“Bangun Irama, Satukan Langkah”, FYBI Garut Dorong Peningkatan Kualitas Pelatih Lewat Pelatihan Percussion

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusahsrianmedia.com  — Federasi Youth Band Indonesia (FYBI) Kabupaten Garut terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang youth band dan marching band. Salah satunya melalui Pelatihan Pelatih Percussion Session yang digelar di Gedung Pemuda Kerkof Garut, Sabtu (29/8/2026).

 

Mengusung tema “Bangun Irama, Satukan Langkah”, kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 16.15 WIB. Pelatihan tersebut menjadi ruang peningkatan kapasitas bagi para pelatih, khususnya dalam mengembangkan kemampuan teknis percussion sekaligus memperkuat sinergi antarpegiat youth band di Kabupaten Garut.

 

Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut Asep Mulyana, Ketua FYBI Kabupaten Garut Iman Saeful Hayat, pemateri sekaligus spesialis pelatih battery percussion Dodi Hardiman, serta sejumlah pegiat dan pelatih youth band dari berbagai kelompok di Kabupaten Garut.

 

Dalam pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mulai dari teknik dasar hingga pengembangan kemampuan permainan percussion yang dapat diterapkan dalam proses latihan maupun penampilan kelompok youth band.

 

Sejumlah materi yang diberikan meliputi Basic Battery Percussion, Grip & Sticking Technique, serta Rudiments. Materi tersebut diharapkan menjadi bekal bagi para pelatih untuk meningkatkan kemampuan teknis, kedisiplinan, kekompakan, dan musikalitas para pemain.

 

FYBI Garut Perkuat Kompetensi Pelatih

 

Ketua FYBI Kabupaten Garut, Iman Saeful Hayat, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya para pelatih youth band dan percussion.

 

Menurutnya, kegiatan tidak hanya berorientasi pada penguasaan teknik bermain percussion, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi dan menyatukan langkah para pelatih.

 

«“Kami ingin pelatihan ini tidak hanya menjadi kegiatan belajar teknik percussion, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun sinergi dan menyatukan langkah para pelatih. Dengan kompetensi pelatih yang semakin baik, tentunya akan berdampak terhadap peningkatan kualitas pemain dan kelompok youth band di Kabupaten Garut,” ujar Iman.»

 

Ia menilai keberadaan pelatih yang memiliki kemampuan teknis sekaligus metode pembelajaran yang baik sangat penting dalam proses pembinaan generasi muda.

Baca Juga :  Sinergi Tanggap dan Cepat Penanganan Bencana Longsor di Jalan Raya Cilawu Garut

 

Pelatih, kata Iman, bukan hanya dituntut mampu memainkan instrumen, tetapi juga harus mampu mentransfer pengetahuan, membangun kedisiplinan dan kekompakan, serta membentuk karakter para pemain.

 

«“Pembinaan youth band tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan proses, konsistensi, kedisiplinan dan pelatih yang kompeten. Karena itu, kami di FYBI Kabupaten Garut berusaha membuka ruang-ruang peningkatan kapasitas seperti ini,” tambahnya.»

 

Iman berharap pelatihan tersebut dapat menjadi momentum untuk mempererat komunikasi dan sinergi antarpegiat youth band di Kabupaten Garut sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak pelatih berkualitas.

 

Semangat tersebut, lanjutnya, sejalan dengan upaya membangun ekosistem youth band melalui semangat “Sinergi Irama Garut”, sehingga pembinaan seni musik dan marching band di Kabupaten Garut dapat berkembang secara solid dan berkelanjutan.

 

Dispora Apresiasi Pembinaan Youth Band

 

Sementara itu, Kepala Dispora Kabupaten Garut, Asep Mulyana, mengapresiasi pelaksanaan Pelatihan Pelatih Percussion Session yang digelar FYBI Kabupaten Garut.

 

Menurut Asep, peningkatan kapasitas pelatih memiliki peran penting dalam mendukung pembinaan generasi muda, khususnya melalui kegiatan seni musik, youth band, dan marching band.

 

«“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh FYBI Kabupaten Garut ini. Pelatihan seperti ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kompetensi para pelatih, karena kualitas pembinaan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang membinanya,” ujar Asep.»

 

Ia menilai youth band dan marching band tidak hanya berkaitan dengan kemampuan bermusik, tetapi juga dapat menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda melalui nilai-nilai kedisiplinan, kerja sama, kekompakan, kreativitas, dan tanggung jawab.

 

«“Di dalam youth band ada banyak nilai positif yang bisa ditanamkan kepada generasi muda. Mereka belajar disiplin, belajar bekerja sama, menghargai peran satu sama lain, serta membangun kepercayaan diri. Ini tentunya sangat baik untuk membentuk karakter anak-anak muda kita,” katanya.»

Baca Juga :  Polres Garut Ungkap Peredaran Obat Keras Tanpa Izin, Satu Tersangka Diamkan

 

Asep berharap kegiatan pelatihan tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak pelatih maupun komunitas youth band di Kabupaten Garut.

 

«“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak pelatih yang mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kapasitasnya. Pemerintah daerah melalui Dispora tentu sangat mendukung berbagai kegiatan positif yang dapat mengembangkan potensi dan kreativitas pemuda di Kabupaten Garut,” tuturnya.»

 

Lebih lanjut, Asep menyampaikan bahwa pengembangan potensi pemuda membutuhkan sinergi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, komunitas, pelatih, serta para pelaku seni.

 

Ia berharap FYBI Kabupaten Garut dapat terus menjadi wadah pembinaan yang mampu mendorong lahirnya generasi muda berprestasi sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Garut melalui berbagai kompetisi youth band dan marching band.

 

«“Kita ingin anak-anak muda Garut memiliki ruang untuk berkarya dan berprestasi. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, FYBI, para pelatih, komunitas, dan seluruh stakeholder harus terus diperkuat. Mudah-mudahan dari pembinaan yang dilakukan hari ini akan lahir atlet atau seniman muda yang mampu membawa nama Garut ke tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.»

 

Dorong Pembinaan Berkelanjutan

 

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti pembelajaran secara langsung bersama pemateri. Konsep pelatihan yang memadukan pemahaman teori dan praktik diharapkan memberikan pengalaman yang dapat diterapkan dalam proses latihan kelompok masing-masing.

 

FYBI Kabupaten Garut menilai keberlanjutan program peningkatan kapasitas menjadi hal penting untuk menjaga sekaligus mengembangkan potensi generasi muda di bidang seni musik, khususnya percussion dan marching band.

 

Melalui pelatihan tersebut, diharapkan semakin banyak pelatih yang memiliki kemampuan teknis, metodologi pembelajaran, dan wawasan yang memadai.

 

Dengan pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan, youth band di Kabupaten Garut diharapkan mampu mencetak pemain-pemain muda berprestasi sekaligus membawa nama baik daerah dalam berbagai ajang youth band maupun marching band, baik di tingkat daerah, provinsi, maupun nasional.

Penulis : Hilman

Editor : Redaksi Nusaharianmedia

Berita Terkait

Inklusi Keuangan Purwakarta Makin Luas, 3.570 Agen BRILink Catat Transaksi Rp2,24 Triliun
Klinik Utama Armina Resmi Beroperasi di Garut, dr. Helmi Budiman Hadirkan Layanan Spesialis Anak hingga Kandungan untuk Tekan AKI dan AKB
Bukan Sekadar Janji, DPRD Garut Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Selatan Rp2,5 Miliar
Ribuan Warga Siap Kepung DPRD dan Kantor Bupati Garut, GEMA BSP Desak Pemerintah Segera Berbenah
Cegah Perkawinan Anak, DPPKBPPA Kabupaten Garut Dorong Kepatuhan Mekanisme Dispensasi Kawin
Program BSPS 2026 Jadi Harapan Warga Desa Cisitu, Rumah Layak Huni Akhirnya Terwujud
Jelang Musda Golkar, Kader Muda Andre Lesmana Tegaskan: Kandidat Harus Jadi Cermin Integritas dan Keteladanan, Pemimpin Wajib Berprestasi dan Loyal
Terpilih Jadi Ketua Umum PPRG Garut, Eldy Supardi Siap Wujudkan Organisasi Solid, Profesional dan Berdaya Saing
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:30 WIB

“Bangun Irama, Satukan Langkah”, FYBI Garut Dorong Peningkatan Kualitas Pelatih Lewat Pelatihan Percussion

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:24 WIB

Inklusi Keuangan Purwakarta Makin Luas, 3.570 Agen BRILink Catat Transaksi Rp2,24 Triliun

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Klinik Utama Armina Resmi Beroperasi di Garut, dr. Helmi Budiman Hadirkan Layanan Spesialis Anak hingga Kandungan untuk Tekan AKI dan AKB

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:02 WIB

Bukan Sekadar Janji, DPRD Garut Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Selatan Rp2,5 Miliar

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Ribuan Warga Siap Kepung DPRD dan Kantor Bupati Garut, GEMA BSP Desak Pemerintah Segera Berbenah

Berita Terbaru