan terhadap saudara Andrie Yunus. Saat ini kami masih mendalami motifnya,” ujar Yusri dalam konferensi pers di Mabes TNI, Rabu (18/3/2026).

Baca Juga :  Pemilik Kedai Soey's dan Biliard, Ir.H. Yussep Saepurohim : " Kami Suguhkan Tempat Nongkrong Asyik dengan Nuansa Unik"

Peristiwa penyiraman air keras tersebut terjadi pada Kamis (12/3/2026) malam di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Saat itu, korban baru saja menyelesaikan kegiatan rekaman siniar di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Menteng.

Akibat serangan tersebut, Andrie Yunus mengalami luka bakar serius pada sejumlah bagian tubuh, termasuk wajah, mata, dada, dan tangan. Berdasarkan keterangan medis dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, korban mengalami luka bakar sekitar 24 persen dan harus menjalani perawatan intensif.

Kasus ini memicu reaksi dari berbagai kalangan masyarakat sipil yang mendesak pengusutan secara transparan dan menyeluruh. Selain pelaku lapangan, publik juga mendorong agar aparat mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat atau menjadi dalang di balik peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Elf Pelat Merah Terguling di Sukabumi, Angkut Rombongan Staf Universitas Suryakancana Cianjur

Sementara itu, pihak TNI menegaskan komitmennya untuk menindak tegas anggotanya apabila terbukti bersalah sesuai dengan hukum yang berlaku. Proses penyelidikan terus berjalan guna memastikan seluruh fakta terungkap secara objektif.

Perkembangan kasus ini masih terus dipantau, seiring meningkatnya perhatian publik terhadap jaminan keamanan bagi aktivis serta penegakan hukum yang adil di Indonesia.

Berita Terkait

Generasi Muda Terancam, Sekjen ABAG Tedi Sutardi Pertanyakan Keseriusan APH, Soroti Ketidakhadiran Kapolres Garut: “Kami Tidak Akan Diam!”
Musda Golkar Garut di Persimpangan: Kader Murni, Diskresi, dan Taruhan Masa Depan Partai Beringin
Imam Al Fiqri Terpilih sebagai Ketua DPK GMNI STIE Yasa Anggana Garut, Siap Lanjutkan Estafet Perjuangan
ABAG Geruduk Pemkab Garut, Pertanyakan Keseriusan Lindungi Generasi Muda di Tengah Maraknya Peredaran Obat Keras Ilegal dan Miras, Desak APH Bongkar hingga ke Pemasok
Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Generasi Muda Terancam, Sekjen ABAG Tedi Sutardi Pertanyakan Keseriusan APH, Soroti Ketidakhadiran Kapolres Garut: “Kami Tidak Akan Diam!”

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Musda Golkar Garut di Persimpangan: Kader Murni, Diskresi, dan Taruhan Masa Depan Partai Beringin

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Imam Al Fiqri Terpilih sebagai Ketua DPK GMNI STIE Yasa Anggana Garut, Siap Lanjutkan Estafet Perjuangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:11 WIB

ABAG Geruduk Pemkab Garut, Pertanyakan Keseriusan Lindungi Generasi Muda di Tengah Maraknya Peredaran Obat Keras Ilegal dan Miras, Desak APH Bongkar hingga ke Pemasok

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Berita Terbaru