Nusaharianmedia.com 27 Juni 2026 – Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kabupaten Garut menggelar kegiatan Orientasi dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) bertajuk “Akselerasi Peran Pemuda Menjawab Tantangan Pembangunan Daerah Menuju Garut Hebat”. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan visi, memperkuat kapasitas organisasi, serta merumuskan program kerja kepemudaan yang selaras dengan arah pembangunan Kabupaten Garut.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, serta jajaran pengurus DPD KNPI Kabupaten Garut. Bupati dan Wakil Bupati Garut diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Garut, Asep Mulyana, SIP., M.Si., yang hadir sekaligus menyampaikan sambutan pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Asep Mulyana mengajak seluruh elemen pemuda yang tergabung dalam KNPI untuk tidak hanya menjadi kelompok yang menyuarakan kritik, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Ia menegaskan bahwa Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut selalu membuka ruang kolaborasi bagi organisasi kepemudaan dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kami dari Dinas Pemuda dan Olahraga selalu terbuka bagi rekan-rekan pemuda. Silakan berdiskusi, berbagi gagasan, dan berkolaborasi. Kami siap mendukung setiap gerakan positif yang membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Asep, tantangan pembangunan saat ini tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut persoalan sosial, kemasyarakatan, hingga kemiskinan yang membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak anti terhadap kritik. Sebaliknya, kritik yang disampaikan secara konstruktif merupakan masukan berharga untuk memperbaiki kebijakan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Saya tidak pernah merasa terganggu dengan kritik dari para pemuda. Yang penting kritik itu bersifat konstruktif dan bertujuan untuk kemajuan Kabupaten Garut,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Asep turut menyoroti bonus demografi yang tengah dimiliki Indonesia, di mana sekitar 60 persen penduduk berada pada usia produktif. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan peluang besar untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 apabila mampu dikelola secara optimal.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi, mulai dari terbatasnya lapangan pekerjaan hingga minimnya kesempatan bagi pemuda untuk mengembangkan potensi diri. Karena itu, ia berharap dukungan anggaran terhadap program-program kepemudaan dapat terus ditingkatkan.
Asep menjelaskan bahwa Dispora Kabupaten Garut selama ini terus berupaya memberikan ruang bagi generasi muda melalui berbagai program pembinaan, salah satunya Program Pemuda Pelopor yang dalam pelaksanaannya turut melibatkan KNPI. Ia berharap semakin banyak pemuda Garut yang mampu menjadi pelopor perubahan dan mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.
“Kita jangan hanya menjadi penonton atau objek pembangunan. Pemuda harus menjadi pelaku utama dalam setiap aspek pembangunan,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Asep Mulyana menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, KNPI, organisasi kepemudaan, serta berbagai komunitas pemuda di Kabupaten Garut. Menurutnya, kolaborasi yang kuat akan melahirkan berbagai inovasi dan solusi nyata dalam menjawab tantangan pembangunan daerah.
“Saya siap berkolaborasi dengan KNPI dan seluruh organisasi kepemudaan. Mari kita bersama-sama membangun Garut melalui gerakan pemuda yang produktif, inovatif, dan mampu memberikan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat,” pungkasnya. (Hilman)
Penulis : Hilman
Editor : Redaksi nusharianmedia








