Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 08 Agustus 2026 – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut segera menerbitkan regulasi yang lebih kuat terkait penerapan jam malam bagi anak.

 

Ketua DPRD Kabupaten Garut, Aris Munandar, S.Pd., mengatakan regulasi tersebut diperlukan agar penerapan jam malam tidak hanya berlandaskan surat edaran, tetapi memiliki dasar hukum yang jelas.

 

Menurutnya, keberadaan regulasi tersebut penting sebagai pedoman bagi aparat dalam melakukan pengawasan terhadap aktivitas anak pada malam hari, termasuk ketika ditemukan anak-anak yang masih berada di luar rumah.

 

Aris menjelaskan, pembahasan mengenai regulasi jam malam anak mencuat setelah adanya usulan dari Kapolres Garut. Sebelumnya, Bupati Garut telah menerbitkan surat edaran yang mengatur pembatasan aktivitas anak pada malam hari.

 

Namun, menurut Aris, surat edaran dinilai belum cukup kuat untuk menjadi landasan hukum dalam melakukan tindakan apabila di lapangan ditemukan persoalan yang berkaitan dengan penerapan jam malam anak.

 

Karena itu, diperlukan regulasi yang lebih kuat dari pemerintah daerah, baik dalam bentuk Peraturan Bupati (Perbup) maupun Keputusan Bupati (Kepbup).

 

“Pak Kapolres mengajukan untuk perubahan jam anak malam. Karena dulu Pak Bupati baru mengeluarkan surat edaran terkait jam malam,” ujar Aris.

Baca Juga :  Tragedi Pesta Rakyat, Sebulan Berlalu Belum Ada Kepastian Hukum dari Polda Jabar

 

Ia menuturkan, Kapolres Garut telah meminta adanya regulasi yang dibuat oleh pemerintah daerah. DPRD Kabupaten Garut pun diminta memberikan dorongan agar aturan tersebut dapat segera direalisasikan.

 

“Pak Kapolres meminta ada regulasi yang dibuat oleh pemerintah daerah, baik itu Perbup atau Kepbup khususnya. Dan itu meminta dorongan dari DPRD, dan sudah menjadi pembicaraan dengan Pak Bupati,” katanya.

 

Jadi Landasan Aparat

 

Aris menegaskan, keberadaan regulasi tersebut penting agar aparat kepolisian memiliki landasan hukum yang jelas ketika menghadapi kejadian ataupun persoalan yang melibatkan anak-anak pada malam hari.

 

Menurutnya, aturan tersebut nantinya tidak semata-mata berkaitan dengan pembatasan aktivitas anak, tetapi juga menjadi bagian dari langkah preventif untuk memberikan perlindungan kepada anak.

 

“Jadi ketika ada kejadian ataupun permasalahan, Pak Kapolres ada dasar untuk menindak hal-hal seperti itu,” ungkapnya.

 

Dengan adanya aturan yang lebih jelas, Aris berharap pengawasan di lapangan dapat dilakukan secara terarah serta memiliki pijakan hukum yang dapat dipertanggungjawabkan.

 

Akan Direkomendasikan kepada Bupati

 

Mengenai waktu penerbitan regulasi, Aris mengatakan DPRD akan mendorong agar prosesnya dapat dilakukan secepat mungkin.

Baca Juga :  TPT Baru Sebulan Dibangun Ambruk, Proyek Aspirasi DPRD Disorot Warga

 

Ia menyatakan akan memberikan rekomendasi kepada Bupati Garut agar regulasi mengenai jam malam anak segera diterbitkan.

 

“Diusahakan secepatnya. Nanti saya juga akan merekomendasikan hal itu kepada Pak Bupati supaya Kepbup ataupun Perbup segera dikeluarkan,” tegas Aris.

 

Aris berharap regulasi tersebut nantinya dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, DPRD, orang tua, dan masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap aktivitas anak pada malam hari.

 

Penerapan jam malam, kata dia, diharapkan menjadi salah satu langkah preventif untuk mencegah anak-anak terlibat dalam aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan maupun masa depan mereka.

 

Di sisi lain, penerapan aturan tersebut juga perlu disertai sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat, khususnya para orang tua. Dengan demikian, kebijakan tersebut tidak hanya dipandang sebagai bentuk pembatasan, tetapi sebagai bagian dari upaya bersama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi anak.

 

Dengan adanya regulasi yang memiliki dasar hukum jelas, pengawasan terhadap anak pada malam hari di Kabupaten Garut diharapkan dapat berjalan lebih efektif sekaligus memperkuat upaya perlindungan anak di tengah dinamika sosial yang berkembang. (Hil)

Penulis : Hilman

Editor : Redaksi nusharianmedia

Berita Terkait

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok
Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif
Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Inovasi Garut Mulai Dilirik Daerah Lain, Split Payment Bapenda Jadi Perhatian Komisi III DPRD Kota Tangerang
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:39 WIB

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Senin, 21 September 2026 - 22:34 WIB

DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita

Senin, 21 September 2026 - 22:04 WIB

ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok

Senin, 21 September 2026 - 18:33 WIB

Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS

Berita Terbaru