Program KDM Pemprov Jabar: Sistem Database Terintegrasi, Sekolah Mitra Dipastikan Tak Kekurangan Murid

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharaianmedia.com Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mendorong inovasi di sektor pendidikan melalui penerapan sistem berbasis data dalam program KDM yang kini mulai diimplementasikan di berbagai daerah.

Melalui program yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini, aliran data peserta didik dirancang mengalir secara terintegrasi ke dalam sistem yang terhubung langsung dengan sekolah-sekolah mitra.
Sistem ini memungkinkan database calon peserta didik tersalurkan secara otomatis sesuai dengan kebutuhan dan daya tampung masing-masing sekolah.

Baca Juga :  Konsolidasi Besar PDI Perjuangan Garut, H. Dony Maryadi Oekon Dorong Soliditas Kader, Targetkan Minimal Tujuh Kursi DPRD di Pemilu 2029

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berupaya memastikan distribusi siswa berjalan lebih merata dan tidak lagi terjadi ketimpangan antara sekolah yang kelebihan murid dengan yang kekurangan.

Program KDM dinilai menjadi solusi strategis dalam menjawab persoalan klasik dunia pendidikan, khususnya terkait pemerataan jumlah peserta didik di tiap satuan pendidikan.
Selain pemerataan, sistem ini juga diharapkan mampu meningkatkan transparansi dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Dengan data yang terintegrasi, peluang terjadinya praktik tidak transparan dapat ditekan, karena seluruh proses berbasis pada sistem yang terukur dan terdokumentasi.
Pemerintah menegaskan bahwa sekolah yang telah bekerja sama dalam program KDM akan mendapatkan distribusi siswa secara proporsional sesuai kapasitas yang dimiliki.

Baca Juga :  DPD PAKSI Garut Resmi Dilantik, Dorong Penyuluhan Hukum ke Masyarakat Desa

Hal ini menjadi jaminan bahwa tidak ada sekolah mitra yang akan mengalami kekurangan murid selama sistem berjalan dengan optimal.
Ke depan, implementasi program ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola pendidikan yang modern, efisien, serta berkeadilan di seluruh wilayah Jawa Barat.

Penulis : Eldy supriadi

Editor : Rizki abdul kohar

Berita Terkait

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
DPD KNPI Garut Kawal Hasil Musrenbang Pemuda 2027, Dorong BAPPEDA Wujudkan Kebijakan Pro Muda
Peredaran Obat Keras Ilegal Merambah Pedesaan, Aktivis Muda Pasirwangi Angling Kusumah, S.M., Desak APH Berantas Pengedar Tanpa Kompromi
Konsolidasi Besar PDI Perjuangan Garut, H. Dony Maryadi Oekon Dorong Soliditas Kader, Targetkan Minimal Tujuh Kursi DPRD di Pemilu 2029
Isu Setoran Tramadol Disebut Penggiringan Opini, Sejumlah Lembaga Desak APH Usut Tuntas Jaringan di Garut
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:41 WIB

DPD KNPI Garut Kawal Hasil Musrenbang Pemuda 2027, Dorong BAPPEDA Wujudkan Kebijakan Pro Muda

Berita Terbaru