“Merawat Indonesia dari Desa”: Dialog Kerukunan Umat Beragama Jadi Fondasi Harmoni dan Ketahanan Sosial

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 9 Juli 2025 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Dalam upaya memperkokoh harmoni sosial di tengah masyarakat majemuk, Kantor Kementerian Agama menggelar kegiatan Dialog Kerukunan Intern Umat Beragama dengan tema

“Memperkuat Pertahanan dalam Bingkai Harmoni Beragama”.

Acara yang berlangsung di Gedung Kemenag ini dihadiri oleh penyuluh agama se-Kabupaten Garut dan perwakilan Korem, serta menghadirkan semangat kolaboratif lintas sektoral.

Kasi H. Aom Mukhtarom, M.Ag., dalam keterangannya kepada media, menegaskan bahwa forum dialog semacam ini bukan sekadar ajang diskusi, melainkan strategi nyata dalam membangun ketahanan sosial berbasis kerukunan.

“Kegiatan ini memberikan ruang untuk saling berbagi pengetahuan, meningkatkan komunikasi sosial, serta menumbuhkan semangat toleransi antarsesama umat beragama,” ungkap Mukhtarom.

Ia menekankan, perbedaan keyakinan bukan hambatan, tetapi kekayaan yang bisa dirajut menjadi kekuatan bangsa. Oleh karena itu, menurutnya, para tokoh agama dan pengurus ormas keagamaan memiliki peran vital sebagai penyampai pesan damai dan penguat nilai-nilai ukhuwah serta penerus kebijakan-kebijakan positif pemerintah di bidang agama.

Mukhtarom juga menyoroti pentingnya perspektif pertahanan nasional dalam membingkai harmoni keagamaan, terlebih di wilayah seperti Garut yang memiliki keragaman religius yang cukup tinggi.

“Kerukunan umat beragama tidak boleh hanya menjadi urusan para tokoh agama saja. Unsur pertahanan juga harus ikut ambil bagian, karena stabilitas bangsa sangat berkaitan erat dengan stabilitas sosial dan keagamaan,” katanya.

Ia pun berharap para penyuluh agama mampu bertransformasi menjadi agen perubahan yang tak hanya menguasai aspek keagamaan, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan dan ketahanan sosial.

Tujuan dari Dialog Kerukunan Umat Beragama
Meningkatkan pemahaman lintas agama Membantu individu mengenali ajaran dan nilai agama lain secara lebih objektif.

Mempererat hubungan antarumat beragama Membangun komunikasi yang sehat dan saling percaya antara komunitas yang berbeda keyakinan.

Menumbuhkan toleransi sosial Memperkuat budaya saling menghargai dan menghormati perbedaan.

Mencegah potensi konflik SARA

Menjadi media pencegahan gesekan sosial yang kerap berakar dari miskomunikasi atau prasangka.

Mendorong kolaborasi lintas sektor

Menciptakan kerja sama antar komunitas untuk kepentingan sosial, pendidikan, dan ekonomi.

Kenapa Dialog Ini Penting?
Mewujudkan masyarakat yang harmonis dan aman

Menguatkan persatuan di tengah keragaman Menjadi fondasi pembangunan berkelanjutan

Dialog ini bukan sekadar program seremonial, melainkan ikhtiar kolektif untuk menjaga Indonesia tetap utuh di tengah tantangan zaman.

Dari desa-desa hingga kota besar, semangat merawat kerukunan harus terus digaungkan karena harmoni adalah pertahanan terbaik bangsa. (MAN)
Baca Juga :  Kapolsek Caringin Ipda Indra Koncara Pimpin Langsung Giat KRYD Bersama Jajaran dari Forkopimcam

Berita Terkait

“H. Aten Munajat Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas”
Hadiri Penyerahan LHP BPK, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Tegaskan Opini WTP Harus Berdampak pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Daerah
Diduga Toko Obat Ilegal Edarkan Tramadol dan Benzodiazepine, Warga Desak Aparat Bertindak
West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi
Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah
Forum Lintas OPD Bahas Optimalisasi Aset, Bapenda Garut Tekankan Aset Daerah Harus Bernilai Ekonomi dan Berdampak bagi Masyarakat
Sosialisasi Super Apps SAGARUT, Optimalkan Akses dan Satukan Layanan Publik dalam Satu Genggaman
Etika dan Kedisiplinan ASN Disorot Saat Apel Rutin, Sejumlah Pegawai Terpantau Asyik Mengobrol dan Bermain Ponsel
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:01 WIB

“H. Aten Munajat Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas”

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:40 WIB

Hadiri Penyerahan LHP BPK, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Tegaskan Opini WTP Harus Berdampak pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Daerah

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:25 WIB

Diduga Toko Obat Ilegal Edarkan Tramadol dan Benzodiazepine, Warga Desak Aparat Bertindak

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:27 WIB

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:43 WIB

Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah

Berita Terbaru

Uncategorized

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Rabu, 10 Jun 2026 - 21:27 WIB