Ketua KONI Subhan Rohmansyah Resmi Membuka Kejuaraan, Atlet Muda Siap Bertanding Di POPDA–Porprov

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Nusaharianmedia.com — Kejuaraan pencak silat tingkat Kabupaten Garut resmi dibuka oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Garut, Subhan Rohmansyah, S.E., M.M., pada Jumat (22/8/2025) di Gedung Olahraga setempat. Acara pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri ratusan atlet, pelatih, serta jajaran pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Garut.

 

Dalam sambutannya, Subhan menegaskan bahwa pencak silat merupakan salah satu cabang olahraga andalan Kabupaten Garut yang konsisten menyumbang medali pada ajang Porprov maupun PON. Ia berharap kejuaraan ini menjadi wadah lahirnya pesilat-pesilat muda yang mampu berprestasi di level nasional.

 

“Kejuaraan ini bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi juga momentum pembinaan atlet muda. Kami berharap semua peserta menjunjung tinggi sportivitas dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujarnya.

 

 

 

 

Ratusan Atlet Berlaga Selama Tiga Hari

Kejuaraan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dengan mempertandingkan nomor tanding dan seni. Panitia mencatat partisipasi sekitar 400 atlet dari tingkat SD, SMP, hingga SMA. Antusiasme tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan pencak silat di Kabupaten Garut terus berkembang pesat.

Baca Juga :  GMNI Garut Desak Negara Hadir: Kekerasan Seksual Terhadap Anak Harus Menjadi Darurat Kemanusiaan

 

Selain soal perebutan medali, panitia juga menekankan pentingnya kejuaraan ini sebagai sarana menanamkan nilai sportivitas, persaudaraan, dan pelestarian seni bela diri tradisional.

 

“Jadilah pesilat sejati, bukan hanya tangguh di gelanggang, tetapi juga berakhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari,” pesan salah seorang panitia.

 

 

 

Persiapan Menuju POPDA dan Porprov

Subhan menambahkan, kejuaraan ini merupakan inisiatif IPSI dan KONI Garut sebagai ajang prestasi khusus, sekaligus evaluasi pembinaan atlet. Meski pencak silat rutin menyumbang medali bagi Garut, khusus di nomor tanding masih ada catatan, karena belum berhasil meraih emas di Porprov.

 

Tahun 2025 ini, kata Subhan, para atlet juga tengah dipersiapkan menghadapi dua agenda besar: Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) dan Babak Kualifikasi Porprov.

 

“Alhamdulillah, pencak silat sudah masuk di POPDA Pokwil, sehingga melalui kejuaraan ini para atlet bisa menambah jam terbang. Begitu pula untuk babak kualifikasi Porprov. Harapannya, mereka terbiasa dengan suasana kompetisi sejak dini,” jelasnya.

 

 

Uji Coba Aturan Baru IPSI

Kejuaraan ini juga dimanfaatkan sebagai uji coba penerapan aturan baru IPSI yang akan berlaku di POPDA maupun Porprov. Panitia ingin memastikan para atlet terbiasa dengan mekanisme penilaian terbaru agar tidak kaget saat menghadapi kompetisi resmi tingkat provinsi.

Baca Juga :  Patroli Antispasi Premanisme, Polres Garut Amankan Empat Pelaku yang Sedang Asik Pesta Miras

 

“Ajang ini sekaligus memperkenalkan aturan terbaru IPSI kepada atlet. Jadi, saat turun di POPDA atau Porprov nanti, mereka sudah paham sistem pengambilan poinnya,” terang Subhan.

 

 

 

Dorongan Beasiswa Prestasi

Lebih jauh, Subhan mengungkapkan rencana KONI Garut mulai 2026 yang akan memberikan beasiswa prestasi bagi atlet muda berpotensi. Program ini diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi para pesilat untuk terus berlatih dan meningkatkan performa.

 

“Kita ingin anak-anak tetap semangat. Nantinya, beasiswa akan diberikan bukan hanya setelah Porprov atau PON, tetapi juga berdasarkan jam terbang dan konsistensi mereka. Ini sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras para atlet,” ungkapnya.

 

Dengan penyelenggaraan kejuaraan ini, pencak silat di Kabupaten Garut diharapkan semakin bergairah, menjadi wadah pembinaan berjenjang, sekaligus langkah nyata menuju prestasi yang lebih tinggi di level provinsi hingga nasional. (Hilman)

 

 

Berita Terkait

Idul Fitri 1447 H, Ketua DPC PPKHI Garut Tekankan Persaudaraan dan Kepedulian Sosial
Aceng Malki Ajak Perkuat Silaturahmi di Momentum Idul Fitri 1447 H
Kelangkaan Gas 3 Kg di Garut Bukan Sekadar Masalah, Ini Kegagalan Pengawasan Jelang Idul Fitri
Pondok Pesantren Nurul Huda Malati Buka Penerimaan Santri Baru Tahun Ajaran 2026/2027
Hasil Sidang Isbat: Kemenag Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026
Ramadhan Penuh Makna, Garuters Gelar Gerakan Solidaritas untuk Palestina
Polisi Bongkar Penyalahgunaan Ambulans untuk Mudik di Jalur Malangbong
4 Prajurit TNI Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 03:52 WIB

Idul Fitri 1447 H, Ketua DPC PPKHI Garut Tekankan Persaudaraan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:27 WIB

Aceng Malki Ajak Perkuat Silaturahmi di Momentum Idul Fitri 1447 H

Jumat, 20 Maret 2026 - 16:23 WIB

Kelangkaan Gas 3 Kg di Garut Bukan Sekadar Masalah, Ini Kegagalan Pengawasan Jelang Idul Fitri

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:40 WIB

Pondok Pesantren Nurul Huda Malati Buka Penerimaan Santri Baru Tahun Ajaran 2026/2027

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:03 WIB

Ramadhan Penuh Makna, Garuters Gelar Gerakan Solidaritas untuk Palestina

Berita Terbaru