Tiga Minggu Mangkrak, Aduan Dugaan Korupsi GOR Desa Tambaksari TA 2022 di Kejari Garut Tanpa Kejelasan

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com [11 Juli 2026] – Komitmen Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut dalam memberantas tindak pidana korupsi di tingkat desa dipertanyakan. Sudah tiga minggu berlalu sejak laporan resmi masyarakat terkait dugaan penyelewengan dana pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Desa Tambaksari, Kecamatan Leuwigoong, diserahkan, namun hingga kini pihak kejaksaan belum memberikan respons atau perkembangan penanganan perkara.

 

Laporan yang dilayangkan oleh Yunus, ketua Relawan Pemberdayaan Masyarakat Desa ini menyoroti alokasi Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2022 yang digunakan untuk pembangunan sarana fisik GOR, yang diduga kuat merugikan keuangan negara dan memicu keresahan di masyarakat.

 

Pelapor yang merupakan perwakilan masyarakat desa menyatakan kekecewaannya yang mendalam atas lambatnya respons dari aparat penegak hukum (APH).

“Kami datang secara resmi, membawa dokumen dan bukti permulaan yang cukup mengenai kejanggalan proyek GOR TA 2022 tersebut. Namun sudah tiga minggu berlalu, pihak Kejari Garut terkesan bungkam. Tidak ada transparansi, bahkan sekadar pemberitahuan saja apakah laporan kami ditindaklanjuti atau tidak, tidak ada”.

Baca Juga :  Nusaharianmedia.com Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H

 

Poin Utama Dugaan Penyelewengan Proyek GOR Tambaksari (TA 2022):

Masyarakat mendesak Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Garut untuk segera memeriksa fisik bangunan dan membongkar laporan pertanggungjawaban proyek tersebut berdasarkan indikasi berikut:

 

– Kondisi Bangunan Mangkrak. Adanya ketidaksesuaian nilai anggaran yang dikucurkan pada tahun 2022 dengan realisasi fisik GOR di lapangan yang dinilai jauh dari standar kelayakan.

– Dugaan Mark-Up Anggaran: Indikasi penggelembungan harga material dan biaya pengerjaan yang tidak rasional.

– Asas Manfaat yang Kabur: Proyek yang menggunakan dana rakyat tahun 2022 tersebut hingga kini tidak berfungsi optimal bagi masyarakat, sehingga terkesan menjadi proyek mubazir yang sarat kepentingan sepihak.

Baca Juga :  Parkir Semrawut di Depan Toko Besar, Disperindag dan Dishub Garut Disorot, PKL Ditertibkan Toko Tanpa Fasilitas Parkir Dibiarkan

– Mendesak Profesionalisme Kejari Garut

 

Masyarakat mendesak Kepala Kejaksaan Negeri Garut untuk bertindak profesional, akuntabel, dan tanpa tebang pilih. Lambatnya respons selama tiga minggu ini dikhawatirkan memberi ruang bagi pihak-pihak yang terlibat untuk mengaburkan fakta atau merekayasa dokumen laporan pertanggungjawaban di tingkat desa.

 

“Jika dalam waktu dekat Kejari Garut tetap tidak memberikan progres atau kejelasan hukum terkait dugaan korupsi GOR Desa Tambaksari ini, kami bersama elemen masyarakat sipil tidak akan tinggal diam. Kami akan membawa persoalan dan kelambatan pelayanan publik ini ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat dan Ombudsman,”. (Red)

 

Berita Terkait

BRI Peduli Dorong Pemerataan Infrastruktur, Jalan Gang di Tasikmalaya Dibetonisasi
BRI Peduli Rampungkan Jalan Beton dan Penataan Lingkungan di Empat Wilayah Garut
Ade Burhanudin Soroti Pengelolaan PKBM, Anggaran Literasi Jadi Usulan
NGABLU Part 9 di Garut, Komunitas Mobil Yaris Bakpau Usung Semangat “Ngasuh Bareng Keluarga” di Kawasan Wisata Gunung Guntur
Forum TJSLP Dinilai Penting untuk Salurkan CSR bagi Warga Garut yang Tertimpa Musibah
Bukan Hanya Saat Pemilu, Kader PDI Perjuangan Hadir Bantu Warga Korban Kebakaran
Lola Nelria Oktavia Tegaskan Komitmen Perkuat NasDem Garut dan Kesejahteraan Masyarakat
Eksekusi Pengosongan Tanah dan Bangunan di Pasawahan Garut Ditunda Sementara
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:13 WIB

BRI Peduli Dorong Pemerataan Infrastruktur, Jalan Gang di Tasikmalaya Dibetonisasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:24 WIB

BRI Peduli Rampungkan Jalan Beton dan Penataan Lingkungan di Empat Wilayah Garut

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Ade Burhanudin Soroti Pengelolaan PKBM, Anggaran Literasi Jadi Usulan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:41 WIB

NGABLU Part 9 di Garut, Komunitas Mobil Yaris Bakpau Usung Semangat “Ngasuh Bareng Keluarga” di Kawasan Wisata Gunung Guntur

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Forum TJSLP Dinilai Penting untuk Salurkan CSR bagi Warga Garut yang Tertimpa Musibah

Berita Terbaru