Penolakan Meledak! Isu yang terjadi Muscab PPP Garut Dituding “Pesanan”, Kader Geram

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 22 April 2026  – isu Menje ang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Garut, konflik internal kian memanas dan terbuka ke permukaan. Sejumlah Pimpinan Anak Cabang (PAC) melayangkan penolakan keras terhadap isu penetapan lokasi Muscab yang dinilai sarat kepentingan dan tidak netral.

Aroma pengondisian dalam penentuan lokasi semakin kuat tercium. Sejumlah kader menuding adanya skenario terselubung yang mengarah pada upaya memenangkan salah satu kandidat ketua. Lokasi yang ditunjuk bahkan disebut-sebut memiliki keterkaitan langsung dengan salah satu calon, memicu gelombang kecurigaan di internal partai.

Sholeh, kader PPP sekaligus Ketua PAC Karangpawitan, menjadi salah satu suara paling lantang. Ia menilai keputusan tersebut bukan sekadar persoalan teknis, melainkan ancaman serius terhadap integritas dan demokrasi partai.

Baca Juga :  Forum IKB Hisgar : Transformasi Santri untuk Garut yang Lebih Maju

 

“Ini bukan lagi soal lokasi. Ini soal kejujuran dan integritas. Kalau sejak awal sudah di-setting, lalu di mana ruang demokrasi di PPP?” tegasnya.

Ia juga mengingatkan panitia agar tidak bermain api dengan memaksakan lokasi yang dianggap tidak netral. Menurutnya, Muscab seharusnya menjadi ajang adu gagasan dan kompetisi sehat, bukan sekadar formalitas untuk mengesahkan skenario yang sudah disiapkan.

 

“Jangan jadikan Muscab ini panggung sandiwara. Kalau semua sudah dikunci dari awal, kader pasti akan melawan,” lanjutnya dengan nada tajam.

Gelombang penolakan disebut tidak hanya datang dari satu PAC. Beberapa PAC lain dikabarkan siap mengambil langkah serupa jika panitia tetap bersikeras mempertahankan lokasi tersebut. Situasi ini memperlihatkan retaknya soliditas internal PPP Garut yang semakin nyata.

Baca Juga :  PPRG Turun ke Jalan, Cukur Amal Jadi Wujud Kepedulian untuk Sumatra dan Aceh

 

Di tengah memanasnya situasi, panitia Muscab PPP Kabupaten Garut justru belum memberikan klarifikasi resmi. Sikap diam ini dinilai memperkeruh keadaan dan memperkuat dugaan adanya kepentingan tertentu yang tengah disembunyikan.

Desakan pun semakin keras: pindahkan lokasi Muscab ke tempat yang netral dan transparan, atau bersiap menghadapi gelombang perlawanan kader yang lebih besar.

 

Jika dibiarkan, konflik ini bukan hanya mengganggu jalannya Muscab, tetapi juga berpotensi merusak kepercayaan kader terhadap proses demokrasi di tubuh PPP itu sendiri.

Penulis : Hilman

Editor : Tim nusaharianmedia

Berita Terkait

Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah
Forum Lintas OPD Bahas Optimalisasi Aset, Bapenda Garut Tekankan Aset Daerah Harus Bernilai Ekonomi dan Berdampak bagi Masyarakat
Etika dan Kedisiplinan ASN Disorot Saat Apel Rutin, Sejumlah Pegawai Terpantau Asyik Mengobrol dan Bermain Ponsel
Satu Bumi, Satu Tindakan: Garut Gelar Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Beragam Aksi Nyata, DLH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Warga Atasi Krisis Sampah
Dugaan Kewajiban Lingkungan PT UNI Cibatu Jadi Sorotan, Forum Pemerhati Lingkungan Desak Transparansi RTH dan Dokumen Lingkungan
Ketua LIBAS Tedi Sutardi Geram, Desak Penindakan Tegas atas Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Garut: Jangan Hanya Formalitas dan Mengejar Popularitas
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Garut Dadan Wandiansyah Dukung Instruksi Partai, Fokus Perjuangkan Program Kerakyatan
Garut Bersiap Sambut Festival Qasidah se-Jawa Barat 2026, Ketua DPD LASQI Tegaskan Wadah Silaturahmi Seniman Islami dan Ajang Pelestarian Seni Budaya Islam
Berita ini 366 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:43 WIB

Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:27 WIB

Etika dan Kedisiplinan ASN Disorot Saat Apel Rutin, Sejumlah Pegawai Terpantau Asyik Mengobrol dan Bermain Ponsel

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:31 WIB

Satu Bumi, Satu Tindakan: Garut Gelar Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Beragam Aksi Nyata, DLH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Warga Atasi Krisis Sampah

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:55 WIB

Dugaan Kewajiban Lingkungan PT UNI Cibatu Jadi Sorotan, Forum Pemerhati Lingkungan Desak Transparansi RTH dan Dokumen Lingkungan

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:40 WIB

Ketua LIBAS Tedi Sutardi Geram, Desak Penindakan Tegas atas Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Garut: Jangan Hanya Formalitas dan Mengejar Popularitas

Berita Terbaru

Uncategorized

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Rabu, 10 Jun 2026 - 21:27 WIB