Nusaharianmedia.com 27 Juli 2026 – Pelepasan Kontingen Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Garut menuju Jambore Nasional menjadi momentum penting dalam menyiapkan generasi muda yang berkarakter, tangguh, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Para peserta diharapkan mampu membawa nama baik Kabupaten Garut sekaligus menjadi calon pemimpin masa depan yang berintegritas.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Garut tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut Ayi Suryana, S.E., bersama H. Subhan Fahmi, S.IP. Turut hadir Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Garut Drs. Ade Hendarsyah, M.Si., yang memberikan arahan sekaligus secara resmi melepas kontingen menuju Jambore Nasional.
Pelepasan ini menjadi bagian dari rangkaian Training Center (TC) sebagai pembekalan terakhir sebelum para peserta berangkat mengikuti Jambore Nasional yang akan diikuti sekitar 15 ribu Pramuka dari seluruh Indonesia. Selain mempersiapkan kemampuan teknis, kegiatan tersebut juga memperkuat nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, serta kepedulian sosial yang menjadi dasar pendidikan kepramukaan.
Dalam sambutannya, Ayi Suryana menegaskan bahwa para peserta merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Garut yang mendapat amanah membawa nama daerah di tingkat nasional. Karena itu, ia meminta seluruh peserta memanfaatkan kesempatan langka tersebut dengan sebaik-baiknya.
«”Kurang lebih ada 15 ribu peserta dari seluruh Indonesia. Ini akan menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi adik-adik untuk melatih mental, melatih kedewasaan, dan juga melatih kepemimpinan agar menjadi lebih baik di masa yang akan datang,” ujar Ayi Suryana.»
Menurutnya, Jambore Nasional bukan sekadar ajang perkemahan, melainkan ruang pembelajaran yang mampu membentuk karakter generasi muda. Interaksi dengan peserta dari berbagai daerah akan memperluas wawasan, mempererat persaudaraan, sekaligus memperkuat semangat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ayi juga mengingatkan bahwa Jambore Nasional merupakan agenda empat tahunan yang tidak semua anggota Pramuka berkesempatan mengikutinya. Oleh sebab itu, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk menimba pengalaman, membangun jejaring persahabatan, sekaligus memperkenalkan potensi dan budaya Kabupaten Garut kepada peserta dari seluruh Indonesia.
«”Saya berharap keberangkatan ini menjadi motivasi bagi mereka dan menjadi sejarah dalam perjalanan hidup mereka karena kegiatan ini berlangsung empat tahun sekali,” katanya.»
Suasana pelepasan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Mengingat sebagian besar peserta masih duduk di bangku kelas VII SMP, Ayi memilih menyampaikan motivasi dengan pendekatan yang santai dan komunikatif. Menurutnya, rasa percaya diri dan keberanian merupakan bekal utama bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan.
«”Kita ingin suasananya cair, tidak tegang. Mereka masih adik-adik yang sedang belajar. Yang paling penting adalah menumbuhkan keberanian dalam diri mereka. Ketika melakukan sesuatu, jangan takut dan jangan ragu. Keberanian adalah modal utama untuk berkembang,” ungkapnya.»
Lebih lanjut, Ayi Suryana menegaskan komitmen DPRD Kabupaten Garut untuk terus mendukung pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka. Dukungan tersebut, kata dia, tidak berhenti pada seremoni pelepasan, tetapi juga diwujudkan melalui koordinasi berkelanjutan dengan Kwarcab Garut selama pelaksanaan Jambore Nasional.
«”Kami akan terus berkoordinasi dengan Kwarcab. Jika nanti ada undangan atau kesempatan, tentu kami ingin berkunjung ke lokasi untuk melihat langsung, memberikan motivasi kembali kepada adik-adik, sekaligus memastikan kegiatan berjalan dengan baik,” jelasnya.»
Sementara itu, jajaran Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Garut menyampaikan apresiasi atas dukungan DPRD Kabupaten Garut terhadap pembinaan generasi muda. Kehadiran pimpinan DPRD dinilai menjadi penyemangat sekaligus bukti nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap pembangunan karakter generasi muda.
Keikutsertaan Kontingen Kwarcab Garut dalam Jambore Nasional diharapkan tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga melahirkan generasi muda yang disiplin, tangguh, berjiwa sosial, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Pengalaman selama mengikuti Jambore diyakini akan menjadi bekal berharga dalam membentuk kepemimpinan, memperkuat kepedulian sosial, dan menumbuhkan rasa cinta tanah air.
Sebagai wadah pendidikan karakter, Gerakan Pramuka terus berperan strategis dalam menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, gotong royong, kemandirian, serta semangat pengabdian kepada masyarakat. Dengan dukungan pemerintah daerah, DPRD, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan lahir generasi muda Kabupaten Garut yang siap menjadi pemimpin masa depan dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah maupun Indonesia. (Hil)
Penulis : Hilman
Editor : Redaksi nusharianmedia









