Polsek Wanaraja Lakukan Pengecekan Rumah Roboh Akibat Hujan Lebat

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 Januari 2025 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Sebuah peristiwa rumah ambruk terjadi di Kampung Cicapar Pasir, Desa Sukahurip, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, pada Kamis pagi sekitar pukul 02.30 WIB (16/01/2025).

tembok bagian dapur rumah milik Abdul Patah (48) roboh dengan panjang sekitar 7 meter dan tinggi 4 meter, Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Menurut keterangan pemilik rumah, Abdul Patah, saat kejadian ia dan keluarganya sedang terlelap tidur.

Tiba-tiba terdengar suara keras yang berasal dari bagian dapur, yang membuatnya segera terbangun dan membangunkan istrinya serta anak-anaknya.

Setelah memeriksa ke lokasi kejadian, ia mendapati tembok dapur bagian belakang rumah roboh akibat tergerus hujan deras yang mengguyur sejak sore hari sebelumnya.

Kapolsek Wanaraja AKP Abu Sono, S.H., M.H., mengatakan Curah hujan yang tinggi menyebabkan pondasi bagian dapur rumah terkikis dan akhirnya menyebabkan ambruknya tembok tersebut.

“Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian material yang dialami oleh korban diperkirakan mencapai Rp 30.000.000,-. Rumah yang dihuni oleh lima orang ini kini mengalami kerusakan yang cukup parah pada bagian dapur.” Tambahnya.

Polsek Wanaraja segera menanggapi laporan kejadian ini dengan melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengkoordinasikan dengan pihak terkait seperti Forkompincam, BPBD, serta Tagana untuk penanganan lebih lanjut.

“Pihak berwenang juga mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang dapat mempengaruhi kondisi bangunan, terutama yang memiliki pondasi atau struktur yang rentan terhadap erosi akibat hujan lebat.” Ujar Kapolsek Wanaraja. (DIX)

Baca Juga :  Tedi Sutardi : Kebijakan Lingkungan Garut Masih Jauh dari Prinsip Berkelanjutan

Berita Terkait

Dugaan Kerugian hingga Rp3 Miliar, Kuasa Hukum Pelapor Lakukan Langkah di Polres Garut
Adang Minta Kepastian Hukum atas Laporan yang Disampaikan
Eksekusi Pengosongan Tanah dan Bangunan di Pasawahan Garut Ditunda Sementara
Pak Dadang Laporkan Dugaan Penganiayaan ke Polres Garut, Minta Kasus Diusut Tuntas
Uus Saripudin Siap Membawa Perubahan Baru untuk Desa Mekarjaya pada Pilkades 2027
Dugaan Pencabulan Anak di Bayongbong Masuk Penanganan Polres Garut, Ricky Faisal Usman, S.H. Siap Kawal Kasus
Hampir 3 Tahun Menunggu, Pemuda Merah Putih Desak RSUD dr. Slamet Buka Terang Dugaan Malpraktik Salsabila
Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Dugaan Kerugian hingga Rp3 Miliar, Kuasa Hukum Pelapor Lakukan Langkah di Polres Garut

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Adang Minta Kepastian Hukum atas Laporan yang Disampaikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Eksekusi Pengosongan Tanah dan Bangunan di Pasawahan Garut Ditunda Sementara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Pak Dadang Laporkan Dugaan Penganiayaan ke Polres Garut, Minta Kasus Diusut Tuntas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Uus Saripudin Siap Membawa Perubahan Baru untuk Desa Mekarjaya pada Pilkades 2027

Berita Terbaru