Program KDM Pemprov Jabar: Sistem Database Terintegrasi, Sekolah Mitra Dipastikan Tak Kekurangan Murid

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharaianmedia.com Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mendorong inovasi di sektor pendidikan melalui penerapan sistem berbasis data dalam program KDM yang kini mulai diimplementasikan di berbagai daerah.

Melalui program yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini, aliran data peserta didik dirancang mengalir secara terintegrasi ke dalam sistem yang terhubung langsung dengan sekolah-sekolah mitra.
Sistem ini memungkinkan database calon peserta didik tersalurkan secara otomatis sesuai dengan kebutuhan dan daya tampung masing-masing sekolah.

Baca Juga :  Camat Karangpawitan Pimpin Upacara Hari Santri 2025: “Santri Bukan Batasan, Tapi Pijakan untuk Mengabdi”

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berupaya memastikan distribusi siswa berjalan lebih merata dan tidak lagi terjadi ketimpangan antara sekolah yang kelebihan murid dengan yang kekurangan.

Program KDM dinilai menjadi solusi strategis dalam menjawab persoalan klasik dunia pendidikan, khususnya terkait pemerataan jumlah peserta didik di tiap satuan pendidikan.
Selain pemerataan, sistem ini juga diharapkan mampu meningkatkan transparansi dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Dengan data yang terintegrasi, peluang terjadinya praktik tidak transparan dapat ditekan, karena seluruh proses berbasis pada sistem yang terukur dan terdokumentasi.
Pemerintah menegaskan bahwa sekolah yang telah bekerja sama dalam program KDM akan mendapatkan distribusi siswa secara proporsional sesuai kapasitas yang dimiliki.

Baca Juga :  HIPMI Garut Gelar Kongkow Bersama Ketua DPRD dan Lantik HIPMI Peduli, Dorong Sinergi Politik-Ekonomi Daerah

Hal ini menjadi jaminan bahwa tidak ada sekolah mitra yang akan mengalami kekurangan murid selama sistem berjalan dengan optimal.
Ke depan, implementasi program ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola pendidikan yang modern, efisien, serta berkeadilan di seluruh wilayah Jawa Barat.

Penulis : Eldy supriadi

Editor : Rizki abdul kohar

Berita Terkait

DPRD Garut Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Aris Munandar Serukan Kerja Nyata dan Pengabdian kepada Rakyat
Rp296 Miliar Anggaran Jalan Disorot, Diduga Terkonsentrasi di Wilayah Asal Kadis PUPR, Gerindra Murka
Lindungi Generasi Muda, Pemkab-Forkopimda Garut Terbitkan SE Obat Terlarang dan Perkuat Patroli Anak Mulai 21.00 WIB
Bupati Garut Dukung GUNTARA-GEMAS, Ketua BKPRMI Jabar Komitmen Bentuk Generasi Berakhlak Berbasis Masjid
Generasi Muda Terancam, Sekjen ABAG Tedi Sutardi Pertanyakan Keseriusan APH, Soroti Ketidakhadiran Kapolres Garut: “Kami Tidak Akan Diam!”
Imam Al Fiqri Terpilih sebagai Ketua DPK GMNI STIE Yasa Anggana Garut, Siap Lanjutkan Estafet Perjuangan
ABAG Geruduk Pemkab Garut, Pertanyakan Keseriusan Lindungi Generasi Muda di Tengah Maraknya Peredaran Obat Keras Ilegal dan Miras, Desak APH Bongkar hingga ke Pemasok
Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:08 WIB

DPRD Garut Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Aris Munandar Serukan Kerja Nyata dan Pengabdian kepada Rakyat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Rp296 Miliar Anggaran Jalan Disorot, Diduga Terkonsentrasi di Wilayah Asal Kadis PUPR, Gerindra Murka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:47 WIB

Lindungi Generasi Muda, Pemkab-Forkopimda Garut Terbitkan SE Obat Terlarang dan Perkuat Patroli Anak Mulai 21.00 WIB

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:36 WIB

Bupati Garut Dukung GUNTARA-GEMAS, Ketua BKPRMI Jabar Komitmen Bentuk Generasi Berakhlak Berbasis Masjid

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Generasi Muda Terancam, Sekjen ABAG Tedi Sutardi Pertanyakan Keseriusan APH, Soroti Ketidakhadiran Kapolres Garut: “Kami Tidak Akan Diam!”

Berita Terbaru