Mobil Baru di Tengah Krisis : Efisiensi Anggaran di Cimahi Dipertanyakan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 18 Maret 2025 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Oleh: Septian Anggi Suryana. ACIL Pemuda Cimahi)

Cimahi, Nusaharianmedia.com – Kebijakan efisiensi anggaran yang dicanangkan melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 seharusnya menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam mengelola keuangan secara bijak. Namun, keputusan Pemerintah Kota Cimahi untuk membeli mobil dinas baru bagi Wali Kota dan Wakil Wali Kota justru menimbulkan polemik.

Di bawah kepemimpinan Ngatiyana dan Adhitya, Pemkot Cimahi mengalokasikan Rp1,4 miliar untuk mobil dinas, setelah sebelumnya berencana menganggarkan Rp4,2 miliar untuk dua unit kendaraan. Meski disebut sebagai langkah efisiensi, kebijakan ini berbanding terbalik dengan daerah lain, seperti Kabupaten Bandung Barat, yang memilih mempertahankan kendaraan lama demi penghematan anggaran.

Ironisnya, hampir semua SKPD di Cimahi tahun ini memiliki anggaran sewa kendaraan dinas dengan nilai mencapai Rp167,4 juta per paket, termasuk di tingkat kecamatan yang seharusnya tidak memerlukan fasilitas tersebut. Sekretariat Daerah bahkan menganggarkan lebih dari Rp1 miliar untuk sewa kendaraan, sementara Sekretariat DPRD mengalokasikan Rp507,6 juta.

Di saat warga menghadapi dampak bencana banjir, tingginya angka pengangguran, dan lesunya investasi daerah, keputusan ini dinilai tidak peka terhadap kondisi masyarakat. Kebijakan anggaran seharusnya berorientasi pada kesejahteraan rakyat, bukan sekadar memenuhi kepentingan pejabat.

Sebagai pemimpin, Ngatiyana semestinya memberikan contoh pengelolaan anggaran yang lebih bijaksana. Seperti pepatah Sunda mengatakan, “Kudu seubeuh memeh dahar, kudu nepi memeh indit,” artinya berpikir matang sebelum bertindak. Efisiensi bukan sekadar pemangkasan anggaran, tetapi bagaimana dana digunakan untuk kepentingan yang benar-benar prioritas.

Baca Juga :  Tiga Pemuda Mabuk Diamankan Polisi Saat Nobar Persib di Alun-Alun Garut

Berita Terkait

DPRD Jabar Tinjau SMAN 2 Gunung Putri Roboh, Aceng Malki Tekankan Pengawasan Proyek
Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda Matangkan Persiapan H+1 Milad ke-34, Perkuat Peran Sosial dan Dakwah
Aksi Curas Bermodus Batang Pisang di Jalan, Tiga Pemuda Sukaresmi Diamankan Tim Sancang
Beasiswa Menyusut di Tengah Biaya Naik, GMNI Nilai Akses Pendidikan Tinggi Kian Tidak Adil
Koordinator Hukum BPC PHRI Soroti Mandeknya Aturan Teknis CSR, Singgung Ketimpangan dengan Kontribusi PAD
Lepas PNS Purnabakti, Sekda Garut Minta ASN Maksimalkan Pelayanan hingga Pensiun
Forum Pemerhati Lingkungan Garut Kritik Absennya Bupati di Forum Audiensi Lingkungan
PB HMI Soroti Pertambangan Emas Garut, Kejelasan Peran PT Antam Dipertanyakan
Berita ini 286 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 18:25 WIB

DPRD Jabar Tinjau SMAN 2 Gunung Putri Roboh, Aceng Malki Tekankan Pengawasan Proyek

Rabu, 4 Februari 2026 - 00:14 WIB

Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda Matangkan Persiapan H+1 Milad ke-34, Perkuat Peran Sosial dan Dakwah

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:52 WIB

Aksi Curas Bermodus Batang Pisang di Jalan, Tiga Pemuda Sukaresmi Diamankan Tim Sancang

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:39 WIB

Beasiswa Menyusut di Tengah Biaya Naik, GMNI Nilai Akses Pendidikan Tinggi Kian Tidak Adil

Senin, 2 Februari 2026 - 18:59 WIB

Koordinator Hukum BPC PHRI Soroti Mandeknya Aturan Teknis CSR, Singgung Ketimpangan dengan Kontribusi PAD

Berita Terbaru