Nusaharianmedia.com 21 April 2026 – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Garut yang dijadwalkan berlangsung pada 26 April 2026, sejumlah Pengurus Anak Cabang (PAC) mulai mempertanyakan kesiapan panitia pelaksana. Hingga H-4, struktur penting seperti Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) disebut belum juga terbentuk secara resmi.
Kondisi tersebut memicu kekhawatiran di kalangan PAC terkait kesiapan teknis dan administratif pelaksanaan Muscab. Mereka menilai keterlambatan pembentukan SC dan OC menjadi indikator lemahnya koordinasi dan perencanaan di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) DPC PPP Kabupaten Garut.
Ketua PAC PPP Karangpawitan menyampaikan kritiknya terhadap situasi tersebut. Ia mengaku heran dengan minimnya progres persiapan, padahal waktu pelaksanaan tinggal menghitung hari.
“Saya tidak tahu pola yang sedang berjalan ini seperti apa. Dalam beberapa kegiatan Muscab sebelumnya, biasanya sudah ada kejelasan teknis. Sekarang memang sudah ada Plt yang ditunjuk untuk bertanggung jawab, tapi sejauh ini perannya dalam persiapan Muscab belum terlihat jelas,” ujarnya.
Ia menegaskan, hingga 21 April 2026 belum ada kepastian terkait pembentukan panitia inti. Padahal, menurutnya, keberadaan SC dan OC merupakan unsur krusial dalam menentukan kelancaran agenda tersebut.
“Dengan agenda Muscab tanggal 26 April, seharusnya SC dan OC sudah terbentuk. Tapi sampai sekarang belum ada. Ini yang menjadi kekhawatiran kami, apakah Plt mampu melaksanakan Muscab dengan waktu yang sangat terbatas,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pihak PAC telah beberapa kali mempertanyakan hal ini melalui forum komunikasi internal, termasuk grup resmi partai. Namun, hingga kini belum ada jawaban pasti terkait waktu pembentukan SC dan OC.
“Padahal itu teknis paling utama. SC berperan besar dalam mengatur jalannya Muscab. Kalau belum terbentuk, bagaimana kegiatan bisa berjalan maksimal?” tegasnya.
Selain persoalan panitia, ketidakjelasan lokasi pelaksanaan juga menjadi sorotan. Menurutnya, kepastian tempat sangat penting agar seluruh PAC memiliki gambaran yang jelas terkait pelaksanaan Muscab.
Tak hanya itu, perubahan jadwal yang terjadi sebelumnya turut menimbulkan tanda tanya. Muscab yang semula direncanakan pada 18 April 2026, kemudian diundur menjadi 26 April 2026.
“Perubahan jadwal ini menimbulkan pertanyaan. Apakah ada kendala teknis atau faktor lain, kami juga tidak tahu. Tapi yang jelas, kondisi ini membuat kami bertanya-tanya,” ujarnya.
Sejumlah PAC lainnya juga menyuarakan hal serupa. Mereka berharap Plt DPC PPP Kabupaten Garut segera mengambil langkah konkret untuk memastikan seluruh perangkat Muscab terbentuk dan berjalan sesuai tugasnya, serta membuka informasi secara transparan kepada seluruh struktur partai.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Plt DPC PPP Kabupaten Garut belum memberikan keterangan resmi terkait belum terbentuknya SC dan OC Muscab.
Situasi ini menambah dinamika internal PPP Kabupaten Garut menjelang agenda penting tersebut, yang diharapkan dapat berjalan lancar dan menghasilkan kepemimpinan yang solid ke depan. (Hil)
Penulis : Hilman
Editor : Tim nusaharianmedia









