Imbauan Tak Digubris, Pelat Merah Ikut Mudik? Kendaraan Dinas Terpantau Antre di Jalur Selatan Garut

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 23 Maret 2026 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 23 Maret 2026 – Sejumlah kendaraan berpelat merah atau kendaraan dinas milik pemerintah diduga digunakan untuk kepentingan mudik Lebaran. Kendaraan tersebut terpantau ikut mengantre di jalur selatan Kabupaten Garut bersama ribuan pemudik lainnya, sehingga memicu sorotan publik.

 

Pantauan di beberapa titik jalur selatan Garut saat puncak arus mudik menunjukkan kendaraan dinas bercampur dengan kendaraan pribadi. Bahkan, tidak sedikit yang ikut terjebak dalam kepadatan lalu lintas yang terjadi sejak pagi hingga malam hari.

 

Kondisi ini bertolak belakang dengan imbauan tegas yang sebelumnya disampaikan Bupati Garut. Seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan pejabat daerah diminta tidak menggunakan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk aktivitas mudik Lebaran. Kebijakan tersebut bertujuan menjaga integritas serta mencegah penyalahgunaan fasilitas negara.

Baca Juga :  Ketua KONI Subhan Rohmansyah Resmi Membuka Kejuaraan, Atlet Muda Siap Bertanding Di POPDA–Porprov

 

Namun di lapangan, indikasi pelanggaran justru mencuat. Kehadiran kendaraan dinas di jalur mudik menimbulkan pertanyaan serius terkait kedisiplinan dan kepatuhan aparatur terhadap instruksi pimpinan daerah.

 

Penggunaan kendaraan dinas di luar kepentingan tugas dinilai sebagai bentuk penyalahgunaan aset negara. Selain melanggar etika birokrasi, hal tersebut juga berpotensi mencederai kepercayaan publik terhadap pemerintah, terutama di tengah tuntutan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 

Sejumlah warga yang menyaksikan langsung situasi tersebut mengaku kecewa. Mereka menilai aturan yang telah ditetapkan seharusnya berlaku tanpa pengecualian.

 

“Kalau memang sudah dilarang, seharusnya ditaati. Jangan sampai aturan hanya berlaku untuk masyarakat, sementara pejabat bisa mengabaikannya,” ujar salah seorang pengguna jalan.

 

Pengamat kebijakan publik menilai, fenomena ini tidak bisa dianggap sepele. Selain berpotensi merusak citra pemerintah daerah, lemahnya pengawasan juga dinilai membuka ruang terjadinya pelanggaran serupa di masa mendatang. Diperlukan langkah konkret berupa penelusuran, klarifikasi, hingga pemberian sanksi tegas jika terbukti terjadi penyalahgunaan.

Baca Juga :  Polsek Pasirwangi Laksanakan Sambang dan Kerja Bakti di Desa Padaasih

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah terkait temuan kendaraan dinas di jalur mudik tersebut. Publik pun menunggu respons dan tindakan nyata dari otoritas terkait guna memastikan aturan ditegakkan secara adil dan transparan.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa keteladanan aparatur pemerintah sangat dibutuhkan, terutama dalam momen krusial seperti arus mudik Lebaran. Kepatuhan terhadap aturan bukan hanya soal disiplin, tetapi juga menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap integritas pemerintah. (**)

Berita Terkait

Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah
Forum Lintas OPD Bahas Optimalisasi Aset, Bapenda Garut Tekankan Aset Daerah Harus Bernilai Ekonomi dan Berdampak bagi Masyarakat
Etika dan Kedisiplinan ASN Disorot Saat Apel Rutin, Sejumlah Pegawai Terpantau Asyik Mengobrol dan Bermain Ponsel
Satu Bumi, Satu Tindakan: Garut Gelar Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Beragam Aksi Nyata, DLH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Warga Atasi Krisis Sampah
Dugaan Kewajiban Lingkungan PT UNI Cibatu Jadi Sorotan, Forum Pemerhati Lingkungan Desak Transparansi RTH dan Dokumen Lingkungan
Ketua LIBAS Tedi Sutardi Geram, Desak Penindakan Tegas atas Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Garut: Jangan Hanya Formalitas dan Mengejar Popularitas
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Garut Dadan Wandiansyah Dukung Instruksi Partai, Fokus Perjuangkan Program Kerakyatan
Garut Bersiap Sambut Festival Qasidah se-Jawa Barat 2026, Ketua DPD LASQI Tegaskan Wadah Silaturahmi Seniman Islami dan Ajang Pelestarian Seni Budaya Islam
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:43 WIB

Peduli Korban Kebakaran Banyuresmi, Yudha Puja Turnawan Dorong Sinergi CSR, Kemensos, dan Masyarakat untuk Pemulihan Rumah

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:27 WIB

Etika dan Kedisiplinan ASN Disorot Saat Apel Rutin, Sejumlah Pegawai Terpantau Asyik Mengobrol dan Bermain Ponsel

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:31 WIB

Satu Bumi, Satu Tindakan: Garut Gelar Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Beragam Aksi Nyata, DLH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Warga Atasi Krisis Sampah

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:55 WIB

Dugaan Kewajiban Lingkungan PT UNI Cibatu Jadi Sorotan, Forum Pemerhati Lingkungan Desak Transparansi RTH dan Dokumen Lingkungan

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:40 WIB

Ketua LIBAS Tedi Sutardi Geram, Desak Penindakan Tegas atas Dugaan Pelanggaran Lingkungan di Garut: Jangan Hanya Formalitas dan Mengejar Popularitas

Berita Terbaru

Uncategorized

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Rabu, 10 Jun 2026 - 21:27 WIB