Tedi Sutardi: Jangan Tunggu Bumi Murka, Saatnya Warga Bangkit Menjaga Lingkungan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 14 April 2025 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Di tengah meningkatnya kerusakan lingkungan dan bencana yang makin sering terjadi, Ketua Perkumpulan Lingkungan Anak Bangsa (LIBAS), Tedi Sutardi, menyerukan pentingnya membangkitkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga alam sebelum semuanya terlambat.

Menurutnya, kondisi lingkungan saat ini sudah dalam titik yang mengkhawatirkan dan memerlukan aksi nyata, bukan sekadar wacana.

“Kita ini sudah hidup di tengah tanda-tanda kerusakan yang nyata. Sungai makin kotor, hutan makin gundul, udara semakin sesak. Ini bukan lagi isu global yang jauh dari kita ini nyata dan terjadi di lingkungan kita sendiri,” kata Tedi saat ditemui usai kegiatan penanaman pohon di kawasan Sub DAS Cimanuk, Garut, Senin (14/04/2025).

Tedi menekankan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau aktivis, melainkan tanggung jawab setiap warga negara. Ia menyoroti pentingnya membangun budaya sadar lingkungan sejak dari rumah, sekolah, hingga ruang-ruang publik lainnya.

“Jangan tunggu bumi murka, karena kalau sudah begitu, kita cuma bisa menyesal. Bencana alam bukan hanya peristiwa alam biasa, tetapi juga peringatan keras akibat kelalaian kita sendiri,” tegasnya.

Krisis yang Diciptakan Manusia
Menurut data internal LIBAS, dalam lima tahun terakhir telah terjadi peningkatan signifikan dalam kasus pencemaran sungai, penggundulan hutan, dan penyusutan lahan hijau di beberapa wilayah Kabupaten Garut.

Hal ini berbanding lurus dengan meningkatnya risiko bencana alam seperti banjir, longsor, dan kekeringan.
Tedi menyebut bahwa krisis lingkungan ini bukan semata-mata karena faktor alam, tapi lebih dominan disebabkan oleh ulah manusia yang rakus dan abai.

“Kita tebang hutan untuk kepentingan ekonomi sesaat, buang sampah sembarangan karena malas, padahal yang kita rusak adalah masa depan anak cucu sendiri,” ujarnya prihatin.

Gerakan Nyata Anak Bangsa

Melalui LIBAS, Tedi Sutardi dan timnya telah menjalankan berbagai inisiatif lingkungan, seperti program adopsi pohon, kampanye “Sekolah Ramah Alam”, hingga pelatihan pengelolaan sampah di tingkat desa.

Dalam kegiatan terbarunya,LIBAS bekerja sama dengan sejumlah komunitas pemuda dan sekolah untuk melakukan penghijauan di kawasan rawan longsor serta revitalisasi mata air yang mulai mengering.

“Kami ingin tunjukkan bahwa perubahan bisa dimulai dari langkah kecil, dari komunitas lokal. Tak perlu tunggu anggaran besar, yang penting ada kemauan dan kesadaran bersama,” kata Tedi.

Harapan dan Ajakan

Di akhir wawancaranya, Tedi Sutardi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berhenti saling menyalahkan dan mulai bertindak. Ia percaya bahwa dengan semangat gotong royong dan kesadaran yang kuat, kerusakan lingkungan masih bisa diperbaiki.

“Saya percaya, selama masih ada orang yang peduli, harapan itu tetap hidup. Tapi kita harus bergerak sekarang. Bukan besok, bukan nanti,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Jalan Rusak di Sukanegla Mulai Diperhatikan: PUPR Garut Telah Lakukan Survey, Warga Harap Tenang

Berita Terkait

Aliansi Mahasiswa Soroti Kekosongan Dirut PDAM Tirtawening, Desak Seleksi Transparan
Satkar Ulama Garut Resmi Dilantik, Tegaskan Komitmen Pengabdian dan Persatuan Umat
Alih Fungsi Lahan Tak Terkendali dan Minim RTH, Industri Leles Terancam Krisis Lingkungan
HMI Cabang Garut Serahkan Dua Policy Brief Strategis kepada Bupati, Soroti BUMD dan TJSLP
Paripurna LKPJ 2025, Fraksi Golkar Tekankan Pentingnya Pengelolaan Media Sosial dan Jaga Komunikasi 
Rapat Paripurna DPRD Garut Bahas LKPJ 2025, Fraksi Gerindra Soroti Kualitas Data hingga Arah Kebijakan
Gelar Pesona Budaya Garut 2026 dalam Perspektif Bahasa, Budaya, dan Pembangunan Daerah
Polemik Muscab PPP Garut: 35 PAC Tolak Lokasi di Pesantren Zawiyah, Soroti Netralitas dan Perizinan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 00:04 WIB

Aliansi Mahasiswa Soroti Kekosongan Dirut PDAM Tirtawening, Desak Seleksi Transparan

Rabu, 29 April 2026 - 20:06 WIB

Satkar Ulama Garut Resmi Dilantik, Tegaskan Komitmen Pengabdian dan Persatuan Umat

Selasa, 28 April 2026 - 22:05 WIB

Alih Fungsi Lahan Tak Terkendali dan Minim RTH, Industri Leles Terancam Krisis Lingkungan

Selasa, 28 April 2026 - 19:00 WIB

HMI Cabang Garut Serahkan Dua Policy Brief Strategis kepada Bupati, Soroti BUMD dan TJSLP

Selasa, 28 April 2026 - 18:38 WIB

Paripurna LKPJ 2025, Fraksi Golkar Tekankan Pentingnya Pengelolaan Media Sosial dan Jaga Komunikasi 

Berita Terbaru