Hasil Sidang Isbat: Kemenag Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026

- Jurnalis

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Nusaharianmedia.com JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan tersebut diambil dalam sidang isbat yang digelar di Jakarta pada Kamis (19/3/2026).

Sidang isbat dipimpin langsung oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, yang memaparkan hasil pemantauan hilal dari berbagai wilayah di Indonesia.

 

“Berdasarkan hasil pemantauan di 117 titik di seluruh Indonesia, hilal tidak terlihat. Dengan demikian, disepakati bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026,” ujar Nasaruddin dalam konferensi pers.

Baca Juga :  Pelantikan PC PMII Garut 2025–2026, Dorong Peran Intelektual Wujudkan Mimpi Garut Hebat

 

Dalam penetapan awal Syawal, pemerintah menggunakan metode hisab dan rukyat. Secara hisab, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia belum memenuhi kriteria visibilitas yang telah ditetapkan.

 

Kriteria tersebut mengacu pada standar MABIMS, yakni tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat. Namun, hasil pengamatan menunjukkan tinggi hilal berada pada rentang 0,91 hingga 3,13 derajat, dengan elongasi 4,54 hingga 6,10 derajat.

 

Anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag RI, Cecep Nurwendaya, menjelaskan bahwa tidak ada satu pun wilayah di Indonesia yang memenuhi kriteria tersebut.

Baca Juga :  Tiga Minggu Mangkrak, Aduan Dugaan Korupsi GOR Desa Tambaksari TA 2022 di Kejari Garut Tanpa Kejelasan

 

“Jika ada satu lokasi saja yang memenuhi kriteria, maka itu berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia. Namun faktanya, tidak ada yang memenuhi syarat,” jelasnya.

 

Sidang isbat turut dihadiri berbagai pihak, termasuk perwakilan duta besar negara sahabat serta sejumlah lembaga terkait seperti BMKG, BRIN, BIG, Observatorium Bosscha ITB, serta Planetarium Jakarta.

 

Dengan keputusan ini, umat Islam di Indonesia akan menyempurnakan ibadah puasa Ramadan selama 30 hari sebelum merayakan Idul Fitri secara serentak pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Berita Terkait

BRI Peduli Dorong Pemerataan Infrastruktur, Jalan Gang di Tasikmalaya Dibetonisasi
BRI Peduli Rampungkan Jalan Beton dan Penataan Lingkungan di Empat Wilayah Garut
Ade Burhanudin Soroti Pengelolaan PKBM, Anggaran Literasi Jadi Usulan
NGABLU Part 9 di Garut, Komunitas Mobil Yaris Bakpau Usung Semangat “Ngasuh Bareng Keluarga” di Kawasan Wisata Gunung Guntur
Forum TJSLP Dinilai Penting untuk Salurkan CSR bagi Warga Garut yang Tertimpa Musibah
Bukan Hanya Saat Pemilu, Kader PDI Perjuangan Hadir Bantu Warga Korban Kebakaran
Lola Nelria Oktavia Tegaskan Komitmen Perkuat NasDem Garut dan Kesejahteraan Masyarakat
H. Aten Munajat dan H. Aceng Malki Dorong Dialog Budaya Sunda
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:13 WIB

BRI Peduli Dorong Pemerataan Infrastruktur, Jalan Gang di Tasikmalaya Dibetonisasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:24 WIB

BRI Peduli Rampungkan Jalan Beton dan Penataan Lingkungan di Empat Wilayah Garut

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Ade Burhanudin Soroti Pengelolaan PKBM, Anggaran Literasi Jadi Usulan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:41 WIB

NGABLU Part 9 di Garut, Komunitas Mobil Yaris Bakpau Usung Semangat “Ngasuh Bareng Keluarga” di Kawasan Wisata Gunung Guntur

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Forum TJSLP Dinilai Penting untuk Salurkan CSR bagi Warga Garut yang Tertimpa Musibah

Berita Terbaru