
Nusaharianmedia.com – Kabupaten Garut memastikan diri tampil pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Barat tahun 2025 yang akan berlangsung pada 15–29 September di Kota Bandung. Tahun ini, Garut mengirimkan atlet pada 16 cabang olahraga (cabor) dengan target menembus 10 besar.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Ade Hendarsyah, menyebutkan bahwa sebagian cabor melalui babak Pra-Popda Wilayah (Popwil), sementara cabor lainnya langsung bertanding di Popda sesuai aturan.
“Alhamdulillah, ada empat cabor yang berhasil lolos dari Popwil, yaitu basket putra, voli pasir, bulutangkis putra, serta tenis meja dan pencak silat di beberapa nomor,” ujar Ade, Selasa (9/9/2025).
Selain itu, sejumlah cabor beladiri seperti karate, taekwondo, gulat, tarung derajat, tinju, hingga senam dapat langsung berlaga di Popda tanpa melalui Popwil.
Ade menegaskan bahwa Garut menargetkan peningkatan prestasi dibanding Popda 2023. “Mudah-mudahan tahun ini kita bisa masuk 10 besar Jawa Barat. Memang tantangan cukup berat karena banyak atlet terbaik Jawa Barat terpusat di PPLP, tetapi pada saat Popda mereka kembali memperkuat daerah masing-masing,” jelasnya.
Dalam pelepasan kontingen oleh Bupati Garut, secara resmi 16 cabor diumumkan mewakili daerah. Meski begitu, beberapa cabor unggulan seperti sepak bola dan basket putri gagal melaju setelah terhenti di babak Popwil.
“Sepak bola kita belum bisa lolos karena di Popwil harus menghadapi tim kuat seperti Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. Seharusnya sistem kualifikasi tidak berbasis wilayah, melainkan dilakukan dengan drawing agar kesempatan tiap daerah lebih adil,” tegas Ade.
Meski demikian, ia tetap optimistis Garut bisa meraih medali emas dari cabor andalan. “Unggulan kita ada di tarung derajat dan pencak silat. Semoga bisa memberikan hasil terbaik bagi Garut,” pungkasnya. (Hil)









