Komisi II DPRD Garut Terima Audiensi GLMPK Bahas Persoalan GLMPK, BBWS, dan PT Jakarta Inti Land

- Jurnalis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 08 Oktober 2025 — Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut, yang dipimpin Asep Mulyana, S.E. dari Fraksi PPP, menerima audiensi dari Gerbang Literasi Masyarakat (GLMPK) terkait persoalan batas bangunan antara Ramayana dan Ciplaz Garut.

 

Dalam pertemuan tersebut turut dibahas keterlibatan PT Jakarta Inti Land (JIL) selaku pengelola kawasan, serta pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) yang memiliki kewenangan teknis dalam pengelolaan daerah aliran sungai di sekitar lokasi pembangunan.

 

Ketua GLMPK menyampaikan bahwa pihaknya menilai terdapat kejanggalan dalam batas bangunan antara Ramayana dan Ciplaz, yang diduga telah memasuki area yang seharusnya menjadi zona sempadan sungai. Oleh karena itu, GLMPK mendesak agar pemerintah daerah bersama DPRD segera melakukan peninjauan ulang terhadap perizinan bangunan di kawasan tersebut.

Baca Juga :  “Pemkab Garut dan PCNU Gelar Garut Bersholawat Menuju Garut Hebat, Gus Muwafiq Meriahkan Maulid Nabi & Hari Santri Nasional 2025”

 

Dalam kesempatan yang sama, PT Jakarta Inti Land (JIL) menyatakan kesediaannya untuk menutup area pembatasan yang menjadi sorotan publik. Penutupan tersebut akan dilakukan selama satu minggu ke depan, sesuai dengan kesepakatan yang dicapai dalam forum audiensi.

 

Komisi II DPRD Garut yang membidangi urusan ekonomi dan pembangunan menyatakan akan menindaklanjuti hasil audiensi ini dengan memanggil pihak-pihak terkait, termasuk BBWS, Dinas PUPR, dan PT JIL, guna memastikan kejelasan batas serta kepatuhan terhadap ketentuan tata ruang dan lingkungan.

Baca Juga :  GLMPK Bongkar Pelanggaran Lahan PT JIL di Sempadan Sungai Cimanuk, DPRD Turun Tangan

 

Kedua belah pihak juga sepakat untuk menyerahkan penyelesaian permasalahan ini kepada Pemerintah Kabupaten Garut, agar dapat menengahi dan mencari solusi terbaik secara adil dan proporsional.

 

Audiensi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju penyelesaian yang adil dan transparan, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan investor di wilayah pusat Kota Garut.

Berita Terkait

DPRD Jabar Tinjau SMAN 2 Gunung Putri Roboh, Aceng Malki Tekankan Pengawasan Proyek
Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda Matangkan Persiapan H+1 Milad ke-34, Perkuat Peran Sosial dan Dakwah
Aksi Curas Bermodus Batang Pisang di Jalan, Tiga Pemuda Sukaresmi Diamankan Tim Sancang
Beasiswa Menyusut di Tengah Biaya Naik, GMNI Nilai Akses Pendidikan Tinggi Kian Tidak Adil
Koordinator Hukum BPC PHRI Soroti Mandeknya Aturan Teknis CSR, Singgung Ketimpangan dengan Kontribusi PAD
Lepas PNS Purnabakti, Sekda Garut Minta ASN Maksimalkan Pelayanan hingga Pensiun
Forum Pemerhati Lingkungan Garut Kritik Absennya Bupati di Forum Audiensi Lingkungan
PB HMI Soroti Pertambangan Emas Garut, Kejelasan Peran PT Antam Dipertanyakan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 18:25 WIB

DPRD Jabar Tinjau SMAN 2 Gunung Putri Roboh, Aceng Malki Tekankan Pengawasan Proyek

Rabu, 4 Februari 2026 - 00:14 WIB

Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda Matangkan Persiapan H+1 Milad ke-34, Perkuat Peran Sosial dan Dakwah

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:52 WIB

Aksi Curas Bermodus Batang Pisang di Jalan, Tiga Pemuda Sukaresmi Diamankan Tim Sancang

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:39 WIB

Beasiswa Menyusut di Tengah Biaya Naik, GMNI Nilai Akses Pendidikan Tinggi Kian Tidak Adil

Senin, 2 Februari 2026 - 18:59 WIB

Koordinator Hukum BPC PHRI Soroti Mandeknya Aturan Teknis CSR, Singgung Ketimpangan dengan Kontribusi PAD

Berita Terbaru