Reses Masa Sidang II 2026, Asep Rahmat Tegaskan Pendidikan Tak Boleh Dikelola Setengah Hati

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 20 Januari 2026 — Persoalan ketimpangan bantuan pendidikan, buruknya sarana sekolah, serta ketidakpastian status guru honorer kembali mencuat dalam Reses Masa Sidang II Tahun 2026 Anggota DPRD Kabupaten Garut, Asep Rahmat, S.Pd, yang digelar di Gedung PGRI Kecamatan Malangbong.

 

Forum tersebut menjadi ruang terbuka bagi kepala sekolah dan guru untuk menyampaikan kondisi pendidikan yang dinilai tidak lagi bisa ditutup-tutupi.

Sejumlah kepala sekolah mengungkapkan bahwa ruang kelas yang rusak, toilet sekolah tidak layak, serta minimnya fasilitas pendukung pembelajaran sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa penanganan serius.

 

Kondisi ini dinilai mencerminkan lemahnya perencanaan dan pengawasan pembangunan pendidikan, khususnya di wilayah kecamatan.

Baca Juga :  Aris Munandar: Pancasila Harus Menjadi Roh Kehidupan Bangsa,Bukan Sekedar Seremoni Tahunan

Masalah guru honorer juga menjadi sorotan tajam. Masih banyak tenaga pendidik yang belum terverifikasi secara administratif, meski telah mengabdi cukup lama. Situasi ini menunjukkan adanya ketidakberesan dalam pendataan dan tata kelola sumber daya manusia pendidikan, yang berdampak langsung pada stabilitas proses belajar mengajar.

 

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi penopang kesehatan dan konsentrasi belajar siswa justru menuai kritik. Beberapa kepala sekolah menilai pelaksanaannya kurang disiplin, tidak konsisten, dan kualitas gizinya dipertanyakan, sehingga tujuan program dikhawatirkan tidak tercapai secara maksimal.

Hadirnya Kepala Bidang baru Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Ai Rohayati, S.Pd., M.Si., M.Pd, membuka fakta bahwa bantuan pendidikan selama ini belum sepenuhnya merata.

Baca Juga :  Sinergitas untuk Negeri: CV. Bumi Pasir Makmur, TNI, dan Kemenag Bersatu Wujudkan Kepedulian untuk Masyarakat Garut”

 

Sekolah yang telah berulang kali menerima bantuan akan dievaluasi, sementara sekolah yang belum tersentuh bantuan akan diprioritaskan, sebagai upaya memperbaiki ketimpangan yang terjadi.

Menanggapi hal tersebut, Asep Rahmat menegaskan bahwa reses tidak boleh berhenti sebagai agenda formalitas politik. Ia menyatakan akan membawa seluruh data lapangan ke DPRD untuk didorong menjadi kebijakan nyata, bukan sekadar laporan tahunan.

“Jika sekolah-sekolah masih bergulat dengan WC rusak, kelas tidak layak, dan guru honorer tanpa kepastian, maka ada yang salah dalam pengelolaan pendidikan. Reses ini harus menjadi alarm bagi pemerintah daerah untuk berbenah, bukan sekadar seremonial,” tegas Asep Rahmat.

Berita Terkait

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok
Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif
Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Inovasi Garut Mulai Dilirik Daerah Lain, Split Payment Bapenda Jadi Perhatian Komisi III DPRD Kota Tangerang
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:39 WIB

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Senin, 21 September 2026 - 22:34 WIB

DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita

Senin, 21 September 2026 - 22:04 WIB

ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok

Senin, 21 September 2026 - 18:33 WIB

Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS

Berita Terbaru