HAKTP 2025: GMNI Garut Desak Pemda Perkuat Perlindungan Perempuan dari Kekerasan Digital

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com  10 Desember 2025 – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kabupaten Garut mendesak Pemerintah Daerah Garut untuk memperkuat langkah konkret dalam perlindungan perempuan, khususnya menjelang penutupan kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP) 2025.

HAKTP, yang berlangsung setiap tahun dari 25 November hingga 10 Desember, menjadi penanda berakhirnya kampanye yang mengangkat isu-isu kekerasan berlapis yang dihadapi perempuan di daerah, mulai dari ranah privat hingga dunia maya.
Antie Nurul Fauziah, Wakil Ketua Bidang Kesarinahan DPC GMNI Kabupaten Garut, menegaskan bahwa isu kekerasan terhadap perempuan di Garut memerlukan perhatian serius dan terintegrasi dari semua pihak.

“Urgensi perlindungan perempuan di Garut semakin mendesak. Kita melihat bahwa kekerasan terhadap perempuan tidak hanya terjadi di ruang domestik, tetapi kini meluas dengan ancaman serius di dunia digital, sejalan dengan tema global ‘UNITE to End Digital Violence against All Women and Girls’,” ujar Antie dalam keterangan persnya.

Baca Juga :  RKBM Wujudkan Kepedulian dengan Terapi Cinta untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Menurut Antie, GMNI Garut menyerukan agar semangat HAKTP diterjemahkan menjadi kebijakan dan aksi nyata sepanjang tahun, bukan hanya 16 hari.

Beberapa Poin Desakan GMNI Garut kepada Pemda Garut:
Penguatan Regulasi Lokal:
1. Mendorong Pemerintah Kabupaten Garut untuk mempercepat pembentukan regulasi atau peraturan daerah yang secara spesifik menjamin perlindungan korban kekerasan, termasuk kasus kekerasan berbasis gender online (KBGO).

2. Sinergi Layanan Terpadu: Memperkuat kolaborasi antara Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), kepolisian, dan lembaga masyarakat untuk penanganan kasus yang cepat, sensitif gender, dan tidak diskriminatif.

Baca Juga :  PT Mandraguna Pusaka Indonesia dan Pemkab Toli-Toli Kerja Sama Strategis untuk Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

3. Literasi Digital Marhaenis: GMNI Garut berkomitmen menjadi mitra pemerintah dalam mengedukasi masyarakat, terutama di tingkat desa, mengenai pencegahan kekerasan digital dan pentingnya Kesarinahan (penghormatan terhadap kemanusiaan) sebagai filosofi gerakan.

“Merujuk filosofi Marhaenisme, GMNI Garut berdiri di barisan terdepan untuk memastikan seluruh kaum Marhaen, khususnya perempuan Garut, dapat hidup tanpa rasa takut. Kita harus memastikan momentum HAKTP ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi komitmen abadi untuk mewujudkan Garut yang aman dan berkeadilan gender,” tutup Antie.

Berita Terkait

Berawal dari Bekas Luka di Leher, Aksi Bejat Oknum Guru Ponpes di Garut Akhirnya Terbongkar, BBHAR Dampingi Pelaporan
DPD PAKSI Garut Resmi Dilantik, Dorong Penyuluhan Hukum ke Masyarakat Desa
Bansos Garut Jadi Sorotan: Rumah Nyaris Roboh Tak Dapat Bantuan, Pemilik Mobil Justru Terdaftar Penerima
DKKG Garut Gelar Festival Pembudayaan Olah Raga Tradisional, Perkuat Pelestarian Budaya Lokal
Bidang ESDM PB HMI Gaungkan Pentingnya Geothermal untuk Masa Depan Energi Indonesia
Parkir Liar Jadi Sorotan, Dishub Garut Optimalkan Penataan dan Penegakan Aturan Tahun 2026
Paripurna DPRD Jabar, Yusuf Erwinsyah Pertanyakan Sejarah Milangkala Tatar Sunda dan Program Pendidikan Elitis
DPPKBPPPA Garut Perkuat Edukasi Perlindungan Anak demi Wujudkan Generasi Sehat dan Berkarakter
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:44 WIB

Berawal dari Bekas Luka di Leher, Aksi Bejat Oknum Guru Ponpes di Garut Akhirnya Terbongkar, BBHAR Dampingi Pelaporan

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:32 WIB

DPD PAKSI Garut Resmi Dilantik, Dorong Penyuluhan Hukum ke Masyarakat Desa

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:43 WIB

Bansos Garut Jadi Sorotan: Rumah Nyaris Roboh Tak Dapat Bantuan, Pemilik Mobil Justru Terdaftar Penerima

Kamis, 14 Mei 2026 - 01:41 WIB

Bidang ESDM PB HMI Gaungkan Pentingnya Geothermal untuk Masa Depan Energi Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:41 WIB

Parkir Liar Jadi Sorotan, Dishub Garut Optimalkan Penataan dan Penegakan Aturan Tahun 2026

Berita Terbaru

Uncategorized

Panen Jagung Kuartal II Digelar, Ayi Suryana Apresiasi Kapolres Garut

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:11 WIB

Uncategorized

Pemkab dan Kadin Garut Kolaborasi Percepat Legalitas UMKM

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:36 WIB