GARUT, Nusaharianmedia.com — Perebutan posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut mulai memasuki tahap penting. Pemerintah Kabupaten Garut telah memetakan sembilan aparatur sipil negara (ASN) internal yang dinilai memiliki kinerja dan potensi untuk mengikuti proses seleksi.
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin memastikan proses pengisian jabatan Sekda kali ini menggunakan pendekatan manajemen talenta. Sistem tersebut memanfaatkan pemetaan melalui matriks 9 Box, yang menilai kombinasi antara kinerja dan potensi seorang ASN.
Melalui mekanisme tersebut, kandidat yang masuk dalam kategori tertentu akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti tahapan seleksi. Pemkab Garut memprioritaskan ASN yang berada pada level 8 dan 9 dalam pemetaan tersebut.
Kebijakan ini sekaligus menunjukkan bahwa proses seleksi diarahkan kepada aparatur yang telah berada di lingkungan Pemkab Garut. Dengan demikian, peluang bagi pejabat dari luar daerah untuk masuk dalam bursa calon Sekda menjadi tertutup.
Syakur menjelaskan, penggunaan manajemen talenta merupakan bagian dari upaya memberikan ruang pengembangan karier bagi ASN yang selama ini telah bekerja di lingkungan pemerintahan daerah.
Menurutnya, jabatan Sekda merupakan salah satu jenjang karier tertinggi bagi seorang aparatur sipil negara. Karena itu, proses pengisian jabatan tersebut dinilai perlu mempertimbangkan rekam kinerja dan potensi ASN yang sudah berada di internal pemerintahan.
Meski jumlah kandidat sudah diketahui, pemerintah daerah belum mengumumkan identitas sembilan ASN tersebut kepada publik. Bupati menyebut para kandidat masih menjalani proses sehingga nama-namanya belum dapat disampaikan.
Setelah tahap pemetaan, proses berikutnya akan melibatkan Panitia Seleksi (Pansel). Tim tersebut nantinya memiliki tugas menilai berbagai aspek calon, mulai dari rekam jejak, kompetensi teknis hingga kemampuan kepemimpinan.
Tahapan ini menjadi bagian penting untuk menentukan siapa yang paling memenuhi persyaratan dan memiliki kapasitas untuk menduduki posisi Sekda Garut.
Publik pun kini masih menunggu siapa saja sembilan ASN yang masuk dalam daftar tersebut. Kerahasiaan nama kandidat membuat bursa calon Sekda Garut menjadi perhatian, terutama terkait sosok yang nantinya dinilai paling layak memimpin sekaligus mengoordinasikan roda birokrasi Pemerintah Kabupaten Garut.
Dengan mekanisme manajemen talenta yang digunakan, hasil akhir seleksi diharapkan tidak hanya mempertimbangkan kedekatan maupun senioritas, tetapi benar-benar mengedepankan kompetensi, rekam kinerja, integritas dan kemampuan kepemimpinan.
Nusaharianmedia.com akan terus mengikuti perkembangan proses seleksi Sekda Garut dan mengabarkan informasi terbaru kepada masyarakat.









