Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 21 September 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com — Ketua Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Kabupaten Garut, Kalamullah Apandi atau yang akrab disapa Bung Kalam, menyampaikan ucapan selamat kepada Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU, yang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Garut periode 2026–2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Garut, Minggu (20/9/2026).

 

Bung Kalam berharap kepemimpinan baru tersebut menjadi momentum bagi Partai Golkar Kabupaten Garut untuk memasuki fase baru yang lebih solid, modern, transformatif, dan semakin dekat dengan kepentingan masyarakat.

 

«“Saya mengucapkan selamat kepada Bapak Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU, atas amanah yang diberikan untuk memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Garut periode 2026–2031. Ini bukan hanya mandat organisasi, tetapi juga tanggung jawab besar untuk membawa Golkar Garut menghadapi perubahan zaman dan menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Bung Kalam.»

 

Menurut Bung Kalam, terpilihnya Abdusy Syakur Amin harus dimaknai sebagai awal dari proses konsolidasi yang lebih besar. Setelah seluruh dinamika Musda selesai, seluruh elemen Partai Golkar di Kabupaten Garut harus kembali bersatu dan bekerja dalam satu agenda organisasi.

 

“Musda sudah selesai. Sekarang saatnya seluruh kader kembali menjadi satu keluarga besar Partai Golkar. Tidak ada lagi sekat kelompok atau perbedaan pilihan. Yang harus kita bangun adalah soliditas organisasi dan kerja nyata untuk masyarakat,” katanya.

 

Golkar 2029 Harus Dipersiapkan Mulai Hari Ini

 

Bung Kalam menilai tantangan Partai Golkar ke depan tidak sederhana. Pemilu 2029 akan berlangsung dalam situasi demografi, teknologi informasi, serta perilaku pemilih yang terus berubah.

 

Karena itu, menurutnya, kemenangan politik tidak dapat hanya mengandalkan kekuatan struktur dan pengalaman masa lalu.

 

“Kalau kita berbicara tentang kemenangan Golkar pada Pemilu 2029, maka persiapannya tidak boleh dimulai pada 2029. Persiapannya harus dimulai hari ini,” tegasnya.

 

Bung Kalam menyebut hasil Pemilu 2024 dapat menjadi modal penting bagi Golkar Garut. Berdasarkan penetapan KPU Kabupaten Garut, Partai Golkar memperoleh 248.652 suara, berada di atas PKB dengan 222.339 suara dan Gerindra dengan 206.587 suara.

 

Namun, capaian tersebut menurutnya tidak boleh membuat partai terlena.

 

«“Data 2024 adalah modal, bukan alasan untuk berpuas diri. Justru dari data tersebut kita harus menyusun strategi baru, memperkuat struktur, memperluas basis kader dan membangun komunikasi politik yang sesuai dengan generasi pemilih masa depan,” ujarnya.»

 

Mendorong Target Minimal 16 Kursi DPRD

 

Bung Kalam juga mendorong agar kepemimpinan baru Partai Golkar Garut memiliki target politik yang terukur.

Baca Juga :  Dugaan Pengondisian Lelang Garut Market City, Oknum Dinas Indag Disorot, Pengusaha Lokal Desak Transparansi

 

Ia menyebut minimal 16 kursi DPRD Kabupaten Garut pada Pemilu 2029 sebagai salah satu target yang layak diperjuangkan melalui kerja organisasi yang terencana dan terukur.

 

“Target 16 kursi bukan sekadar angka. Itu harus diterjemahkan menjadi target kerja di setiap dapil, setiap kecamatan, bahkan sampai tingkat desa. Kita harus mengetahui berapa target suara yang dibutuhkan, bagaimana kekuatan struktur kita, siapa kader yang harus dipersiapkan, serta bagaimana strategi komunikasi kepada masyarakat,” jelas Bung Kalam.

 

Ia menambahkan, apabila jumlah penduduk Kabupaten Garut nantinya menembus lebih dari tiga juta jiwa, berdasarkan Pasal 191 UU Nomor 7 Tahun 2017, alokasi kursi DPRD kabupaten/kota berada pada angka 55 kursi, dibandingkan 50 kursi untuk kabupaten/kota dengan penduduk lebih dari satu juta hingga tiga juta jiwa.

 

Menurutnya, perkembangan demografi tersebut harus dibaca sebagai bagian dari perencanaan politik jangka menengah. Sementara kemungkinan perubahan jumlah dan konfigurasi daerah pemilihan harus menunggu penataan resmi sesuai ketentuan KPU.

 

Tiga Generasi Akan Menjadi Tantangan Politik Baru

 

Bung Kalam juga menyoroti perubahan komposisi pemilih.

 

Menurutnya, generasi Milenial dan Gen Z telah memiliki porsi yang besar dalam Pemilu 2024. Sementara pada Pemilu 2029, akan semakin banyak pemilih muda yang memasuki usia pemilih, termasuk bagian dari Generasi Alpha.

 

“Ini adalah perubahan besar. Mereka adalah generasi yang tumbuh bersama teknologi digital. Mereka mendapatkan informasi bukan hanya dari pertemuan tatap muka, tetapi juga dari media sosial, video pendek, podcast dan berbagai platform digital,” katanya.

 

Karena itu, ia mendorong Golkar Garut melakukan transformasi komunikasi politik.

 

“Golkar harus mampu berbicara dengan bahasa zamannya. Bukan berarti meninggalkan cara-cara konvensional, tetapi harus melengkapinya dengan kemampuan digital yang kuat,” ujarnya.

 

Menurut Bung Kalam, Partai Golkar membutuhkan kader-kader muda yang memahami komunikasi publik, teknologi, media sosial, ekonomi kreatif, kewirausahaan dan perkembangan masyarakat.

 

Perlu Regenerasi dan Penguatan Struktur

 

Selain transformasi digital, Bung Kalam menilai regenerasi harus menjadi agenda penting kepemimpinan Abdusy Syakur Amin.

 

Struktur partai di tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa harus diperkuat dengan kombinasi antara pengalaman para senior dan energi generasi muda.

 

«“Senior memiliki pengalaman dan sejarah perjuangan yang sangat penting. Anak muda memiliki energi, kreativitas dan kemampuan membaca perubahan. Keduanya tidak boleh dipertentangkan. Justru harus disatukan,” katanya.»

 

Ia berharap kepengurusan baru DPD Partai Golkar Kabupaten Garut dapat memberikan ruang yang proporsional kepada kader-kader muda yang memiliki kapasitas, integritas dan kemampuan organisasi.

Baca Juga :  Wujud Kepedulian Kepada Masyarakat di Bulan Suci Ramadhan, Polres Garut Bagikan Sembako di Kampung Lembang Saat

 

Politik Harus Menghasilkan Kerja Nyata

 

Bung Kalam juga menekankan pentingnya kontribusi kader Partai Golkar yang mendapatkan amanah di pemerintahan.

 

Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap partai pada akhirnya sangat dipengaruhi oleh kerja nyata para kader yang berada di lembaga pemerintahan.

 

“Politik tidak boleh berhenti pada kontestasi. Ketika kader mendapatkan amanah di pemerintahan, maka amanah tersebut harus diterjemahkan menjadi kebijakan dan pelayanan yang dirasakan masyarakat,” katanya.

 

Ia berharap pemerintahan daerah yang dipimpin kader Partai Golkar dapat terus memperkuat kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat, pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, pendidikan, kesehatan dan pembangunan daerah.

 

Bung Kalam: Saya Siap Berkontribusi

 

Bung Kalam yang dikenal sebagai salah satu kader Partai Golkar dan selama proses menuju Musda aktif menyampaikan gagasan mengenai penguatan dan pemenangan Abdusy Syakur Amin, mengatakan bahwa dirinya siap memberikan kontribusi pemikiran bagi Partai Golkar Garut.

 

Menurutnya, dukungan terhadap kepemimpinan baru tidak berhenti pada momentum Musda.

 

«“Saya ingin memberikan kontribusi pemikiran dan gagasan untuk bagaimana Golkar ke depan menjadi partai yang modern, transformatif dan benar-benar bekerja untuk kesejahteraan rakyat,” katanya.»

 

Ia menegaskan bahwa dirinya akan tetap menempatkan kepentingan organisasi dan masyarakat sebagai orientasi utama.

 

“Yang paling penting sekarang bukan siapa yang menang dalam proses Musda, tetapi bagaimana setelah Musda kita bekerja bersama. Karena tantangan kita jauh lebih besar. Kita harus membangun Golkar yang solid, modern, adaptif dan memiliki program yang nyata,” ujarnya.

 

Menuju Golkar Garut 2029

 

Bung Kalam menilai kepemimpinan Abdusy Syakur Amin memiliki kesempatan untuk membangun konsolidasi jangka panjang menuju Pemilu 2029.

 

Ia menyebut sedikitnya ada beberapa agenda yang harus segera dikerjakan: konsolidasi struktur, regenerasi kader, transformasi digital, penguatan komunikasi publik, pemetaan basis pemilih, serta peningkatan kerja nyata kader di tengah masyarakat.

 

“Kalau semua itu dilakukan secara konsisten, terukur dan berkelanjutan, maka target politik yang kita tetapkan dapat diperjuangkan secara serius,” katanya.

 

Ia kembali menyampaikan ucapan selamat kepada Abdusy Syakur Amin.

 

«“Selamat kepada Bapak Abdusy Syakur Amin. Selamat menjalankan amanah sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Garut periode 2026–2031. Semoga kepemimpinan ini membawa Golkar Garut semakin solid, modern, transformatif dan semakin dekat dengan rakyat.”»

 

Bung Kalam berharap seluruh kader dapat mengakhiri dinamika Musda dengan semangat persatuan dan memulai babak baru konsolidasi organisasi.

 

“Musda telah selesai. Sekarang waktunya bekerja. Dari konsolidasi hari ini, kita siapkan Golkar Garut menghadapi tantangan 2029,” pungkasnya.

Editor : Redaksi Nusaharianmedia

Berita Terkait

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Inovasi Garut Mulai Dilirik Daerah Lain, Split Payment Bapenda Jadi Perhatian Komisi III DPRD Kota Tangerang
Market Garut City Masuk Ranah Hukum, FMJK Laporkan PUPR Garut ke Kejaksaan, Perencanaan hingga Pelaksanaan Dipertanyakan
Tiang PLN di Tanah Warga, Pemindahan Diminta Rp5 Juta: LIBAS Desak PLN Tunjukkan Legalitas dan Dasar Tarif
Kepala Sekolah Definitif Minim, Disdik Garut Didesak Bertindak: Transparansi Mekanisme Seleksi dan Peran Pengawas Dipertanyakan
Ada Indikasi Benturan Perda? Ketua Pansus Raperda PKL Garut Desak SKPD Buka Dasar Hukum Pembangunan Pasar Baru
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:33 WIB

Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS

Jumat, 18 September 2026 - 20:25 WIB

Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink

Jumat, 18 September 2026 - 14:46 WIB

Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus

Jumat, 18 September 2026 - 14:32 WIB

Inovasi Garut Mulai Dilirik Daerah Lain, Split Payment Bapenda Jadi Perhatian Komisi III DPRD Kota Tangerang

Berita Terbaru