Semangat Literasi di Sekolah Dasar: Mahasiswa PPG IPI Garut Bersama DISPUSIPDA Gelar WIB 2 di SDN 1 Sukamukti

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 14 April 2025 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Budaya literasi kembali digaungkan oleh Mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Prajabatan Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, yang berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DISPUSIPDA) Kabupaten Garut.

Melalui sebuah kegiatan bertajuk “Tumbuh Kreatif bersama WIB 2: Waktu Indonesia Berliterasi dan Berkarya,” para mahasiswa menghadirkan semangat baru dalam dunia pendidikan dasar.

Kegiatan ini digelar pada Sabtu, 12 April 2025, bertempat di SDN 1 Sukamukti, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Proyek Kepemimpinan Mahasiswa PPG Prajabatan yang secara khusus dirancang untuk mendorong peningkatan budaya literasi di lingkungan sekolah dasar.

Melalui pendekatan yang menyenangkan dan kreatif, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi jembatan dalam menanamkan kecintaan terhadap membaca dan menulis sejak dini.

Berbagai aktivitas edukatif dan interaktif mewarnai pelaksanaan program WIB 2 ini, mulai dari sesi mendongeng yang membangkitkan imajinasi, kegiatan membaca berdampak yang menstimulasi pemahaman dan refleksi, games literasi yang seru dan menantang, hingga layanan perpustakaan keliling dari DISPUSIPDA Garut yang menyediakan ratusan koleksi buku bacaan anak-anak.

Selain itu, mahasiswa juga menginisiasi pembuatan pojok baca di lingkungan sekolah untuk mendorong keberlanjutan semangat literasi.

Ketua pelaksana kegiatan, Nanan Nugraha, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar mengenalkan buku, tetapi juga bertujuan untuk membentuk kebiasaan berpikir kreatif dan kritis sejak usia dini.

“Kami ingin menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan dan bermakna. Literasi tidak harus kaku, justru bisa dikemas secara kreatif agar lebih dekat dengan dunia anak-anak,” ungkap Nanan.

Ia juga menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen mahasiswa PPG IPI Garut dalam menjawab tantangan pendidikan masa kini yang tidak hanya fokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada penguatan karakter, kreativitas, dan kolaborasi.

DISPUSIPDA Kabupaten Garut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Kehadiran mobil perpustakaan keliling menjadi salah satu daya tarik utama yang disambut antusias oleh para peserta didik.

Di sisi lain Anak-anak tampak begitu antusias membaca dan memilih buku-buku favorit mereka. Beberapa guru di SDN 1 Sukamukti pun mengungkapkan apresiasi dan harapan agar kegiatan semacam ini dapat dilakukan secara rutin dan menyentuh lebih banyak sekolah di wilayah Garut.

“Kami sangat senang dan terbantu dengan adanya kegiatan ini. Anak-anak terlihat sangat antusias dan ceria. Semoga ini bisa menjadi motivasi tambahan bagi mereka untuk lebih rajin membaca dan belajar,” ujar salah satu guru SDN 1 Sukamukti. Senin, (14/04/2025).

Tak hanya memberikan manfaat jangka pendek, program ini juga diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai penting dalam pembelajaran abad ke-21, seperti berpikir kritis, kolaboratif, dan literat.

Mahasiswa PPG IPI Garut ingin meninggalkan jejak yang nyata dalam dunia pendidikan melalui kegiatan-kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat, khususnya peserta didik sekolah dasar.

Dengan semangat kebersamaan dan sinergi antara mahasiswa dan lembaga pemerintah daerah, kegiatan “Waktu Indonesia Berliterasi dan Berkarya” ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi dapat menciptakan ekosistem literasi yang hidup dan dinamis di lingkungan pendidikan dasar.

Melalui program ini, diharapkan akan tumbuh generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap ilmu pengetahuan, kreatif dalam berkarya, serta tangguh dalam menghadapi tantangan zaman. (DIX)

Baca Juga :  Polsek Samarang Gencar Razia Miras dan Tertibkan Angkot

Berita Terkait

Generasi Muda Terancam, Sekjen ABAG Tedi Sutardi Pertanyakan Keseriusan APH, Soroti Ketidakhadiran Kapolres Garut: “Kami Tidak Akan Diam!”
Musda Golkar Garut di Persimpangan: Kader Murni, Diskresi, dan Taruhan Masa Depan Partai Beringin
Imam Al Fiqri Terpilih sebagai Ketua DPK GMNI STIE Yasa Anggana Garut, Siap Lanjutkan Estafet Perjuangan
ABAG Geruduk Pemkab Garut, Pertanyakan Keseriusan Lindungi Generasi Muda di Tengah Maraknya Peredaran Obat Keras Ilegal dan Miras, Desak APH Bongkar hingga ke Pemasok
Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Generasi Muda Terancam, Sekjen ABAG Tedi Sutardi Pertanyakan Keseriusan APH, Soroti Ketidakhadiran Kapolres Garut: “Kami Tidak Akan Diam!”

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Musda Golkar Garut di Persimpangan: Kader Murni, Diskresi, dan Taruhan Masa Depan Partai Beringin

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Imam Al Fiqri Terpilih sebagai Ketua DPK GMNI STIE Yasa Anggana Garut, Siap Lanjutkan Estafet Perjuangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:11 WIB

ABAG Geruduk Pemkab Garut, Pertanyakan Keseriusan Lindungi Generasi Muda di Tengah Maraknya Peredaran Obat Keras Ilegal dan Miras, Desak APH Bongkar hingga ke Pemasok

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Berita Terbaru