Polsek Cisurupan Gelar Aksi Bersih-Bersih Pasar Tradisional, Jawab Keluhan Soal Sampah Menumpuk

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 2 Mei 2025 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Menyikapi keluhan masyarakat terkait penumpukan sampah di Pasar Tradisional Cisurupan yang semakin mengkhawatirkan dalam beberapa hari terakhir, Polsek Cisurupan bersama berbagai elemen masyarakat menggelar kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan pasar, Jumat (02/05/2025). Kegiatan ini melibatkan unsur Forkopimcam, Dinas UPT Pasar Cisurupan, serta tokoh masyarakat setempat.

Aksi bersih-bersih ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung. Kapolsek Cisurupan, AKP Masrokan, memimpin langsung kegiatan tersebut didampingi sejumlah pejabat terkait, seperti Kasi Pemerintahan, Kasi Trantib, IWAPA, Kepala Dinas UPT Pasar Cisurupan, anggota Polsek, hingga perwakilan KUA Cisurupan.

“Kegiatan ini merupakan respons cepat kami terhadap laporan masyarakat yang mengeluhkan adanya tumpukan sampah yang sudah beberapa hari tidak terangkut. Bahkan, akibat kondisi itu, muncul belatung yang menyebar hingga ke area kios, tentunya sangat mengganggu kenyamanan dan kesehatan,” ujar AKP Masrokan di sela kegiatan.

Ia menambahkan, keberadaan pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat harus didukung oleh lingkungan yang bersih dan tertata. Jika dibiarkan, sampah yang menumpuk bukan hanya menimbulkan bau tak sedap, tetapi juga berpotensi menjadi sumber penyakit. Oleh karena itu, melalui kegiatan kerja bakti ini, diharapkan mampu mengurangi dampak negatif sampah yang berserakan sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif seluruh pihak terkait.

“Ini bukan sekadar kegiatan sekali bersih, tetapi juga momentum untuk mengingatkan kita semua, baik pengelola pasar, pedagang, maupun pengunjung, bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Jangan menunggu sampai terjadi kondisi darurat baru bergerak,” tegasnya.

Dalam kegiatan itu, para petugas dan relawan membersihkan area pasar mulai dari jalan utama, sela-sela kios, hingga tempat penampungan sampah. Sampah-sampah yang sudah menumpuk kemudian diangkut menggunakan armada yang disiapkan UPT Pasar.

Selain membersihkan sampah, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi kepada para pedagang agar lebih disiplin membuang sampah ke tempat yang telah disediakan. Pihak kepolisian dan pengelola pasar memberikan imbauan langsung ke kios-kios, mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan demi kelancaran usaha mereka sendiri.

Kepala UPT Pasar Cisurupan, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi inisiatif Polsek Cisurupan yang telah menginisiasi aksi bersih-bersih ini. Menurutnya, sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan pasar tradisional yang bersih dan nyaman.

“Selama ini kita terus berupaya meningkatkan layanan kebersihan, namun tetap memerlukan dukungan aktif dari semua pihak, terutama para pedagang untuk tertib dalam membuang sampah,” ujarnya.

Aksi kerja bakti ini pun mendapat sambutan positif dari para pedagang dan pengunjung pasar. Beberapa di antaranya berharap kegiatan serupa bisa rutin dilakukan agar kebersihan pasar tetap terjaga.

Di akhir kegiatan, Kapolsek Cisurupan menyampaikan harapannya agar kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Ia menegaskan perlunya keberlanjutan melalui penegakan aturan kebersihan di pasar dan meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.

“Semoga kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk bersama-sama menjaga pasar kita, supaya tetap layak, nyaman, dan sehat bagi semua,” pungkasnya. (Red)
Baca Juga :  Diduga Kisruh Pembagian Nasi Basi di Acara Tasyakur, Ketua Sundawani Kritik Pemkot Cimahi

Berita Terkait

“H. Aten Munajat Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas”
Hadiri Penyerahan LHP BPK, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Tegaskan Opini WTP Harus Berdampak pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Daerah
Diduga Toko Obat Ilegal Edarkan Tramadol dan Benzodiazepine, Warga Desak Aparat Bertindak
West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi
Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah
Forum Lintas OPD Bahas Optimalisasi Aset, Bapenda Garut Tekankan Aset Daerah Harus Bernilai Ekonomi dan Berdampak bagi Masyarakat
Sosialisasi Super Apps SAGARUT, Optimalkan Akses dan Satukan Layanan Publik dalam Satu Genggaman
TAK ADA ANGGARAN DI APBD 2026, PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT GARUT TERANCAM TERTUNDA, ANGGOTA KOMISI IV DPRD MINTA PEMKAB TERBUKA
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:01 WIB

“H. Aten Munajat Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas”

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:40 WIB

Hadiri Penyerahan LHP BPK, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Tegaskan Opini WTP Harus Berdampak pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Daerah

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:25 WIB

Diduga Toko Obat Ilegal Edarkan Tramadol dan Benzodiazepine, Warga Desak Aparat Bertindak

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:27 WIB

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:43 WIB

Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah

Berita Terbaru

Uncategorized

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Rabu, 10 Jun 2026 - 21:27 WIB