Nusaharianmedia.com – Dukungan terhadap Bupati Garut, Dr. Ir. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., Ipu,. sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Garut semakin menguat. Sebanyak 28 Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar bersama organisasi pendiri dan organisasi sayap Partai Golkar (ORSAMENDI) secara terbuka menyatukan dukungan kepada Abdusy Syakur.
Deklarasi tersebut berlangsung di Cahaya Villa, Kabupaten Garut, Senin, 31 Agustus 2026, dan menjadi salah satu sinyal politik penting menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Garut.
Momentum deklarasi ini juga berlangsung setelah adanya diskresi dari DPP Partai Golkar yang disebut menjadi salah satu perkembangan penting dalam dinamika pencalonan Ketua DPD Golkar Kabupaten Garut.
Dengan dukungan 28 PK yang merupakan struktur Partai Golkar di tingkat kecamatan, ditambah dukungan dari ORSAMENDI, posisi Abdusy Syakur sebagai salah satu kandidat Ketua DPD Golkar Kabupaten Garut semakin mendapatkan penguatan dari berbagai elemen internal partai.
Sejumlah ORSAMENDI yang turut menyatakan dukungan di antaranya PDK Kosgoro 1957, HWK, Satkar Ulama, AMPI, AMPG, KPPG, KIM-PG, dan Al-Hidayah.
Deklarasi tersebut tidak hanya menjadi pernyataan dukungan terhadap figur Abdusy Syakur, tetapi juga membawa pesan konsolidasi internal. Dukungan dari struktur kecamatan dan organisasi pendiri serta sayap partai menunjukkan adanya upaya membangun kesatuan sikap menjelang Musda.
Dalam kesempatan tersebut, Abdusy Syakur Amin menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan 28 PK dan ORSAMENDI.
“Alhamdulillah, hari ini saya mendapatkan kehormatan berupa dukungan dan support dari teman-teman PK Partai Golkar di Kabupaten Garut serta organisasi-organisasi yang mendorong dan mendukung saya sebagai salah satu calon Ketua DPD Golkar Kabupaten Garut,” ujar Abdusy Syakur.
Menurutnya, dukungan tersebut merupakan bentuk aspirasi dari bawah yang bertemu dengan dukungan dari jajaran partai di tingkat yang lebih tinggi.
“Ini sebenarnya merupakan pertemuan antara arus dari bawah atau bottom up dengan dukungan dari pusat. Sejauh yang kami ketahui, insyaallah dukungan dari DPD juga kuat, dari DPP juga insyaallah, dan dari PK juga baik,” katanya.
28 PK Jadi Basis Dukungan
Dukungan dari 28 PK menjadi salah satu kekuatan penting dalam pencalonan Abdusy Syakur. Namun, ia tetap menegaskan bahwa proses Musda harus berjalan sesuai mekanisme organisasi dan prinsip demokrasi internal Partai Golkar.
“Saya punya keyakinan ini adalah satu bentuk dukungan yang bulat dari 28 PK. Tetapi prosesnya masih berjalan. Ini adalah proses yang demokratis, sehingga tentu masih ada kemungkinan teman-teman memiliki pendapat yang berbeda,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa meskipun dukungan terhadap dirinya semakin kuat, Abdusy Syakur tetap membuka ruang terhadap dinamika dan perbedaan pandangan di internal partai.
Dorong Musda Berujung Musyawarah Mufakat
Mengenai kemungkinan Musda berlangsung secara aklamasi, Abdusy Syakur memilih menekankan pentingnya musyawarah dan mufakat.
“Yang menarik dari Golkar, ada harapan bahwa nanti akan ada mufakat untuk bermusyawarah. Kita berusaha karena itu menjadi kaidah Golkar,” ungkapnya.
Ia menilai perbedaan pilihan dalam proses demokrasi internal merupakan hal yang wajar. Namun, setelah Musda menghasilkan keputusan, seluruh kader diharapkan kembali bersatu dan bekerja bersama membesarkan Partai Golkar.
“Kita ingin bahwa meskipun teman-teman ada yang berbeda, ketika sudah ada keputusan yang baru, semua harus solid dan kompak,” tegas Abdusy Syakur.
Siap Rangkul Seluruh Kader
Abdusy Syakur juga menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh elemen Partai Golkar, termasuk kader yang memiliki pilihan berbeda dalam proses pencalonan.
“Kita harus merangkul semua elemen-elemen Golkar dari mana saja yang selama ini membesarkan bersama kita dengan satu arah yang sama. Sebenarnya tujuannya sama, yaitu membesarkan Partai Golkar,” pungkasnya.
Deklarasi 28 PK dan ORSAMENDI di Cahaya Villa menjadi perkembangan terbaru dalam dinamika Musda Golkar Garut. Dukungan tersebut sekaligus memperlihatkan adanya konsolidasi kuat di tingkat akar rumput dan organisasi internal partai terhadap pencalonan Abdusy Syakur Amin.
Dengan adanya dukungan tersebut, dinamika menuju Musda Golkar Kabupaten Garut diperkirakan semakin menarik. Namun, di tengah menguatnya dukungan, Abdusy Syakur menegaskan bahwa tujuan akhir bukan sekadar memenangkan kontestasi internal, melainkan memastikan seluruh kader kembali bersatu setelah Musda.
Kompetisi boleh berlangsung, tetapi soliditas dan kebesaran Partai Golkar harus tetap menjadi tujuan utama. (Hil)
Penulis : Hilman
Editor : Redaksi Nusaharianmedia










