Orang Tua Siswa Protes Rencana Perpisahan TK Digelar di Hotel, Minta Disdik Garut Turun Tangan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 07 Mei 2026 – Sejumlah orang tua siswa Taman Kanak-Kanak (TK) Baiturohman 3 di Kabupaten Garut menyampaikan keberatan atas rencana kegiatan perpisahan yang akan digelar di sebuah hotel. Mereka menilai kebijakan tersebut membebani wali murid dan tidak sejalan dengan imbauan pemerintah terkait penyelenggaraan kegiatan sekolah.

Salah satu orang tua siswa mengungkapkan bahwa pihak sekolah menetapkan iuran sebesar Rp301 ribu per siswa untuk kegiatan perpisahan.

Dengan jumlah siswa mencapai 154 orang, dana yang terkumpul diperkirakan mencapai lebih dari Rp46 juta. Selain itu, khusus untuk siswa kelas B yang berjumlah sekitar 80 anak, masih dibebankan biaya tambahan sebesar Rp230 ribu untuk kebutuhan seperti ijazah, medali, serta dokumentasi foto.

Baca Juga :  Dana Desa Mekarjaya Disorot, Warga Pertanyakan Transparansi dan Dugaan Pemotongan Anggaran

“Total biaya yang harus dibayar orang tua kelas B bisa mencapai Rp530 ribu. Kami merasa ini cukup memberatkan, apalagi jika kegiatan hanya untuk perpisahan,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan perpisahan seharusnya bisa dilaksanakan secara sederhana di lingkungan sekolah yang dinilai memiliki halaman cukup luas dan memadai. Ia mempertanyakan alasan pihak sekolah yang memilih lokasi hotel dengan dalih efisiensi fasilitas seperti tenda dan pendingin ruangan.

“Kalau dananya sebesar itu, seharusnya sangat cukup untuk mengadakan acara di sekolah. Tidak harus di hotel,” tambahnya.

Baca Juga :  Milad ke-7 Bikers Subuh Akbar Garut: Wujudkan Sinergitas dan Kesantunan di Jalan Raya

Para orang tua juga menyinggung adanya aturan dari pemerintah daerah yang mengimbau agar kegiatan seperti piknik atau perpisahan tidak dilakukan secara berlebihan dan tidak memberatkan wali murid. Mereka berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Garut dapat meninjau kembali rencana tersebut dan memberikan arahan kepada pihak sekolah.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait keberatan yang disampaikan oleh orang tua siswa. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan.

Para wali murid berharap ada solusi terbaik agar kegiatan perpisahan tetap berjalan dengan sederhana, edukatif, dan tidak menimbulkan beban finansial yang berlebihan.

Editor : Redaksi Nusaharianmedia

Berita Terkait

FKDT Garut Buka Suara soal Dugaan Pungli, Biaya di Atas Rp25 Ribu Disebut Hasil Musyawarah Wali Murid
Hardiknas 2026: Ketua DPRD Garut Aris Munandar Pastikan Pengisian Kepala Sekolah Segera Tuntas
Cegah Cyberbullying, DPPKBPPPA Garut Gaungkan Bela Negara Digital dan Peran Orang Tua
Perkuat Perlindungan Anak, DPPKBPPPA Garut Edukasi Siswa SMP soal Bahaya Bullying dan Bijak Bermedia Sosial
Satkar Ulama Garut Resmi Dilantik, Tegaskan Komitmen Pengabdian dan Persatuan Umat
Paripurna LKPJ 2025, Fraksi Golkar Tekankan Pentingnya Pengelolaan Media Sosial dan Jaga Komunikasi 
Rapat Paripurna DPRD Garut Bahas LKPJ 2025, Fraksi Gerindra Soroti Kualitas Data hingga Arah Kebijakan
Percepat Pembangunan, TMMD ke-128 Bangun Jalan Desa dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Berita ini 194 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:08 WIB

Orang Tua Siswa Protes Rencana Perpisahan TK Digelar di Hotel, Minta Disdik Garut Turun Tangan

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:59 WIB

FKDT Garut Buka Suara soal Dugaan Pungli, Biaya di Atas Rp25 Ribu Disebut Hasil Musyawarah Wali Murid

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:24 WIB

Hardiknas 2026: Ketua DPRD Garut Aris Munandar Pastikan Pengisian Kepala Sekolah Segera Tuntas

Kamis, 30 April 2026 - 21:33 WIB

Cegah Cyberbullying, DPPKBPPPA Garut Gaungkan Bela Negara Digital dan Peran Orang Tua

Kamis, 30 April 2026 - 21:23 WIB

Perkuat Perlindungan Anak, DPPKBPPPA Garut Edukasi Siswa SMP soal Bahaya Bullying dan Bijak Bermedia Sosial

Berita Terbaru