Aris Munandar Hadiri Mimbar Rakyat: DPRD Garut Buka Pintu untuk Aspirasi Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Juni 2025 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

Garut, Nusaharianmedia.com – Suasana semangat dan antusiasme mengiringi pelaksanaan Mimbar Bebas Panggung Rakyat yang digelar di halaman Gedung DPRD Garut, Selasa (10/06/2025).

Dalam kegiatan ini, Ketua DPRD Kabupaten Garut, Aris Munandar, S.Pd, hadir langsung di tengah-tengah warga sebagai bentuk dukungan terhadap kebebasan berekspresi dan ruang partisipasi publik.

Kegiatan yang digagas oleh berbagai elemen masyarakat sipil, seniman, aktivis, dan pemuda Garut ini menjadi jembatan komunikasi antara rakyat dan wakil rakyat. Tidak hanya menjadi ajang orasi, panggung ini juga diisi dengan pembacaan puisi, pertunjukan seni, dan diskusi terbuka tentang isu-isu lokal seperti lingkungan, pendidikan, kesejahteraan, dan dinamika politik daerah.

“Ini Demokrasi yang Hidup dan Nyata”

Aris Munandar, yang hadir mengenakan pakaian kasual, disambut hangat oleh para peserta. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Ini bukan acara biasa. Ini adalah demokrasi dalam bentuk yang hidup dan nyata. Saya mendukung penuh kegiatan seperti ini karena memberi ruang bagi suara-suara rakyat untuk didengar langsung,” ujar Aris yang disambut tepuk tangan meriah.

Ia menegaskan bahwa DPRD Garut terbuka terhadap kritik dan masukan, serta mengajak generasi muda untuk berani tampil dan menyuarakan pendapatnya di ruang-ruang publik, bukan hanya lewat media sosial.

Aspirasi Mengalir dari Panggung ke Parlemen

Sesi orasi bebas menjadi momen warga menyampaikan langsung keluhan dan harapan mereka. Dari harga kebutuhan pokok yang melonjak, kesulitan pupuk bagi petani, hingga ketimpangan pembangunan.

Seorang aktivis muda bernama Adres (32) menyampaikan harapannya agar DPRD benar-benar menjadi saluran suara rakyat.

“Kami ingin, kehadiran Pak Ketua DPRD di sini bukan hanya simbolik, tapi juga menjadi jembatan suara kami ke ruang-ruang pengambilan keputusan,” ungkapnya.

Aris merespons dengan menyatakan bahwa aspirasi tersebut akan menjadi catatan penting, termasuk dorongan untuk memperjuangkan hak guru honorer dan kelompok-kelompok profesi lain yang selama ini belum mendapatkan perhatian layak.

Menuju Tradisi Politik yang Mendengarkan

Dalam pernyataan kepada media, Aris Munandar menilai mimbar rakyat seperti ini perlu dijadikan kegiatan rutin yang bisa menyentuh lebih banyak wilayah di Garut.

“Politik seharusnya hadir di tengah rakyat, bukan di balik meja rapat. Forum seperti ini bisa menjadi budaya baru dalam demokrasi lokal,” tegasnya.

Ia juga membuka peluang kolaborasi antara DPRD dengan komunitas sipil untuk menggelar forum serupa di kecamatan-kecamatan.

Akhir yang Penuh Harapan

Acara ditutup dengan pembacaan puisi bertema perjuangan rakyat oleh peserta yang hadir serta pertunjukan musik akustik dari kelompok seni lokal. Meskipun tak semua persoalan terpecahkan hari itu, para peserta merasa puas karena didengar dan dilibatkan.

Bagi Aris Munandar, kehadirannya di Panggung Rakyat bukan sekadar bentuk simbolik, tetapi komitmen nyata untuk memperkuat hubungan antara rakyat dan wakilnya di parlemen.(DIX)
Baca Juga :  Sat Samapta Polres Garut Lakukan Pengamanan Perkebunan Teh PTPN

Berita Terkait

Kolaborasi Pemkab Garut melalui Sinergitas Bapenda, OJK, Perbankan, dan Pegadaian Jadi Strategi Baru Dongkrak PAD
‎Semarak HUT Bhayangkara Ke-80 di Garut, Atraksi Pocil dan Kejutan Danrem 062/Tarumanagara Perkuat Sinergi TNI-Polri
Saat Kritik Politik Memicu Polemik, Bung Kalam Ingatkan Pentingnya Fakta dan Etika Komunikasi: Jangan Campuradukkan Persoalan Politik dan Pemerintahan
Tiga Tokoh Menuju Kursi Ketua DPD Golkar Garut: Musda Jadi Pertarungan Politik Paling Bergengsi, Taruhkan Pengaruh, Prestise, dan Legitimasi
Musda Golkar Garut Makin Menghangat, AMPI Garut Resmi Dukung Abdusy Syakur Amin Pimpin DPD Partai Golkar sebagai Figur Pemersatu
HUT ke-48 AMPI, Garut Teguhkan Semangat Kekaryaan dan Komitmen Cetak Kader Muda Berkualitas untuk Negeri
Libur Panjang, Gunung Papandayan Jadi Magnet Wisatawan: Kawah, Hutan Mati, dan Edelweiss Memikat Pengunjung Luar Kota
GMNI Garut Teguhkan Semangat Bung Karno, Perkuat Nasionalisme, Ideologi Pancasila, dan Kepedulian Sosial
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:06 WIB

Kolaborasi Pemkab Garut melalui Sinergitas Bapenda, OJK, Perbankan, dan Pegadaian Jadi Strategi Baru Dongkrak PAD

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:19 WIB

‎Semarak HUT Bhayangkara Ke-80 di Garut, Atraksi Pocil dan Kejutan Danrem 062/Tarumanagara Perkuat Sinergi TNI-Polri

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Saat Kritik Politik Memicu Polemik, Bung Kalam Ingatkan Pentingnya Fakta dan Etika Komunikasi: Jangan Campuradukkan Persoalan Politik dan Pemerintahan

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:04 WIB

Tiga Tokoh Menuju Kursi Ketua DPD Golkar Garut: Musda Jadi Pertarungan Politik Paling Bergengsi, Taruhkan Pengaruh, Prestise, dan Legitimasi

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:19 WIB

Musda Golkar Garut Makin Menghangat, AMPI Garut Resmi Dukung Abdusy Syakur Amin Pimpin DPD Partai Golkar sebagai Figur Pemersatu

Berita Terbaru