Kolaborasi Pemkab Garut melalui Sinergitas Bapenda, OJK, Perbankan, dan Pegadaian Jadi Strategi Baru Dongkrak PAD

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com – Pemerintah Kabupaten Garut terus memperkuat upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sinergi lintas sektor. Salah satu langkah strategis diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Intensifikasi Pajak Daerah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan, dan pegadaian yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, di Aula Bank BJB Kantor Cabang Garut, Kamis (2/7/2026).

 

Dalam sambutannya, Nurdin Yana menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan industri jasa keuangan menjadi fondasi penting dalam membangun sistem yang saling menguntungkan, tanpa mengesampingkan kepentingan masyarakat maupun ketentuan yang berlaku.

 

“Ini merupakan proses yang harus segera kita lakukan untuk menjamin terjalinnya simbiosis yang berjalan sesuai dengan identifikasinya,” ujar Nurdin.

 

Ia juga mengapresiasi kehadiran para pimpinan OJK, perbankan, dan pegadaian yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, kondisi perekonomian Kabupaten Garut yang terus tumbuh harus diiringi dengan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas.

Baca Juga :  Dari SP-1 ke Meja Hijau: Sengketa Aset Teras Cimanuk Kian Panas, Syam Yousef Gugat Pemkab Garut

 

“Kami berharap kesepakatan ini dapat diimplementasikan dengan baik di Kabupaten Garut, tidak memberatkan pihak mana pun, tetap berpihak kepada masyarakat, serta mengedepankan norma dan aturan yang berlaku,” katanya.

 

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Garut, Ridzky Ridznurdin, menjelaskan bahwa rapat koordinasi tersebut menjadi forum strategis untuk memperluas basis pajak daerah, khususnya dari sektor jasa keuangan yang terus menunjukkan pertumbuhan positif.

 

Menurut Ridzky, Bapenda telah menyiapkan dua program prioritas dalam rangka meningkatkan kepatuhan wajib pajak daerah. Program pertama adalah optimalisasi pajak reklame bagi usaha gadai, terutama perusahaan gadai swasta yang dinilai memiliki potensi penerimaan pajak cukup besar melalui media promosi dan reklame yang digunakan.

 

Program kedua adalah mendorong kepemilikan Nomor Pokok Wajib Pajak Daerah (NPWPD) sebagai salah satu persyaratan administrasi bagi pelaku usaha yang mengajukan pembiayaan ke lembaga perbankan.

 

Ridzky berharap seluruh perbankan di Kabupaten Garut dapat berperan aktif mengedukasi sekaligus mendorong calon debitur, khususnya pelaku UMKM, agar memiliki NPWPD sebagai bentuk kepatuhan terhadap kewajiban pajak daerah.

Baca Juga :  Kinerja DPRD Garut Dipertanyakan, Eldy Supriadi Soroti Mandeknya Tata Tertib dan Kode Etik

 

“Selama ini masyarakat sudah mengenal NPWP sebagai kewajiban pajak pusat, seperti PPh dan PPN. Namun untuk pajak daerah, khususnya yang berkaitan dengan pajak restoran maupun hotel, terdapat NPWPD sebagai identitas wajib pajak daerah. Kami berharap dukungan perbankan untuk menyertakan sertifikat dari Bapenda bagi calon debitur maupun UMKM yang mengajukan kredit usaha,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, kebijakan tersebut bertujuan membangun kesadaran bahwa setiap pelaku usaha yang memperoleh akses pembiayaan juga memiliki tanggung jawab dalam mendukung pembangunan daerah melalui kepatuhan membayar pajak.

 

Melalui sinergi yang difasilitasi OJK sebagai regulator sektor jasa keuangan, Pemerintah Kabupaten Garut optimistis kolaborasi antara Bapenda, perbankan, dan pegadaian akan menjadi strategi baru yang efektif dalam meningkatkan PAD sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (Hil)

Berita Terkait

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok
Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif
Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Inovasi Garut Mulai Dilirik Daerah Lain, Split Payment Bapenda Jadi Perhatian Komisi III DPRD Kota Tangerang
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:39 WIB

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Senin, 21 September 2026 - 22:34 WIB

DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita

Senin, 21 September 2026 - 22:04 WIB

ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS

Jumat, 18 September 2026 - 20:25 WIB

Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink

Berita Terbaru